BAGI Anda penikmat Soto sejati, soto golak bisa dimasukkan dalam deretan daftar wisata kuliner soto. Selain unik, sekarang ini sudah sangat sulit menemukan soto yang disajikan bersama gorengan golak.
Golak merupakan camilan pelengkap yang dibuat dari bahan baku singkong. Camilan pelengkap hidangan berkuah ini banyak ditemui di sepanjang Kaliwiro hingga Wadaslintang. Tapi untuk menikmati soto golak, Anda tidak perlu repot menuju wilayah yang berjarak sekitar 30-45 kilometer dari pusat kota Wonosobo.
Cukup datang di Jl Dieng 59, atau sekitar 100 meter dari bunderan air mancur Bugangan, warung soto golak Mba Asih mudah dijumpai. Warung yang hanya berukuran 4x10 m ini terlihat cukup sederhana. Hanya ada satu gerobak dan tiga buah meja deret panjang, serta ruang dapur tanpa sekat pembatas membuat pelanggan bisa tahu persis bagaimana soto tersebut disajikan.
Satu porsi soto golak buatan Sukiasih (33) antara lain berisi potongan daging, taburan kacang tanah yang sudah digoreng, serta mi soun.
Ditemui di sela kesibukannya melayani pelanggan, Sukiasih yang akrab disapa Asih menuturkan, resep soto golak yang menjadi salah satu makanan khas Wonosobo itu diramu sendiri. "Cita rasa tauco yang membedakan soto golak dibanding dengan jenis soto lainnya. Selain itu kuah kaldu yang kental semakin menambah kenikmatan soto golak," ungkapnya.
Soto golak yang dihidangkan Asih memang cukup menggugah selera. Disajikan panas, beserta seporsi piring kecil golak goreng mampu mengenyangkan perut. Padahal dalam soto tersebut tidak ditambahkan lontong maupun nasi.
Tak hanya menu soto golak saja yang dijual Asih, tapi juga ada mie ongklok dan sate sapi, bakso daging dan bakso iga sapi. Satu porsi soto golak, Asih mematok harga Rp 6.000, sedangkan menu lainnya, mi ongklok Rp 3.000, bakso daging Rp 5.000 dan bakso iga sapi Rp 10.000.
Tiap hari warung tersebut buka sejak pukul 09.00-19.00. Menu soto golak bikinan Asih, ternyata sudah tak asing di lidah sejumlah pejabat di kota berhawa sejuk ini, Pasalnya, hampir tiap Lebaran menu tersebut dihidangkan dalam kegiatan open house bupati bersama dengan masyarakat. (Hartatik/CN13)
Sumber : suaramerdeka.com
Lihat juga:
Sour Sally
Dim Sum
Tampilkan postingan dengan label sour sally. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sour sally. Tampilkan semua postingan
Rabu, 01 Desember 2010
Selasa, 30 November 2010
Ice cream Kesukaan dan Karakter
Anda suka Ice cream rasa apa? Tidak sekadar enak, tapi rasa favorit dapat menunjukkan karakter Anda.
* Ice cream cokelats
Pecinta ice cream rasa cokelat digambarkan sebagai pribadi yang hati-hati, pemalu, dan santai. Mereka adalah pendengar yang baik, sehingga ia dapat menjadi teman yang diandalkan saat Anda punya masalah.
Minatnya tertuju pada seni, rock indie, penonton TV dan film kelas kakap.
* Ice cream Vanila
Penggemar ice cream vanila merupakan pribadi yang berani ambil resiko dan bermotivasi tinggi di tempat kerja. Mereka berselera klasik, seperti mendengar musik klasik, dan menonton film dokumenter. Mereka juga tidak mudah berpaling ke sesuatu yang trendi, punya pendirian.
* Ice cream Strawberry
Anda yang menggilai ice cream strawberry adalah seorang pemalu dan setia. Jika diterjemahkan dalam lingkungan kerja, Anda adalah karyawan yang berdedikasi dan bekerja serius. Anda juga ambisius, menerapkan standar tinggi, dan menjaga hubungan yang sehat dengan atasan.
Saat santai, strawberry lovers menikmati berselancar di dunia maya, mendengar music R&B, juga hip hop.
Jika Anda suka semua rasa? Silahkan Anda pilih karakter yang paling mendekati. (iVillage/Foto Ist)
Sumber : astaga.com
Lihat juga:
Hanamasa
Sour Sally
Senin, 29 November 2010
Ice cream berbahan Kedelai
Siapa sih yang tidak suka dengan Ice cream? Selain rasanya yang manis dan dingin, ice cream juga bisa membangkitkan mood jadi lebih baik loh. Kalau biasanya ice cream terbuat dari susu sapi, nah kali ini ice cream terbuat dari kedelai? Seperti apa ya rasanya?
Tidak pernah ada yang menolak jika ditawarkan dengan semangkuk ice cream, minuman dingin yang terbuat dari susu sapi dengan varian rasa ini banyak sekali penggenarnya baik tua maupun muda. Tapi apa jadinya jika ice cream ini terbuat dari kedelai? Hmm..awalnya saya sempat ragu, apakah rasa ice cream ini akan sama dengan rasa ice cream yang berbahan dasar susu sapi.
Setelah dicoba ternyata rasanya cukup enak loh! Susu sapi yang menjadi bahan utama digantikan dengan susu kedelai. Proses pembuatannya masih tetap sama hanya bahan utamanya saja yang berbeda. Tapi menurut si pengelola, ada sedikit keterbatasan. Ice cream dari susu kedelai ini hanya bisa dibuat menjadi tiga varian rasa saja, yaitu vanilla, strawberry dan juga cokelat.
Rasa yang lain masih dalam proses pencarian. Tekstur ice cream - nya sendiri cukup lembut tidak jauh berbeda dengan ice cream pada umumnya, tapi buat saya ice cream dari susu kedelai ini hampir mirip dengan es puter. Dan kalau di rasakan betul-betul aroma dan rasa kedelainya masih cukup terasa.
Tapi tidak mengecewakan. Ice cream susu kedelai atau banyak yang menyebutnya dengan istilah ice cream tahu ini bisa di jumpai di Warung Tahu yang berada di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Selain itu, ice cream kedelai ini cocok buat mereka yang alergi susu sapi terutama anak-anak, juga buat mereka yang harus berdiet lemak. Bisa tetap makan ice cream, tapi tetap sehat. (eka/Odi)
Sumber : Eka Septia - detikFood
Lihat juga:
Sour Sally
Hanamasa
Tidak pernah ada yang menolak jika ditawarkan dengan semangkuk ice cream, minuman dingin yang terbuat dari susu sapi dengan varian rasa ini banyak sekali penggenarnya baik tua maupun muda. Tapi apa jadinya jika ice cream ini terbuat dari kedelai? Hmm..awalnya saya sempat ragu, apakah rasa ice cream ini akan sama dengan rasa ice cream yang berbahan dasar susu sapi.
Setelah dicoba ternyata rasanya cukup enak loh! Susu sapi yang menjadi bahan utama digantikan dengan susu kedelai. Proses pembuatannya masih tetap sama hanya bahan utamanya saja yang berbeda. Tapi menurut si pengelola, ada sedikit keterbatasan. Ice cream dari susu kedelai ini hanya bisa dibuat menjadi tiga varian rasa saja, yaitu vanilla, strawberry dan juga cokelat.
Rasa yang lain masih dalam proses pencarian. Tekstur ice cream - nya sendiri cukup lembut tidak jauh berbeda dengan ice cream pada umumnya, tapi buat saya ice cream dari susu kedelai ini hampir mirip dengan es puter. Dan kalau di rasakan betul-betul aroma dan rasa kedelainya masih cukup terasa.
Tapi tidak mengecewakan. Ice cream susu kedelai atau banyak yang menyebutnya dengan istilah ice cream tahu ini bisa di jumpai di Warung Tahu yang berada di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Selain itu, ice cream kedelai ini cocok buat mereka yang alergi susu sapi terutama anak-anak, juga buat mereka yang harus berdiet lemak. Bisa tetap makan ice cream, tapi tetap sehat. (eka/Odi)
Sumber : Eka Septia - detikFood
Lihat juga:
Sour Sally
Hanamasa
Minggu, 28 November 2010
Ice cream di Venezuela
Anda mungkin membayangkan toko yang menjual Ice cream dengan jenis rasa terbanyak di dunia berada di Italia atau di Amerika Serikat, tetapi ternyata ada di Merida, sebuah kota di Venezuela. Namanya, toko Coromoto.
Lampu neon di luar yang bertuliskan "Guinness Book of Records" berwarna pink menjadi salah satu tanda unik dari toko tersebut, namun begitu membuka pintunya semakin jelas ini toko yang lain dari yang lain.
Di dalam terdapat kulkas berisi ice cream berwarna cerah dan terlihat menggiurkan untuk disantap. Rasa ice cream yang dijual seperti cabe, tomat, bawang, jamur dalam anggur, bawang putih dan krim kepiting.
Coromoto didirikan tahun 1980 oleh seorang pendatang asal Portugal, Manuel da Silva Oliveira. Pemiliknya tidak sering muncul dan kini toko itu dikelola oleh Jose Ramirez.
Sesuai musim
Jose memang jelas terlihat seperti manager sebuah toko ice cream. Laki-laki ramah berusia 40 tahunan itu ketika ditemui mengenakan kaos berwarna putih dan ungu, dan kumis hitam. "Oliveira lelah bekerja untuk perusahaan ice cream besar," kata Jose, "dan memutuskan dia bisa membuat rasa ice cream yang menarik."
Percobaan pertama adalah Alpukat. "Untuk mendapatkan rasa yang tepat membutuhkan kerja keras, karena alpukat sangat kaya rasa," kata Jose. "Oliveira membuang sekitar 50 kg es krim untuk percobaan agar mendapatkan rasa yang sempurna."
Coromoto menjual sekitar 60 rasa setiap harinya, tetapi mengubah rasa ice cream sesuai dengan musim. Di samping rasa ice cream standar seperti coklat dan rum serta kismis , banyak pilihan rasa buah yang eksotik, seperti jambu, pepaya, mangga dan sejenis markisa.
Beberapa rasa lain yang termasuk dalam 860 jenis rasa ice cream yaitu: telur, makaroni keju dan sarden, merupakan contoh rasa ice cream yang aneh. Dan juga terdapat banyak nama rasa yang aneh seperti British Airways, Andean Kisses dan I'm Sorry, Darling. Salah satu dari rasa itu, diberi nama Viagra Hope, berwarna biru terang seperti pil Viagra.
Saya harus bertanya apa bahannya, dan bahan alami untuk membuat ice cream itu : Madu dan semuanya alami : madu dan serbuk bunga. "Orang yang berbeda menyukai sesuatu yang berbeda pula," kata manajer toko.
"Secara pribadi saya menyukai rasa buah tetapi banyak pembeli yang memilih rasa yang mengandung alkohol seperti Cointreau, cognac atau vodka-dan-nanas. Tentu saja, sebagai orang venezuela banyak sekali yang ditambah rum."
Ice cream daging
"Rasa ice cream apa yang spesial bagi toko itu?" tanya saya kepada Jose. Sambil tertawa, Jose mengatakan "pabellon criollo"- makanan tradisional Venezuela yang dibuat dari daging, nasi, pisang raja, keju dan kacang hitam, yang ditiru oleh Coromoto untuk rasa ice cream.
Jose mengambilkan satu sendok ice cream dari tiap rasa- dan rasanya benar-benar seperti ice cream daging yang dijual di Coromoto.
Sumber : krisman - republika.co.id
Lihat juga:
Sour Sally
Hanamasa
Lampu neon di luar yang bertuliskan "Guinness Book of Records" berwarna pink menjadi salah satu tanda unik dari toko tersebut, namun begitu membuka pintunya semakin jelas ini toko yang lain dari yang lain.
Di dalam terdapat kulkas berisi ice cream berwarna cerah dan terlihat menggiurkan untuk disantap. Rasa ice cream yang dijual seperti cabe, tomat, bawang, jamur dalam anggur, bawang putih dan krim kepiting.
Coromoto didirikan tahun 1980 oleh seorang pendatang asal Portugal, Manuel da Silva Oliveira. Pemiliknya tidak sering muncul dan kini toko itu dikelola oleh Jose Ramirez.
Sesuai musim
Jose memang jelas terlihat seperti manager sebuah toko ice cream. Laki-laki ramah berusia 40 tahunan itu ketika ditemui mengenakan kaos berwarna putih dan ungu, dan kumis hitam. "Oliveira lelah bekerja untuk perusahaan ice cream besar," kata Jose, "dan memutuskan dia bisa membuat rasa ice cream yang menarik."
Percobaan pertama adalah Alpukat. "Untuk mendapatkan rasa yang tepat membutuhkan kerja keras, karena alpukat sangat kaya rasa," kata Jose. "Oliveira membuang sekitar 50 kg es krim untuk percobaan agar mendapatkan rasa yang sempurna."
Coromoto menjual sekitar 60 rasa setiap harinya, tetapi mengubah rasa ice cream sesuai dengan musim. Di samping rasa ice cream standar seperti coklat dan rum serta kismis , banyak pilihan rasa buah yang eksotik, seperti jambu, pepaya, mangga dan sejenis markisa.
Beberapa rasa lain yang termasuk dalam 860 jenis rasa ice cream yaitu: telur, makaroni keju dan sarden, merupakan contoh rasa ice cream yang aneh. Dan juga terdapat banyak nama rasa yang aneh seperti British Airways, Andean Kisses dan I'm Sorry, Darling. Salah satu dari rasa itu, diberi nama Viagra Hope, berwarna biru terang seperti pil Viagra.
Saya harus bertanya apa bahannya, dan bahan alami untuk membuat ice cream itu : Madu dan semuanya alami : madu dan serbuk bunga. "Orang yang berbeda menyukai sesuatu yang berbeda pula," kata manajer toko.
"Secara pribadi saya menyukai rasa buah tetapi banyak pembeli yang memilih rasa yang mengandung alkohol seperti Cointreau, cognac atau vodka-dan-nanas. Tentu saja, sebagai orang venezuela banyak sekali yang ditambah rum."
Ice cream daging
"Rasa ice cream apa yang spesial bagi toko itu?" tanya saya kepada Jose. Sambil tertawa, Jose mengatakan "pabellon criollo"- makanan tradisional Venezuela yang dibuat dari daging, nasi, pisang raja, keju dan kacang hitam, yang ditiru oleh Coromoto untuk rasa ice cream.
Jose mengambilkan satu sendok ice cream dari tiap rasa- dan rasanya benar-benar seperti ice cream daging yang dijual di Coromoto.
Sumber : krisman - republika.co.id
Lihat juga:
Sour Sally
Hanamasa
Kamis, 25 November 2010
Culinary Business : Soto
If this type of cuisine on the list of my favorites. Soto that formula is not too excited, but was able to arouse my appetite. Understandably, I am not among those who like to eat, his appetite is less, so very often forget to eat. The main factor is a smoker, coffee drinker, often stayed up late, rarely exercise, which ultimately increases stomach acid. Appetite is there when it was a little exercise to sweat. Abnormalities? possible.
When asked about favorite foods, then the burgers, pizza, and Sodara-sodaranya not included in the list. I tend to be more pleased with the local cuisine, such as food waste, warteg, tamarind, tamarind jakarta, and the like. Instead of fanatics, idialis, or anti against foreign products, especially Americans, but indeed from the first did not like the food, besides of course the price is expensive indeed.
Soto, this dish also has some kind, there is chicken soup, beef soup, soto firstborn, and tripe soup. It was divided again with the names of areas, such as Soto Madura, Soto Kudus, Soto Betawi, Coto Makassar, and much more. To know more about the soup, can read the article from Mr. Mak Nyuss Bondan Winarno, the culinary king here.
Of the many kinds of soup, we can choose one type only, such as soto holy. But if you do not want to use the name of the region, could sell about chicken soup and beef soup. Usually the seller is only specialized in one kind only, choose chicken soup or beef soup. Both have rabid fans, but instead there is also a hobby, but due to health factors. As people do not want to eat tripe soup for fear of disease recurrence uratnya acid, and other reasons.
For the areas I used to enjoy jogja soto soto on klebengan, soto pak Marto, kadipiro soto, soto wait Kalasan, Bangkong soto, soto holy, chicken and beef soup front of the station monument.
For those who live dijogja, or at least once dijogja, if you could drop into soup can definitely klebengan story, how the atmosphere there. When asked the location, its place in the village, and people will not think there is a seller selling soup, that every day could sell several hundred servings, and how many thousands of fried tempe (mendoan), not to mention the drink. Why be crowded? do not know exactly why it can be crowded. And when seen, there are no marketing at all. In fact, an outsider who market their products there.
Blog about soup recipe you can visit: Aneka Soto Nusantara
Source: bi.konblog.com
See also:
Burger King
Sour Sally
When asked about favorite foods, then the burgers, pizza, and Sodara-sodaranya not included in the list. I tend to be more pleased with the local cuisine, such as food waste, warteg, tamarind, tamarind jakarta, and the like. Instead of fanatics, idialis, or anti against foreign products, especially Americans, but indeed from the first did not like the food, besides of course the price is expensive indeed.
Soto, this dish also has some kind, there is chicken soup, beef soup, soto firstborn, and tripe soup. It was divided again with the names of areas, such as Soto Madura, Soto Kudus, Soto Betawi, Coto Makassar, and much more. To know more about the soup, can read the article from Mr. Mak Nyuss Bondan Winarno, the culinary king here.
Of the many kinds of soup, we can choose one type only, such as soto holy. But if you do not want to use the name of the region, could sell about chicken soup and beef soup. Usually the seller is only specialized in one kind only, choose chicken soup or beef soup. Both have rabid fans, but instead there is also a hobby, but due to health factors. As people do not want to eat tripe soup for fear of disease recurrence uratnya acid, and other reasons.
For the areas I used to enjoy jogja soto soto on klebengan, soto pak Marto, kadipiro soto, soto wait Kalasan, Bangkong soto, soto holy, chicken and beef soup front of the station monument.
For those who live dijogja, or at least once dijogja, if you could drop into soup can definitely klebengan story, how the atmosphere there. When asked the location, its place in the village, and people will not think there is a seller selling soup, that every day could sell several hundred servings, and how many thousands of fried tempe (mendoan), not to mention the drink. Why be crowded? do not know exactly why it can be crowded. And when seen, there are no marketing at all. In fact, an outsider who market their products there.
Blog about soup recipe you can visit: Aneka Soto Nusantara
Source: bi.konblog.com
See also:
Burger King
Sour Sally
Rabu, 24 November 2010
Sate Torpedo dan Surya Saputra
Sate - Surya Saputra didaulat sebagai pemandu acara 'Berkorban Sepenuh Hati Bersama Bango' di Masjid Raya Pondok Indah, Jakarta Selatan. Ia mendapat pengalaman baru saat mencicip Sate torpedo.
"Rasanya enak tapi kalo disuruh milih, aku lebih suka sate daging daripada torpedo," kata Surya saat ditemui di sela-sela acara, Jumat, 27 November 2009.
Sate torpedo merupakan masakan yang diolah dari organ kelamin sapi atau kambing. Mitosnya, sate torpedo berkhasiat sebagai obat kuat laki-laki atau meningkatkan gairah seksual. "Efeknya berbahaya, tapi itu mitos ajalah," ujarnya.
Meski tak terlalu menyukai rasanya, Surya tak kapok untuk mencobanya lagi. Alasannya, sate torpedo merupakan salah satu menu khas yang disajikan dalam kuliner Indonesia. "Karena termasuk melestarikan," ujarnya.
Sumber : Pipiet Tri Noorastuti, Gestina Rachmawati- showbiz.vivanews.com
Lihat juga:
Sour Sally
Burger King
"Rasanya enak tapi kalo disuruh milih, aku lebih suka sate daging daripada torpedo," kata Surya saat ditemui di sela-sela acara, Jumat, 27 November 2009.
Sate torpedo merupakan masakan yang diolah dari organ kelamin sapi atau kambing. Mitosnya, sate torpedo berkhasiat sebagai obat kuat laki-laki atau meningkatkan gairah seksual. "Efeknya berbahaya, tapi itu mitos ajalah," ujarnya.
Meski tak terlalu menyukai rasanya, Surya tak kapok untuk mencobanya lagi. Alasannya, sate torpedo merupakan salah satu menu khas yang disajikan dalam kuliner Indonesia. "Karena termasuk melestarikan," ujarnya.
Sumber : Pipiet Tri Noorastuti, Gestina Rachmawati- showbiz.vivanews.com
Lihat juga:
Sour Sally
Burger King
Senin, 22 November 2010
Donny Pramono, si penemu Sour Sally
Usianya baru menginjak 27 tahun, tetapi usahanya bisa berekspansi dengan cepat. Dalam waktu satu setengah tahun, usaha yogurtnya berlabel Sour Sally sudah hadir di empat kota besar dengan puluhan gerai. Donny Pramono juga berniat menularkan gaya hidup sehat bersama yogurtnya itu di negeri tetangga, seperti Singapura dan Malaysia.
"Awalnya karena saya tertarik dengan yogurt sewaktu masih kuliah di Amerika, itu sudah jadi hal biasa. Dari situ saya lihat peluang, di Indonesia belum ada," ujar Donny saat ditemui di Jakarta, beberapa waktu lalu. Jebolan akuntansi dan marketing itu mengaku sewaktu di AS dirinya sangat menyukai/rozen yogurt saat hang out bersama teman-temannya. Suatu kali, saat sang ibu berada di sana, dia juga menyuguhi yogurt. Dari sana sudah tercetus ide untuk menularkan kesukaan makan yogurt di Indonesia.
Mimpi menjadi pengusaha, mengikuti jejak ayahnya, membuat Donny mulai membangun ide kreatif. Memang tidak semudah yang dia bayangkan, dan untuk mewujudkan mimpinya itu butuh kerja keras. "Banyak yang sangsi kalau yogurt ini bisa menjadi makanan yang digemari di Indonesia. Tetapi saya tetap yakin, kalau suatu saat tidak hanya menjadi tren, juga sebagai gaya hidup," tutur Donny optimistis.
Pilihannya untuk bergerak di pasar yang dia buat sendiri bisa dibilang berhasil. Nama Sour Sally serta konsep dekorasi yang mere-maja menjadi favorit tongkrongan anak muda saat ini. Setidaknya itu terbukti dengan beberapa gerai yang menyebar di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Denpasar. Untuk kalangan menengah ke bawah, Donny juga membuat booth khusus.
Ditemui usai merilis produk terbarunya, Donny tampak begitu aktif dan agresif. Dirinya juga begitu lancar mengungkap sejumlah gagasan baru yang selalu menjadi inovasi, yang di matanya bakal menjadi lahan baru bersama Sour Sally.
Sumber : ral/L-3 - bataviase.co.id
Lihat juga :
Ice cream
Hanamasa
"Awalnya karena saya tertarik dengan yogurt sewaktu masih kuliah di Amerika, itu sudah jadi hal biasa. Dari situ saya lihat peluang, di Indonesia belum ada," ujar Donny saat ditemui di Jakarta, beberapa waktu lalu. Jebolan akuntansi dan marketing itu mengaku sewaktu di AS dirinya sangat menyukai/rozen yogurt saat hang out bersama teman-temannya. Suatu kali, saat sang ibu berada di sana, dia juga menyuguhi yogurt. Dari sana sudah tercetus ide untuk menularkan kesukaan makan yogurt di Indonesia.
Mimpi menjadi pengusaha, mengikuti jejak ayahnya, membuat Donny mulai membangun ide kreatif. Memang tidak semudah yang dia bayangkan, dan untuk mewujudkan mimpinya itu butuh kerja keras. "Banyak yang sangsi kalau yogurt ini bisa menjadi makanan yang digemari di Indonesia. Tetapi saya tetap yakin, kalau suatu saat tidak hanya menjadi tren, juga sebagai gaya hidup," tutur Donny optimistis.
Pilihannya untuk bergerak di pasar yang dia buat sendiri bisa dibilang berhasil. Nama Sour Sally serta konsep dekorasi yang mere-maja menjadi favorit tongkrongan anak muda saat ini. Setidaknya itu terbukti dengan beberapa gerai yang menyebar di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Denpasar. Untuk kalangan menengah ke bawah, Donny juga membuat booth khusus.
Ditemui usai merilis produk terbarunya, Donny tampak begitu aktif dan agresif. Dirinya juga begitu lancar mengungkap sejumlah gagasan baru yang selalu menjadi inovasi, yang di matanya bakal menjadi lahan baru bersama Sour Sally.
Sumber : ral/L-3 - bataviase.co.id
Lihat juga :
Ice cream
Hanamasa
Minggu, 21 November 2010
Macam Ice cream di Bandung
Meskipun sore dan malam Bandung kerap diguyur hujan, matahari begitu semangat menyinari kota Bandung pada pagi dan siang harinya. Panas, terik, kering dan gerah. Begitu mendengar kata-kata tersebut pasti pikiran kita langsung tertuju kepada sesuatu yang dingin, segar dan meredakan dahaga. Ice cream! Satu nama yang akan terbersit dan pas kiranya memuaskan selera.
Sebagai surga kuliner, Bandung juga memiliki tempat-tempat yang menjual es krim yang jempolan dan patut dicicipi. Mari kita intip sedikit ulasan tentang beberapa tempat yang menjual Ice cream di bawah ini.
1. Ice cream tempo dulu
Nostalgia, klasik dan bernuansa “jadul” alias jaman dulu. Hal-hal ini menjadi daya tarik dari kedai-kedai Ice cream ini. Kebanyakan orang datang karena sensasi nostalgia seakan-akan menjadi mesin waktu yang membawa kita berkelana ke masa lalu. Rasa Ice cream - nya pun klasik, dibuat dari cita rasa dan resep asli nenek moyang daratan Eropa yang sudah turun temurun, menjadikan tempat-tempat ini terkenal. Kunjungi PT. Rasa di Jalan Tamblong, Sumber Hidangan serta Braga Permai di Jalan Braga, Cafe Milan yang terletak di Jalan Pelajar Pejuang, dan I Scream For Ice Cream di Jl. Hariangbanga (dekat Jl. Taman Sari). Ajak pula papa-mama dan opa-oma untuk bereuni ke masa kejayaan dahulu di sini. Bergaya vintage pun sah-sah saja jadi tambahan atribut berwisata kuliner Ice cream jadul ini.
2. Ice cream terobosan baru
Berbeda dengan tempat eskrim sebelumnya, Ice cream yang dihidangkan merupakan inovasi dengan ide-ide kreatif yang belum pernah terpikirkan sebelumnya. Salah satu tempat yang menyajikan Ice cream aneh dan unik yang hanya dapat ditemukan di Kota Kembang ini adalah Sub7ero Frozen, yang terletak di Jl. Saturnus Tengah, komplek Margahayu Permai Bandung. Pilihan rasa tak biasa, seperti keju cheddar yang asin dan lada hitam yang pedas, menjadi andalan usaha Ice cream yang sukses menyebar dari mulut ke mulut ini. Satu kreasi unik lain adalah Ice cream goreng. Kedengarannya aneh karena namanya begitu kontradiktif. Namun, penganan ini sebenarnya adalah Ice cream yang penyajiannya dijepit di antara roti goreng. Renyah sekaligus menyegarkan, ditambah taburan kacang dan saus coklat yang membuat rasanya makin nendang. Kunjungi Cafe Tomat di Jl. Ir. H. Djuanda dekat Terminal Dago untuk mengulik rasa istimewa Ice cream goreng ini.
3. Ice cream tradisional
Ice cream khas Indonesia, dan lebih tepatnya khas Bandung. Salah satu contoh es krim tradisional ini adalah es lilin (atau ada juga yang menyebutnya es goyang karena pembuatannya digoyang di dalam gerobak). Es Lilin yang populer dapat dibeli di Jl. Cimandiri dan Jl. Lengkong Besar. Rasa tak kalah lezat dengan es krim modern, beserta harga murah meriah dan kenangan yang melekat erat akan mendorong penggemarnya untuk memburu ke setiap sudut kota Bandung.
Sumber : bandungreview.com
Lihat juga:
Sour Sally
Burger King
Sebagai surga kuliner, Bandung juga memiliki tempat-tempat yang menjual es krim yang jempolan dan patut dicicipi. Mari kita intip sedikit ulasan tentang beberapa tempat yang menjual Ice cream di bawah ini.
1. Ice cream tempo dulu
Nostalgia, klasik dan bernuansa “jadul” alias jaman dulu. Hal-hal ini menjadi daya tarik dari kedai-kedai Ice cream ini. Kebanyakan orang datang karena sensasi nostalgia seakan-akan menjadi mesin waktu yang membawa kita berkelana ke masa lalu. Rasa Ice cream - nya pun klasik, dibuat dari cita rasa dan resep asli nenek moyang daratan Eropa yang sudah turun temurun, menjadikan tempat-tempat ini terkenal. Kunjungi PT. Rasa di Jalan Tamblong, Sumber Hidangan serta Braga Permai di Jalan Braga, Cafe Milan yang terletak di Jalan Pelajar Pejuang, dan I Scream For Ice Cream di Jl. Hariangbanga (dekat Jl. Taman Sari). Ajak pula papa-mama dan opa-oma untuk bereuni ke masa kejayaan dahulu di sini. Bergaya vintage pun sah-sah saja jadi tambahan atribut berwisata kuliner Ice cream jadul ini.
2. Ice cream terobosan baru
Berbeda dengan tempat eskrim sebelumnya, Ice cream yang dihidangkan merupakan inovasi dengan ide-ide kreatif yang belum pernah terpikirkan sebelumnya. Salah satu tempat yang menyajikan Ice cream aneh dan unik yang hanya dapat ditemukan di Kota Kembang ini adalah Sub7ero Frozen, yang terletak di Jl. Saturnus Tengah, komplek Margahayu Permai Bandung. Pilihan rasa tak biasa, seperti keju cheddar yang asin dan lada hitam yang pedas, menjadi andalan usaha Ice cream yang sukses menyebar dari mulut ke mulut ini. Satu kreasi unik lain adalah Ice cream goreng. Kedengarannya aneh karena namanya begitu kontradiktif. Namun, penganan ini sebenarnya adalah Ice cream yang penyajiannya dijepit di antara roti goreng. Renyah sekaligus menyegarkan, ditambah taburan kacang dan saus coklat yang membuat rasanya makin nendang. Kunjungi Cafe Tomat di Jl. Ir. H. Djuanda dekat Terminal Dago untuk mengulik rasa istimewa Ice cream goreng ini.
3. Ice cream tradisional
Ice cream khas Indonesia, dan lebih tepatnya khas Bandung. Salah satu contoh es krim tradisional ini adalah es lilin (atau ada juga yang menyebutnya es goyang karena pembuatannya digoyang di dalam gerobak). Es Lilin yang populer dapat dibeli di Jl. Cimandiri dan Jl. Lengkong Besar. Rasa tak kalah lezat dengan es krim modern, beserta harga murah meriah dan kenangan yang melekat erat akan mendorong penggemarnya untuk memburu ke setiap sudut kota Bandung.
Sumber : bandungreview.com
Lihat juga:
Sour Sally
Burger King
Senin, 15 November 2010
Semua Hal Tentang Dim Sum
Munculnya sebenarnya Dim Sum sebagai prestasi kuliner berasal di Cina selatan dengan Kanton. Di Cina, dim sum dapat disajikan pada awal enam pagi, dan banyak orang bangun sepagi ini menjadi yang pertama dalam antrean untuk mencoba lezat memperlakukan yang mereka tawarkan. restoran Dim sum biasanya dekat pertengahan sore dan tidak membuka kembali untuk makan malam, seperti tradisi bertahun-tahun yang lalu. Gaya restoran dim sum sangat unik karena bukan hanya satu pelayan mengambil pesanan kami, pelayan gerobak dorong banyak dengan berbagai item dim sum di restoran, dan Anda mengambil dan memilih dari gerobak.
Asin dan makanan ringan seperti mai shu gurih, pangsit setiap rasa dibayangkan, dan bao Siu cha yang ditawarkan. mai Shu (harfiah "memasak dan menjual kue") dapat menjadi vegetarian atau dibuat dengan daging, dan mereka dibungkus dengan bungkus gyoza dan dikukus. Pangsit datang dalam daging babi, udang, kepiting, dan rasa sayuran, dan seringkali dibuat dengan bungkus, tepung beras tebal pangsit atau pembungkus gandum tembus pati.
Pangsit pembungkus ini tembus sangat sulit untuk memasak tepat, tapi rasa mereka bersama-sama dengan pangsit mengisi cukup memuaskan. bao Cha Siu adalah roti dengan daging babi Siu cha, daging babi panggang manis dan asin dimasak ke dalamnya. Untuk dessert, Anda dapat menikmati kue tar custard telur, mengobati krim dan lezat, puding mangga, bola biji wijen, atau buns kacang merah paste. Sebuah hidangan penutup Cina sangat lezat adalah hua dou fu, yang merupakan tahu lembut disajikan dalam rasa manis sup jahe. Untuk hidangan, lebih berani yang disebut "Phoenix cakar" juga disajikan di restoran dim sum. Ini adalah di kaki ayam aktualitas. Mereka goreng, rebus, dan kadang-kadang diasinkan dengan saus kacang hitam. Mereka sangat lembut, dan banyak orang menikmatinya sekali mereka melupakan faktor kejutan awal dari kaki ayam.
Kelezatan ini Asia telah menyebar melintasi Atlantik dan Pasifik Kelautan dan sekarang tersedia di berbagai negara di seluruh dunia. Ini adalah jenis makanan yang sangat populer di Amerika, di mana Amerika bisa mendapatkan rasa lezat dan keanehan dari masakan Cina. Hanya ingat untuk mendapatkan ke restoran lebih awal, karena mereka mendapatkan cepat sibuk! (Charles bloom - article alley)
Lihat juga:
Burger King
Sour Sally
Asin dan makanan ringan seperti mai shu gurih, pangsit setiap rasa dibayangkan, dan bao Siu cha yang ditawarkan. mai Shu (harfiah "memasak dan menjual kue") dapat menjadi vegetarian atau dibuat dengan daging, dan mereka dibungkus dengan bungkus gyoza dan dikukus. Pangsit datang dalam daging babi, udang, kepiting, dan rasa sayuran, dan seringkali dibuat dengan bungkus, tepung beras tebal pangsit atau pembungkus gandum tembus pati.
Pangsit pembungkus ini tembus sangat sulit untuk memasak tepat, tapi rasa mereka bersama-sama dengan pangsit mengisi cukup memuaskan. bao Cha Siu adalah roti dengan daging babi Siu cha, daging babi panggang manis dan asin dimasak ke dalamnya. Untuk dessert, Anda dapat menikmati kue tar custard telur, mengobati krim dan lezat, puding mangga, bola biji wijen, atau buns kacang merah paste. Sebuah hidangan penutup Cina sangat lezat adalah hua dou fu, yang merupakan tahu lembut disajikan dalam rasa manis sup jahe. Untuk hidangan, lebih berani yang disebut "Phoenix cakar" juga disajikan di restoran dim sum. Ini adalah di kaki ayam aktualitas. Mereka goreng, rebus, dan kadang-kadang diasinkan dengan saus kacang hitam. Mereka sangat lembut, dan banyak orang menikmatinya sekali mereka melupakan faktor kejutan awal dari kaki ayam.
Kelezatan ini Asia telah menyebar melintasi Atlantik dan Pasifik Kelautan dan sekarang tersedia di berbagai negara di seluruh dunia. Ini adalah jenis makanan yang sangat populer di Amerika, di mana Amerika bisa mendapatkan rasa lezat dan keanehan dari masakan Cina. Hanya ingat untuk mendapatkan ke restoran lebih awal, karena mereka mendapatkan cepat sibuk! (Charles bloom - article alley)
Lihat juga:
Burger King
Sour Sally
Minggu, 14 November 2010
Dim Sum, untuk brunch
Dim Sum, salah satu makanan Cina yang paling populer, terdiri dari berbagai macam tak terhitung dari masakan yang dikukus, kue, dan barang lainnya, yang analog dengan hors d'oeuvres, dengan hidangan panas dan dingin disajikan di semua restoran Prancis.
Secara harfiah berarti "untuk menyentuh hati Anda", Dim Sum makanan yang terbaik dikenal untuk kualitas mereka yang kaya dan harga yang kompetitif, dan biasanya dinikmati oleh masyarakat sebagai brunch favorit mereka. Tradisi Cina Dim Sum diperkenalkan ke Negara-negara Barat di abad ke-19 oleh imigran Cina dari daerah Canton. Bahkan, itu adalah Dim Sum Cina yang diperkirakan telah mengilhami gagasan seluruh 'brunch', makan besar pagi pertengahan sering dikaitkan dengan minum teh.
Makanan yang biasanya disajikan sebagai bagian dari makan siang dim sum khas baik-digoreng atau dikukus. Makanan lezat goreng termasuk Wu Gok, semacam omset talas, dan lumpia mini dari varietas yang berbeda. Kadang-kadang, makan siang dim sum juga mungkin mencakup barang khusus bibir-memukul, seperti pangsit udang dibungkus rumput laut dan ditutup dengan sesendok kaviar salmon!
Makanan lezat dikukus menjabat sebagai bagian dari dim sum Cina termasuk berbagai macam makanan, mulai dari iga babi dikukus dan Char Siu Bao, dikukus roti dengan daging babi panggang, untuk Har Gau, pangsit udang yang sangat lezat dengan kulit tembus. Selain hidangan ini dikukus atau goreng, makan siang dim sum juga termasuk makanan penutup dan teh hijau. Untuk dessert, custard tart telur biasanya dilayani, tetapi jika Anda beruntung, Anda mungkin memiliki pilihan antara mangga dan puding almond.
Dim Sum masakan Cina biasanya bervariasi dari satu restoran yang lain. Masakan Cina lain yang sering dimasukkan dalam makan siang dim sum di beberapa restoran Cina termasuk gulungan daun bawang bunga, juga disebut vegetarian dan non-vegetarian 'Hua Juan', pot-stiker, bola biji wijen, udang roti bakar, Shu Mai, iga, lumpia Kanton, Taro kroket, dan dikukus kaki Ayam. Jadi, jika Anda benar-benar ingin mengalami rasa dari masakan tradisional Cina, kunjungi restoran Cina terdekat dan mencoba makan siang lezat Dim Sum. (Chinatownconnection)
Lihat juga:
Hanamasa
Sour Sally
Secara harfiah berarti "untuk menyentuh hati Anda", Dim Sum makanan yang terbaik dikenal untuk kualitas mereka yang kaya dan harga yang kompetitif, dan biasanya dinikmati oleh masyarakat sebagai brunch favorit mereka. Tradisi Cina Dim Sum diperkenalkan ke Negara-negara Barat di abad ke-19 oleh imigran Cina dari daerah Canton. Bahkan, itu adalah Dim Sum Cina yang diperkirakan telah mengilhami gagasan seluruh 'brunch', makan besar pagi pertengahan sering dikaitkan dengan minum teh.
Makanan yang biasanya disajikan sebagai bagian dari makan siang dim sum khas baik-digoreng atau dikukus. Makanan lezat goreng termasuk Wu Gok, semacam omset talas, dan lumpia mini dari varietas yang berbeda. Kadang-kadang, makan siang dim sum juga mungkin mencakup barang khusus bibir-memukul, seperti pangsit udang dibungkus rumput laut dan ditutup dengan sesendok kaviar salmon!
Makanan lezat dikukus menjabat sebagai bagian dari dim sum Cina termasuk berbagai macam makanan, mulai dari iga babi dikukus dan Char Siu Bao, dikukus roti dengan daging babi panggang, untuk Har Gau, pangsit udang yang sangat lezat dengan kulit tembus. Selain hidangan ini dikukus atau goreng, makan siang dim sum juga termasuk makanan penutup dan teh hijau. Untuk dessert, custard tart telur biasanya dilayani, tetapi jika Anda beruntung, Anda mungkin memiliki pilihan antara mangga dan puding almond.
Dim Sum masakan Cina biasanya bervariasi dari satu restoran yang lain. Masakan Cina lain yang sering dimasukkan dalam makan siang dim sum di beberapa restoran Cina termasuk gulungan daun bawang bunga, juga disebut vegetarian dan non-vegetarian 'Hua Juan', pot-stiker, bola biji wijen, udang roti bakar, Shu Mai, iga, lumpia Kanton, Taro kroket, dan dikukus kaki Ayam. Jadi, jika Anda benar-benar ingin mengalami rasa dari masakan tradisional Cina, kunjungi restoran Cina terdekat dan mencoba makan siang lezat Dim Sum. (Chinatownconnection)
Lihat juga:
Hanamasa
Sour Sally
Jumat, 12 November 2010
Soto Lorjuk Yummy
If you're a big fan of Soto, harmless taste dishes this one. Soto mixed lorjuk, Soto shells mixed with numerous knife Pemekasan Coastal region, Madura. It was guaranteed tasty and delicious.
Not much different in general Soto, Soto lorjuk also be sliced rice cake, noodles, chips and a sprinkling of fried onions tete. What distinguishes lorjuk interfering with Soto Soto for only the broth, the sauce is tasty because lorjuk lorjuk kind of shell served with a knife who usually live dipasir beach.
Nana Sofyanto one of his lovers lorjuk Soto, said Soto lorjuk taste different from other Soto. Because of the mixture and sauce lorjuk lorjuk that Soto was tasty.
Hanifa seller lorjuk mixed Soto, said Soto mixed lorjuk very interested citizens. Every day no less than 50 plates Soto sells. Hanifa admitted to get the raw materials lorjuk or clam knife from the fishermen in the Round Coastal Pamekasan.
For you fans of Soto, probably does not hurt when visiting Pamekasan you can try to intervene lorjuk Soto pleasure in Jalan Asem Manis Pamekasan city. Moreover with only money 4 thousand dollars, you can enjoy a delicious gravy lorjuk Soto. (Ahmad Baehaqi / Dv / Ijs - Indosiar)
See also:
Sour Sally
Burger King
Not much different in general Soto, Soto lorjuk also be sliced rice cake, noodles, chips and a sprinkling of fried onions tete. What distinguishes lorjuk interfering with Soto Soto for only the broth, the sauce is tasty because lorjuk lorjuk kind of shell served with a knife who usually live dipasir beach.
Nana Sofyanto one of his lovers lorjuk Soto, said Soto lorjuk taste different from other Soto. Because of the mixture and sauce lorjuk lorjuk that Soto was tasty.
Hanifa seller lorjuk mixed Soto, said Soto mixed lorjuk very interested citizens. Every day no less than 50 plates Soto sells. Hanifa admitted to get the raw materials lorjuk or clam knife from the fishermen in the Round Coastal Pamekasan.
For you fans of Soto, probably does not hurt when visiting Pamekasan you can try to intervene lorjuk Soto pleasure in Jalan Asem Manis Pamekasan city. Moreover with only money 4 thousand dollars, you can enjoy a delicious gravy lorjuk Soto. (Ahmad Baehaqi / Dv / Ijs - Indosiar)
See also:
Sour Sally
Burger King
Rabu, 10 November 2010
What is Dim Sum Served?
In the United States, however, we are most familiar with the term Dim Sum to describe these small meals. Dim Sum, literally translated from the Cantonese, means "dot-hearts," small treats that touch the heart.
What Is Served
Most Dim Sum foods are savory pastries -- steamed or fried dumplings, filled buns, noodles. There are also sweet pastries, vegetables, meats. The portions are bite-sized, and they are served in small quantities, usually three or four to a plate, so that the diners can enjoy a variety of foods, whether they eat very little or indulge in a huge feast. Variety is one of the keys to Dim Sum. Some restaurants offer over 100 different items on a busy day.
How Dim Sum Is Served
The presentation of the Dim Sum meal has no equivalent in the West. Servers push carts, loaded with a variety of foods, through the dining room, past the customers, who keep an eye out for appealing dishes. Once a desired item is in sight, the diner flags down the cart and points out what she wants. The dining room bustles with the activity of carts wending among tables, calls for attention, and the clatter of plates. The idea is to choose things continually throughout the meal, rather than to gather all the food at once before eating. Sweet items are interspersed with the savories; Chinese custom does not include saving sweets for the end of the meal, although they are reserved for special occasions, such as the pauses between courses in a banquet or indulgences like Dim Sum. (cuisine.net)
Lihat juga :
Sour Sally
Steak
What Is Served
Most Dim Sum foods are savory pastries -- steamed or fried dumplings, filled buns, noodles. There are also sweet pastries, vegetables, meats. The portions are bite-sized, and they are served in small quantities, usually three or four to a plate, so that the diners can enjoy a variety of foods, whether they eat very little or indulge in a huge feast. Variety is one of the keys to Dim Sum. Some restaurants offer over 100 different items on a busy day.
How Dim Sum Is Served
The presentation of the Dim Sum meal has no equivalent in the West. Servers push carts, loaded with a variety of foods, through the dining room, past the customers, who keep an eye out for appealing dishes. Once a desired item is in sight, the diner flags down the cart and points out what she wants. The dining room bustles with the activity of carts wending among tables, calls for attention, and the clatter of plates. The idea is to choose things continually throughout the meal, rather than to gather all the food at once before eating. Sweet items are interspersed with the savories; Chinese custom does not include saving sweets for the end of the meal, although they are reserved for special occasions, such as the pauses between courses in a banquet or indulgences like Dim Sum. (cuisine.net)
Lihat juga :
Sour Sally
Steak
Senin, 08 November 2010
Pembukaan Sour Sally di Singapura
Bukan Sour Sally namanya jika tidak memberikan yang namanya kejutan kepada pecintanya. Menggandeng Telkomsel, Sour Sally meluncurkan varian rasa terbarunya yakni Taro Mint, Taro sendiri pernah menjadi sebuah rasa yang fenomenal beberapa tahun silam dan sangat dicintai masyarakat Indonesia. Taro sendiri dipilih sebagai salah satu varian rasa dari Sour Sally karena memang banyak khasiat dan manfaat baik dari Taro, sama halnya dengan Sour Sally yang memang sudah terbukti memiliki banyak manfaat baik.
Taro sendiri terkenal mengandung banyak Antioksidan yang berperan penting dalam melawan Radikal Bebas, manfaat baik lainnya adalah mencegah penuaan dini dan terbukti dapat melawan kanker.
“Sour Sally, The Local Brand Goes International”. Pembukaan outlet pertama di Singapura.
Sour Sally, berdiri 15 May 2008 silam dan merupakan sebuah Brand Asli Indonesia. Rasanya kita semua patut berbangga karena akhirnya di penghujung tahun 2010 ini Sour Sally akan membuka outlet pertamanya di luar Indonesia, yakni di Negara tetangga kita Singapura. Outlet pertama Sour Sally di Singapura itu akan terletak di Wisma Atria Orchard Road.
“Rasa bangga pasti dong, akhirnya brand asli Indonesia yang berdiri kurang dari 3 tahun silam ini mampu membuktikan eksistensinya hingga ke negeri tetangga”, Ungkap Donny Pramono Ie selaku Founder and Owner dari Sour Sally Frozen Yogurt.
Dalam mempersiapkan pembukaannya di Negara tetangga tersebut Sour Sally pun sudah menyiapkan salah satu Inovasi dan Gebrakan terbarunya dalam mengusung tema Healthy Lifestyle Habit. Sebuah pencapaian yang sejauh ini dirasa belum ada di Indonesia maupun Singapura dalam dunia Food and Beverages!(hersmagz)
Lihat juga:
Hanamasa
Burger King
Taro sendiri terkenal mengandung banyak Antioksidan yang berperan penting dalam melawan Radikal Bebas, manfaat baik lainnya adalah mencegah penuaan dini dan terbukti dapat melawan kanker.
“Sour Sally, The Local Brand Goes International”. Pembukaan outlet pertama di Singapura.
Sour Sally, berdiri 15 May 2008 silam dan merupakan sebuah Brand Asli Indonesia. Rasanya kita semua patut berbangga karena akhirnya di penghujung tahun 2010 ini Sour Sally akan membuka outlet pertamanya di luar Indonesia, yakni di Negara tetangga kita Singapura. Outlet pertama Sour Sally di Singapura itu akan terletak di Wisma Atria Orchard Road.
“Rasa bangga pasti dong, akhirnya brand asli Indonesia yang berdiri kurang dari 3 tahun silam ini mampu membuktikan eksistensinya hingga ke negeri tetangga”, Ungkap Donny Pramono Ie selaku Founder and Owner dari Sour Sally Frozen Yogurt.
Dalam mempersiapkan pembukaannya di Negara tetangga tersebut Sour Sally pun sudah menyiapkan salah satu Inovasi dan Gebrakan terbarunya dalam mengusung tema Healthy Lifestyle Habit. Sebuah pencapaian yang sejauh ini dirasa belum ada di Indonesia maupun Singapura dalam dunia Food and Beverages!(hersmagz)
Lihat juga:
Hanamasa
Burger King
Minggu, 07 November 2010
Wine, Cegah Kanker
Wine merah merupakan jenis yang paling digemari. Selain warna yang menarik, Wine merah mempunyai manfaat yang sangat luar biasa. Banyak mitos yang menyatakan bahwa minum Wine dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, sehingga terhindar dari berbagai penyakit. Kenyataan tersebut menyebabkan Wine diberi julukan sebagai French Paradox.
Di Prancis, jumlah penderita jantung koroner jauh lebih kecil daripada penduduk Amerika Serikat, bahkan paling kecil dibandingkan dengan negara-negara Eropa lainnya. Padahal, masyarakat Prancis lebih banyak mengonsumsi lemak dan merokok, serta relatif kurang bergerak. Para peneliti mengaitkan fenomena tersebut dengan kebiasaan orang Prancis yang menyukai red Wine dalam kehidupan sehari-hari.
Sebuah penelitian di Eropa menunjukkan bahwa Wine merah mengandung senyawa fenol yang lebih tinggi dari Wine putih. Fenol atau flavonoid merupakan antioksidan yang sangat kuat, sehingga mempunyai efek kardioprotektif (melindungi jantung dari serangan radikal bebas).
Flavonoid dapat mencegah oksidasi LDL (kolesterol jahat) 20 kali lebih kuat daripada vitamin E. Flavonoid terbukti mempunyai efek biologis yang sangat kuat sebagai antioksidan, menghambat penggumpalan keping-keping sel darah, merangsang produksi oksidasi nitrit yang dapat melebarkan pembuluh darah, dan juga menghambat pertumbuhan sel kanker.
Pada saat fermentasi Wine merah, senyawa flavonoid yang kompleks terurai menjadi lebih sederhana, sehingga lebih mudah diserap tubuh ketimbang yang terdapat pada buah segar. Adanya alkohol (10 persen) dalam Wine membuat kandungan flavonoid stabil.
Menurut penelitian Agricultural Research Service, US Department of Agriculture, persenyawaan kedua yang terkandung dalam Wine cukup menjanjikan untuk mencegah kanker. Penelitian yang dilakukan oleh Agnes Rimando dari Natural Products Utilization Research Unit, Oxford, Mississippi, menunjukkan bahwa pada wine ditemukan senyawa pterostilbene (terro-STILL-bien).
Senyawa tersebut memiliki kemampuan mencegah kanker sama kuatnya dengan resveratrol, senyawa antioksidan pada buah anggur yang telah lebih dahulu ditemukan. Pterostilbene juga menunjukkan daya hambat yang kuat melawan kanker payudara dalam sel.
Resveratrol pada Wine merupakan salah satu komponen yang sangat bermanfaat. Berdasarkan beberapa penelitian yang dipublikasi, resveratrol sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung.
Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Gary Meszaros dan Joshua Bomser dari The Northeastern Ohio Universities College of Medicine, menunjukkan bahwa resveratrol dapat menghambat angiotensin II, yaitu suatu hormon yang dapat menyebabkan tekanan darah tinggi dan serangan jantung.
Resveratrol juga merupakan agen antikanker yang baik untuk mencegah kanker prostat, kanker paru-paru, kanker hati, dan kanker payudara. Sebuah publikasi pada The Journal of Applied Toxicology, Juli 2003, menunjukkan resveratrol dapat mereduksi komponen benzopyrene yang merupakan radikal bebas penyebab kanker.
Sebuah publikasi pada Life Science, Agustus 2003, menunjukkan resveratrol dapat menghambat proliferasi dan metastasis sel tumor. FASEB Journal dari AS juga menunjukkan resveratrol sangat bermanfaat dapat menghambat pertumbuhan sel mati penyebab kanker. Kandungan resveratrol pada Wine merah mencapai 1,5 sampai 3 miligram per liter.
Sebuah publikasi pada the Journal of Biological Chemistry, November 2005, menunjukkan bahwa wine merah dapat mereduksi penyakit alzheimer. Hal itu disebabkan kandungan resveratrol pada wine merah yang dapat mereduksi tingkat amyloid-beta peptides (Abeta). Sebuah publikasi pada The Journal of Agricultural and Food Chemistry 2006 menunjukkan bahwa wine merah dapat meningkatkan aliran darah ke otak hingga 30 persen.
Selain resveratrol, peneliti Perancis juga berhasil menemukan komponen acutimissin A pada wine merah yang merupakan antikanker. Acutimissin A tergolong dalam kelas polyphenol ellagitannin.
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa acutimissin A dapat menghambat enzim yang mempunyai aktivitas seperti sel kanker. Acutimiisin A memiliki potensi 250 kali lebih baik dalam menghambat sel kanker dibandingkan obat antikanker VP-16. Selain itu, wine merah juga mengandung hormon melatonin. Hormon ini dapat membantu menenangkan pikiran, sehingga seseorang dapat tidur lebih lelap. (gaya hidup sehat - kompas)
Lihat juga :
Soto
Sour Sally
Di Prancis, jumlah penderita jantung koroner jauh lebih kecil daripada penduduk Amerika Serikat, bahkan paling kecil dibandingkan dengan negara-negara Eropa lainnya. Padahal, masyarakat Prancis lebih banyak mengonsumsi lemak dan merokok, serta relatif kurang bergerak. Para peneliti mengaitkan fenomena tersebut dengan kebiasaan orang Prancis yang menyukai red Wine dalam kehidupan sehari-hari.
Sebuah penelitian di Eropa menunjukkan bahwa Wine merah mengandung senyawa fenol yang lebih tinggi dari Wine putih. Fenol atau flavonoid merupakan antioksidan yang sangat kuat, sehingga mempunyai efek kardioprotektif (melindungi jantung dari serangan radikal bebas).
Flavonoid dapat mencegah oksidasi LDL (kolesterol jahat) 20 kali lebih kuat daripada vitamin E. Flavonoid terbukti mempunyai efek biologis yang sangat kuat sebagai antioksidan, menghambat penggumpalan keping-keping sel darah, merangsang produksi oksidasi nitrit yang dapat melebarkan pembuluh darah, dan juga menghambat pertumbuhan sel kanker.
Pada saat fermentasi Wine merah, senyawa flavonoid yang kompleks terurai menjadi lebih sederhana, sehingga lebih mudah diserap tubuh ketimbang yang terdapat pada buah segar. Adanya alkohol (10 persen) dalam Wine membuat kandungan flavonoid stabil.
Menurut penelitian Agricultural Research Service, US Department of Agriculture, persenyawaan kedua yang terkandung dalam Wine cukup menjanjikan untuk mencegah kanker. Penelitian yang dilakukan oleh Agnes Rimando dari Natural Products Utilization Research Unit, Oxford, Mississippi, menunjukkan bahwa pada wine ditemukan senyawa pterostilbene (terro-STILL-bien).
Senyawa tersebut memiliki kemampuan mencegah kanker sama kuatnya dengan resveratrol, senyawa antioksidan pada buah anggur yang telah lebih dahulu ditemukan. Pterostilbene juga menunjukkan daya hambat yang kuat melawan kanker payudara dalam sel.
Resveratrol pada Wine merupakan salah satu komponen yang sangat bermanfaat. Berdasarkan beberapa penelitian yang dipublikasi, resveratrol sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung.
Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Gary Meszaros dan Joshua Bomser dari The Northeastern Ohio Universities College of Medicine, menunjukkan bahwa resveratrol dapat menghambat angiotensin II, yaitu suatu hormon yang dapat menyebabkan tekanan darah tinggi dan serangan jantung.
Resveratrol juga merupakan agen antikanker yang baik untuk mencegah kanker prostat, kanker paru-paru, kanker hati, dan kanker payudara. Sebuah publikasi pada The Journal of Applied Toxicology, Juli 2003, menunjukkan resveratrol dapat mereduksi komponen benzopyrene yang merupakan radikal bebas penyebab kanker.
Sebuah publikasi pada Life Science, Agustus 2003, menunjukkan resveratrol dapat menghambat proliferasi dan metastasis sel tumor. FASEB Journal dari AS juga menunjukkan resveratrol sangat bermanfaat dapat menghambat pertumbuhan sel mati penyebab kanker. Kandungan resveratrol pada Wine merah mencapai 1,5 sampai 3 miligram per liter.
Sebuah publikasi pada the Journal of Biological Chemistry, November 2005, menunjukkan bahwa wine merah dapat mereduksi penyakit alzheimer. Hal itu disebabkan kandungan resveratrol pada wine merah yang dapat mereduksi tingkat amyloid-beta peptides (Abeta). Sebuah publikasi pada The Journal of Agricultural and Food Chemistry 2006 menunjukkan bahwa wine merah dapat meningkatkan aliran darah ke otak hingga 30 persen.
Selain resveratrol, peneliti Perancis juga berhasil menemukan komponen acutimissin A pada wine merah yang merupakan antikanker. Acutimissin A tergolong dalam kelas polyphenol ellagitannin.
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa acutimissin A dapat menghambat enzim yang mempunyai aktivitas seperti sel kanker. Acutimiisin A memiliki potensi 250 kali lebih baik dalam menghambat sel kanker dibandingkan obat antikanker VP-16. Selain itu, wine merah juga mengandung hormon melatonin. Hormon ini dapat membantu menenangkan pikiran, sehingga seseorang dapat tidur lebih lelap. (gaya hidup sehat - kompas)
Lihat juga :
Soto
Sour Sally
Rabu, 03 November 2010
Nostalgia Surabaya di Zangrandi
Bila di Jakarta, Anda dapat mencoba Ice cream Ragusa, maka pada saat Anda berada di Surabaya, suasana yang hampir sama akan Anda temui di es krim Zangrandi. Baik Ragusa maupun Zangrandi Ice Cream merupakan restoran Ice cream yang didirikan oleh orang Italia. Zangrandi didirikan oleh Renato Zangrandi yang berasal dari Italia pada tahun 1930. Ice cream ini populer di kota Pahlawan sejak jaman penjajahan Belanda dan menjadi favorit banyak kalangan sejak masa itu.
Bangunan dari tempat ini masih merupakan bangunan dengan arsitektur jaman Belanda dan menjadi salah satu cagar budaya di Surabaya. Oleh karena itu, bentuk bangunannya masih dipertahankan seperti saat pertama kali dibangun. Bangunan Zangrandi memang bernilai historis karena bangunan ini telah ada sejak penjajahan Belanda di Indonesia. Pintu dan jendela serta perabot yang digunakan seperti kursi rotan berwarna merah kuning beserta mejanya membuat suasana tempo dulu semakin terasa.
Untuk menikmati Ice cream, Anda dapat mencoba untuk duduk di dalam ruangan dengan kapasitas yang tidak terlalu banyak. Tetapi, pada halaman bangunan memiliki kapasitas cukup banyak untuk pengunjungnya. Menikmati ice cream di bagian halaman, Anda akan merasakan hembusan angin yang bergerak leluasa dan melihat lalu lalang kendaraan. Anda dapat melihat lalu lalang kendaraan karena Zhangrandi terletak di pinggir jalan utama. Efek negatifnya, debu, asap kendaraan serta sinar matahari dapat mengganggu kenyamanan. Bila malam tiba, Anda memandang lampu kota sambil menikmat ice cream, menciptakan suasana yang romantis.
Karena kepopulerannya, ice cream Zangrandi juga mempunyai beberapa cabang di Surabaya, yaitu di Galaxy Mall, Tunjungan Plaza, Plaza Surabaya, Mall Atum, Pasar Atom, dan Bonnet Supermarket. Ini memudahkan Anda yang ingin mencoba ice cream ini. Anda dapat memilih tempat terdekat walaupun suasana akan lebih mengesankan bila Anda menikmati di tempat asalnya.
Merasakan suasana tempo dulu atau bernostalgia di kota Pahlawan sambil mencoba ice cream tua Zangrandi yang nikmat dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan saat berada di kota Surabaya. (kumpulan.info)
Lihat juga :
Sour Sally
Hanamasa
Bangunan dari tempat ini masih merupakan bangunan dengan arsitektur jaman Belanda dan menjadi salah satu cagar budaya di Surabaya. Oleh karena itu, bentuk bangunannya masih dipertahankan seperti saat pertama kali dibangun. Bangunan Zangrandi memang bernilai historis karena bangunan ini telah ada sejak penjajahan Belanda di Indonesia. Pintu dan jendela serta perabot yang digunakan seperti kursi rotan berwarna merah kuning beserta mejanya membuat suasana tempo dulu semakin terasa.
Untuk menikmati Ice cream, Anda dapat mencoba untuk duduk di dalam ruangan dengan kapasitas yang tidak terlalu banyak. Tetapi, pada halaman bangunan memiliki kapasitas cukup banyak untuk pengunjungnya. Menikmati ice cream di bagian halaman, Anda akan merasakan hembusan angin yang bergerak leluasa dan melihat lalu lalang kendaraan. Anda dapat melihat lalu lalang kendaraan karena Zhangrandi terletak di pinggir jalan utama. Efek negatifnya, debu, asap kendaraan serta sinar matahari dapat mengganggu kenyamanan. Bila malam tiba, Anda memandang lampu kota sambil menikmat ice cream, menciptakan suasana yang romantis.
Karena kepopulerannya, ice cream Zangrandi juga mempunyai beberapa cabang di Surabaya, yaitu di Galaxy Mall, Tunjungan Plaza, Plaza Surabaya, Mall Atum, Pasar Atom, dan Bonnet Supermarket. Ini memudahkan Anda yang ingin mencoba ice cream ini. Anda dapat memilih tempat terdekat walaupun suasana akan lebih mengesankan bila Anda menikmati di tempat asalnya.
Merasakan suasana tempo dulu atau bernostalgia di kota Pahlawan sambil mencoba ice cream tua Zangrandi yang nikmat dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan saat berada di kota Surabaya. (kumpulan.info)
Lihat juga :
Sour Sally
Hanamasa
Selasa, 02 November 2010
Cara membuat Dim Sum
Bikin Dim Sum sendiri? Ternyata, tidak sulit! Bahan-bahannya mudah didapat dan variasinya ada ratusan, bisa disesuaikan dengan selera. Dari jenis dumpling, gorengan, panggang yang asin gurih hingga dim sum manis seperti Egg Custard Tarts, Sweet Lotus Seed Buns hingga Mango Almond Pudding. Semua detil pembuatannya diungkap tuntas di buku ini! Mau coba? Dim Sum?
Penganan berbentuk mungil ini memang berasal dari bagian Selatan Cina dan menjadi populer di HongKong yang kemudian menyebar ke hampir semua belahan dunia. Kini, Anda pun bisa sarapan dim sum di warung pinggir jalan atau rumah makan yang ada di berbagai kota besar. Teknologi pangan yang berkembang pesat memicu perkembangan dim sum menjadi makanan yang populer, kaya variasi dan rasanya enak. Meskipun untuk membuat dim sum yang bagus, orang harus mengikut pelatihan, bukan berarti dim sum tak bisa dibuat di dapur sendiri. Karena ada jenis-jenis dim sum yang mudah dibuat, maka Anda tak perlu menjadi seorang dim sum chef untuk bisa membuat dim sum yang enak. Dari buku ini pun Anda bisa belajar banyak soal dim sum termasuk trik-trik membuat bulatan, pao, lipatan hingga teknik menggoreng dan mengukusnya. Pada awal bab, mula-mula sang pengarang Vicki Liley yang telah banyak menulis buku tentang makanan Asia ini menjelaskan tentang tata cara penyajian dim sum.
Di negeri asalnya sendiri, Cina, sebenarnya makanan ini biasa dijual di kedai-kedai teh dan disajikan bersama teh pahit Cina. Hal tersebut bukannya tanpa maksud, teh tanpa gula ini sebenarnya berfungsi untuk melarutkan lemak yang terkandung dalam dim sum. Oleh sebab itu tak heran teh memiliki peran penting ketika menyantap dim sum, sehingga pengarang juga membahas tentang teh Cina ini beserta jenis-jenisnya. Kemudian pembahasan selanjutnya adalah tentang peralatan yang digunakan untuk membuat dim sum. Dari wajan besi yang digunakan untuk mengukus dan menggoreng dim sum secara deep-frying, bambu bulat untuk steam, jepitan atau chopstick, dan saringan untuk mengangkat makanan dari dalam minyak panas disebutkan secara jelas. Tak hanya itu, pengarang pun menambahkan tips-tips yang berguna saat mencuci peralatan yang telah digunakan tersebut. Sedangkan untuk proses deep frying dim sum, cara mengukus, membuat dumpling hingga membuat pao dapat Anda temukan pada bab selanjutnya, lengkap dengan foto-foto yang jelas dan cantik. Jika Anda kesulitan untuk memahami bahan-bahan untuk membuat dim sum, seperti chinese brokoli, jamur shitake, sesame oil dan spring roll wrapping, Anda tak perlu khawatir.
Di bab berjudul Essential Dim Sum Ingredients, pengarang akan menjelaskan ciri-ciri dan bahkan bahan alternatif yang dapat digunakan sebagai pengganti. Jika Anda penasaran ingin membuat siau mai sendiri, dalam bab Steamed Dim Sum ada berbagai resep yang menarik. Mulai dari Siew Mai Dumplings, Snowpea Shoot Dumplings, dan Salmon Dumplings with Cream Cheese yaitu dumpling yang berisi salmon dan krim keju atau Steamed Shanghai Dumplings (Xiao Long Bao) yang hingga kini masih menjadi favorit dan dikenal dengan nama "Shanghai street dumplings". Khusus untuk kaum vegetarir, ada juga resep jenis dumpling, pao, dan spring rolls yang berisi sayur-sayuran yang layak Anda coba. Tak ketinggalan berbagai sajian pangsit dan lumpia renyah, dengan berbagai isian mulai dari kepiting, udang dan ayam dapat Anda temukan di halaman 64 dan dilanjutkan dengan ulasan dan resep-resep sajian dari nasi. Pada bab terakhir, pengarang menutup buku setebal 96 halaman ini dengan sajian "Dessert" yang tak kalah lezat dan populer.
Mulai Egg Custard Tarts yaitu kue pie dengan filling yang terbuat dari kuning telur lembut, Red Bean Paste Buns yaitu sejenis bakpao kecil yang berisi kacang merah nan lezat dan ditaburi sedikit wijen diatasnya, serta Manggo Almond Pudding yang sering kita jumpai di resto-resto. Buku yang dikemas dengan hardcover ini juga disertai foto-foto dim sum yang menawan. Nah, jika akhir pekan ini Anda ingin menikmati Yum Cha, menyantap dim sum buatan sendiri plus teh hangat, buku terbitan Tuttle Publishing ini layak dijadikan acuan!! Dim Sum Vicky Liley Tuttle Publishing Tersedia di toko buku Periplus http://www.periplus.co.id Harga : Rp 125.000,00. (dev / Odi-detikfood)
Lihat juga :
Sour Sally
Sate
Penganan berbentuk mungil ini memang berasal dari bagian Selatan Cina dan menjadi populer di HongKong yang kemudian menyebar ke hampir semua belahan dunia. Kini, Anda pun bisa sarapan dim sum di warung pinggir jalan atau rumah makan yang ada di berbagai kota besar. Teknologi pangan yang berkembang pesat memicu perkembangan dim sum menjadi makanan yang populer, kaya variasi dan rasanya enak. Meskipun untuk membuat dim sum yang bagus, orang harus mengikut pelatihan, bukan berarti dim sum tak bisa dibuat di dapur sendiri. Karena ada jenis-jenis dim sum yang mudah dibuat, maka Anda tak perlu menjadi seorang dim sum chef untuk bisa membuat dim sum yang enak. Dari buku ini pun Anda bisa belajar banyak soal dim sum termasuk trik-trik membuat bulatan, pao, lipatan hingga teknik menggoreng dan mengukusnya. Pada awal bab, mula-mula sang pengarang Vicki Liley yang telah banyak menulis buku tentang makanan Asia ini menjelaskan tentang tata cara penyajian dim sum.
Di negeri asalnya sendiri, Cina, sebenarnya makanan ini biasa dijual di kedai-kedai teh dan disajikan bersama teh pahit Cina. Hal tersebut bukannya tanpa maksud, teh tanpa gula ini sebenarnya berfungsi untuk melarutkan lemak yang terkandung dalam dim sum. Oleh sebab itu tak heran teh memiliki peran penting ketika menyantap dim sum, sehingga pengarang juga membahas tentang teh Cina ini beserta jenis-jenisnya. Kemudian pembahasan selanjutnya adalah tentang peralatan yang digunakan untuk membuat dim sum. Dari wajan besi yang digunakan untuk mengukus dan menggoreng dim sum secara deep-frying, bambu bulat untuk steam, jepitan atau chopstick, dan saringan untuk mengangkat makanan dari dalam minyak panas disebutkan secara jelas. Tak hanya itu, pengarang pun menambahkan tips-tips yang berguna saat mencuci peralatan yang telah digunakan tersebut. Sedangkan untuk proses deep frying dim sum, cara mengukus, membuat dumpling hingga membuat pao dapat Anda temukan pada bab selanjutnya, lengkap dengan foto-foto yang jelas dan cantik. Jika Anda kesulitan untuk memahami bahan-bahan untuk membuat dim sum, seperti chinese brokoli, jamur shitake, sesame oil dan spring roll wrapping, Anda tak perlu khawatir.
Di bab berjudul Essential Dim Sum Ingredients, pengarang akan menjelaskan ciri-ciri dan bahkan bahan alternatif yang dapat digunakan sebagai pengganti. Jika Anda penasaran ingin membuat siau mai sendiri, dalam bab Steamed Dim Sum ada berbagai resep yang menarik. Mulai dari Siew Mai Dumplings, Snowpea Shoot Dumplings, dan Salmon Dumplings with Cream Cheese yaitu dumpling yang berisi salmon dan krim keju atau Steamed Shanghai Dumplings (Xiao Long Bao) yang hingga kini masih menjadi favorit dan dikenal dengan nama "Shanghai street dumplings". Khusus untuk kaum vegetarir, ada juga resep jenis dumpling, pao, dan spring rolls yang berisi sayur-sayuran yang layak Anda coba. Tak ketinggalan berbagai sajian pangsit dan lumpia renyah, dengan berbagai isian mulai dari kepiting, udang dan ayam dapat Anda temukan di halaman 64 dan dilanjutkan dengan ulasan dan resep-resep sajian dari nasi. Pada bab terakhir, pengarang menutup buku setebal 96 halaman ini dengan sajian "Dessert" yang tak kalah lezat dan populer.
Mulai Egg Custard Tarts yaitu kue pie dengan filling yang terbuat dari kuning telur lembut, Red Bean Paste Buns yaitu sejenis bakpao kecil yang berisi kacang merah nan lezat dan ditaburi sedikit wijen diatasnya, serta Manggo Almond Pudding yang sering kita jumpai di resto-resto. Buku yang dikemas dengan hardcover ini juga disertai foto-foto dim sum yang menawan. Nah, jika akhir pekan ini Anda ingin menikmati Yum Cha, menyantap dim sum buatan sendiri plus teh hangat, buku terbitan Tuttle Publishing ini layak dijadikan acuan!! Dim Sum Vicky Liley Tuttle Publishing Tersedia di toko buku Periplus http://www.periplus.co.id Harga : Rp 125.000,00. (dev / Odi-detikfood)
Lihat juga :
Sour Sally
Sate
Senin, 01 November 2010
Brown Butter Ice Cream
I'm a bit Ice cream crazy right now. Not that I really needed to point out something that's out there for the world to see, both here on the blog and on my twitter feed. I blame it all on summer, and on that David Lebovitz. It's his new book, The Perfect Scoop, that's got everything churning, eating and talking ice cream! If you haven't got it yet, I'd get one, immediately. His recipe for Malted Milk Ice Cream -which my friend The Amateur Gourmet Adam loved so much he composed a song about it on his blog- is what's on my dessert menu this weekend.
Ice cream is not, however, my only infatuation of the moment. I've also gone mad about brown butter. For this I blame Jeffrey Steigarten and his brown butter article in Vogue a month or two ago. (It doesn't appear to be online so I couldn't link to it, sorry.) In it, Jeffrey not only sang praises, no, composed odes, to brown butter. He also gave an ingenious cookie recipe from a friend in Thailand, which I'm going to try very soon.
The French name of brown butter, beurre noisette, came from the wonderful hazelnut aroma that develops after the butter has been melted and cooked until golden brown. It adds such an intense aroma and wonderful flavor to pretty much anything. Most of the flavor in brown butter comes from caramelized fat solids, the brown bits floating in the sea of golden butter. Though most refined French recipe calls for straining the brown butter before use, I find that if the brown butter is cooked correctly, that is to say it's not overly burnt, it's actually better to leave the brown solids in it. (Michael Ruhlman did a thorough piece on brown butter a while back, go there if you need more information on this.)
My brown butter ice cream recipe is a result of an experiment. Or perhaps it would be more accurate to call it a quest: one to see how much brown butter I can get away with adding into a pretty classic, basic ice cream base recipe. I want my brown butter ice cream to actually taste like brown butter, not just hinting at it. I also don't want any other flavoring that would interfere with the pure flavor of brown butter, so you won't find gratuitous vanilla or brown sugar or anything of the sort here. It's just ice cream base and brown butter. The amount I ended up with is the ratio of 1:3 butter to other dairy, that is to say, a @#$% load. (Yes, that is a technical term.)
How do I go about blending 8oz of liquid fat into an ice cream base? With a blender. Yes, your regular old blender. It does the work for you with no sweat at all. The result? Smooth, creamy ice cream that is unmistakably brown butter-y. So easy I can say it's almost fool-proof. Try it and you'll see how beautifully it works. This method has been working so well I'm now fantasizing about how to use all kinds of other liquid fat in my ice cream. That olive oil gelato, like the one I love so much at Otto, might just be next.
Brown Butter Ice Cream, Glace au Beurre Noisette
225g/8oz/1cup butter
350ml/12oz/1.5 cup milk
350ml/12oz/1.5 cup cream
110g/1/2 cup sugar
6 yolks
1teaspoon salt
First you make the beurre noisette. Cut butter into cubes and place in a medium pot over medium heat. As the butter cooks it will bubble up quite a bit so make sure you use a big enough pot to prevent a boil-over. Let the butter melt, shake the pan occasionally so there's no hot spots. As the big bubbles in the pot begin to subside, keep a watchful eye over it, as soon as brown specks appear and the liquid butter is golden brown, remove the pot from heat and pour the brown butter into another bowl immediately. Left in the hot pot, the butter will continue to cook and might turn too dark. Frankly this sounds more complicated than it really is. It's really not that hard. If your brown butter turn just a tad too brown, just strain it and don't use the brown bits. If it's perfectly brown, like the picture to the above right, you don't need to strain it, the brown bits are butter solids which add flavor to the brown butter and, eventually, your ice cream.
The you can make your ice cream base. (I do this mostly in a blender. Yes, you read it right, your regular old blender will do just fine.) Rinse out the pot you just made brown butter in and give it a quick wipe, divide the sugar evenly (or evenly-ish) between the pot and the glass bowl of your blender. Pour the milk into the pot over the sugar and place the pot over low heat. Stir to blend and leave the pot over the heat to warm up the milk. Turn your attention back to the blender, add the yolks, and give it a whirl (that's to say turn it on) for a few seconds to blend. Then, as the blender is running, slowly pour the warm brown butter into the yolk and sugar mixture and blend until the liquid butter is fully incorporated into the sugar/yolk mixture. When this is done, turn your attention back to the pot, the milk/sugar mixture should be close to a simmer by now. As soon as it does, turn the blender on again and pour the warm milk into it and process until well-incorporated. Add the salt, give it another whirl to mix.
At this point, if you're somewhat germ-phobic, or if you're not entirely confident of the quality of your eggs, you can pour the whole mixture back into the pot and bring everything to a simmer (or 160F/70C if you want to be all precise about it.) If you do this, make sure you do it over very low heat and keep stirring to prevent the ice cream base from curdling or being overcooked.
If you were me, you'd skip the previous paragraph entirely. What I do next is just pour the cold cream into the custard base in the blender, give it another whirl to mix. Then pour the ice cream base into a bowl, cover and place in the fridge until completely cold before churning, in your ice cream maker, according to the manufacturer's instructions.
Also, if you were me, you'd also sprinkle a big pinch of flaky fleur de sel into your ice cream machine when it's close to done. I love the surprising crunch when I come upon one of those flakes as I devour the ice cream.
The ice cream is great on its own, and amazing served à la mode with a slice of fruit tart or pie. (chezpim)
See also :
Burger King
Sour Sally
Ice cream is not, however, my only infatuation of the moment. I've also gone mad about brown butter. For this I blame Jeffrey Steigarten and his brown butter article in Vogue a month or two ago. (It doesn't appear to be online so I couldn't link to it, sorry.) In it, Jeffrey not only sang praises, no, composed odes, to brown butter. He also gave an ingenious cookie recipe from a friend in Thailand, which I'm going to try very soon.
The French name of brown butter, beurre noisette, came from the wonderful hazelnut aroma that develops after the butter has been melted and cooked until golden brown. It adds such an intense aroma and wonderful flavor to pretty much anything. Most of the flavor in brown butter comes from caramelized fat solids, the brown bits floating in the sea of golden butter. Though most refined French recipe calls for straining the brown butter before use, I find that if the brown butter is cooked correctly, that is to say it's not overly burnt, it's actually better to leave the brown solids in it. (Michael Ruhlman did a thorough piece on brown butter a while back, go there if you need more information on this.)
My brown butter ice cream recipe is a result of an experiment. Or perhaps it would be more accurate to call it a quest: one to see how much brown butter I can get away with adding into a pretty classic, basic ice cream base recipe. I want my brown butter ice cream to actually taste like brown butter, not just hinting at it. I also don't want any other flavoring that would interfere with the pure flavor of brown butter, so you won't find gratuitous vanilla or brown sugar or anything of the sort here. It's just ice cream base and brown butter. The amount I ended up with is the ratio of 1:3 butter to other dairy, that is to say, a @#$% load. (Yes, that is a technical term.)
How do I go about blending 8oz of liquid fat into an ice cream base? With a blender. Yes, your regular old blender. It does the work for you with no sweat at all. The result? Smooth, creamy ice cream that is unmistakably brown butter-y. So easy I can say it's almost fool-proof. Try it and you'll see how beautifully it works. This method has been working so well I'm now fantasizing about how to use all kinds of other liquid fat in my ice cream. That olive oil gelato, like the one I love so much at Otto, might just be next.
Brown Butter Ice Cream, Glace au Beurre Noisette
225g/8oz/1cup butter
350ml/12oz/1.5 cup milk
350ml/12oz/1.5 cup cream
110g/1/2 cup sugar
6 yolks
1teaspoon salt
First you make the beurre noisette. Cut butter into cubes and place in a medium pot over medium heat. As the butter cooks it will bubble up quite a bit so make sure you use a big enough pot to prevent a boil-over. Let the butter melt, shake the pan occasionally so there's no hot spots. As the big bubbles in the pot begin to subside, keep a watchful eye over it, as soon as brown specks appear and the liquid butter is golden brown, remove the pot from heat and pour the brown butter into another bowl immediately. Left in the hot pot, the butter will continue to cook and might turn too dark. Frankly this sounds more complicated than it really is. It's really not that hard. If your brown butter turn just a tad too brown, just strain it and don't use the brown bits. If it's perfectly brown, like the picture to the above right, you don't need to strain it, the brown bits are butter solids which add flavor to the brown butter and, eventually, your ice cream.
The you can make your ice cream base. (I do this mostly in a blender. Yes, you read it right, your regular old blender will do just fine.) Rinse out the pot you just made brown butter in and give it a quick wipe, divide the sugar evenly (or evenly-ish) between the pot and the glass bowl of your blender. Pour the milk into the pot over the sugar and place the pot over low heat. Stir to blend and leave the pot over the heat to warm up the milk. Turn your attention back to the blender, add the yolks, and give it a whirl (that's to say turn it on) for a few seconds to blend. Then, as the blender is running, slowly pour the warm brown butter into the yolk and sugar mixture and blend until the liquid butter is fully incorporated into the sugar/yolk mixture. When this is done, turn your attention back to the pot, the milk/sugar mixture should be close to a simmer by now. As soon as it does, turn the blender on again and pour the warm milk into it and process until well-incorporated. Add the salt, give it another whirl to mix.
At this point, if you're somewhat germ-phobic, or if you're not entirely confident of the quality of your eggs, you can pour the whole mixture back into the pot and bring everything to a simmer (or 160F/70C if you want to be all precise about it.) If you do this, make sure you do it over very low heat and keep stirring to prevent the ice cream base from curdling or being overcooked.
If you were me, you'd skip the previous paragraph entirely. What I do next is just pour the cold cream into the custard base in the blender, give it another whirl to mix. Then pour the ice cream base into a bowl, cover and place in the fridge until completely cold before churning, in your ice cream maker, according to the manufacturer's instructions.
Also, if you were me, you'd also sprinkle a big pinch of flaky fleur de sel into your ice cream machine when it's close to done. I love the surprising crunch when I come upon one of those flakes as I devour the ice cream.
The ice cream is great on its own, and amazing served à la mode with a slice of fruit tart or pie. (chezpim)
See also :
Burger King
Sour Sally
Minggu, 31 Oktober 2010
Pinot Noir & Merlot si Anggur Merah
Carbenet Sauvignon
Jika Wine putih / hijau nya yang populer dengan Carbenet Chardonnay Sauvignon dapat dikatakan bintang jenis wine merah. Alasannya adalah karena sebagian jenis wine mudah tumbuh di daerah beriklim sedang hangat dan pemeliharanya 'rewel' tidak. Banyak hasil di Perancis (Bordeaux), Italia, Amerika Serikat (California), Chile, Australia dan Afrika Selatan. blackberry karakter buah yang kuat dan juga memiliki tingkat yang lebih tinggi tanin (rasa Sepat) tinggi dibandingkan dengan jenis lain anggur. Tidak jarang para penggemar menjuliki Carbenet Sauvignon anggur sebagai anggur yang keras kepala dan tangguh.
Pinot Noir
Di antara berbagai jenis anggur, Pinot Noir dapat dikatakan sebagai budidaya anggur yang paling sulit. Menariknya meskipun jenis yang sama Pinot Noir tetapi rasa dan karakter dari anggur yang dihasilkan bisa berbeda. Yohan Handoyo dalam bukunya menyebut anggur ini memiliki kepribadian ganda. Karakter Pinot Noir kadang-kadang saja menerbitkan stroberi saja, tetapi ketika diproses, lebih khusus blackcerry karakter, coklat (gelap), jamur (jamur) sampai cerutu juga akan kita dapatkan. Tapi justru karakter Pinot Noir yang tidak mudah ditebak membuat jenis anggur yang dijual di pasar. Karena pecinta wine akan bisa mendapatkan kejutan yang tak terbayangkan coba meskipun Pinot Noir. Ini anggur yang baik jesnis berasal dari Prancis (Burgundy dan Champagne), California (Oregon), Australia, Selandia Baru dan Chile. Bicara dalam hal warna, warna Pinot Noir memiliki lebih muda dari Carbenet Sauvignon, bahkan begitu puas tanin nya yang bisa dikatakan lebih lembut.
Shiraz
Banyak diproduksi di Australia, Afrika Selatan, Prancis (yang terkenal dari Lembah Rhone), USA (California) juga Chili. Di Perancis, Syrah Shiraz disebut dengan nama, jadi Shiraz dan Syrah adalah sama. Memiliki berbagai rasa dan satu adalah karakter cirri kkasnya lada hitam dan lada putih dia. Ada juga karakter coklat (gelap), violet, kopi, tembakau, cerutu, vanili sampai karakter daging binatang liar (game).
Merlot
Adalah jenis anggur yang menghasilkan anggur rasa lembut. Menurut para ahli, anggur, Merlot adalah sepasang anggur diproduksi oleh Carbenet Sauvignon (kuat). Pertumbuhan ini tidak jauh dari memproduksi Carbenet Sauvignon, yaitu di daerah Perancis, Italia, Chile, Argentina, Australia, Afrika Selatan dan Amerika Serikat (California). Ini mengandung tanin yang lembut dan karakter buah seperti kismis hitam, blackberry, stroberi, plum hingga karakter tembakau, kopi dan cokelat lembut.
Sumber: seleramagazine
Jika Wine putih / hijau nya yang populer dengan Carbenet Chardonnay Sauvignon dapat dikatakan bintang jenis wine merah. Alasannya adalah karena sebagian jenis wine mudah tumbuh di daerah beriklim sedang hangat dan pemeliharanya 'rewel' tidak. Banyak hasil di Perancis (Bordeaux), Italia, Amerika Serikat (California), Chile, Australia dan Afrika Selatan. blackberry karakter buah yang kuat dan juga memiliki tingkat yang lebih tinggi tanin (rasa Sepat) tinggi dibandingkan dengan jenis lain anggur. Tidak jarang para penggemar menjuliki Carbenet Sauvignon anggur sebagai anggur yang keras kepala dan tangguh.
Pinot Noir
Di antara berbagai jenis anggur, Pinot Noir dapat dikatakan sebagai budidaya anggur yang paling sulit. Menariknya meskipun jenis yang sama Pinot Noir tetapi rasa dan karakter dari anggur yang dihasilkan bisa berbeda. Yohan Handoyo dalam bukunya menyebut anggur ini memiliki kepribadian ganda. Karakter Pinot Noir kadang-kadang saja menerbitkan stroberi saja, tetapi ketika diproses, lebih khusus blackcerry karakter, coklat (gelap), jamur (jamur) sampai cerutu juga akan kita dapatkan. Tapi justru karakter Pinot Noir yang tidak mudah ditebak membuat jenis anggur yang dijual di pasar. Karena pecinta wine akan bisa mendapatkan kejutan yang tak terbayangkan coba meskipun Pinot Noir. Ini anggur yang baik jesnis berasal dari Prancis (Burgundy dan Champagne), California (Oregon), Australia, Selandia Baru dan Chile. Bicara dalam hal warna, warna Pinot Noir memiliki lebih muda dari Carbenet Sauvignon, bahkan begitu puas tanin nya yang bisa dikatakan lebih lembut.
Shiraz
Banyak diproduksi di Australia, Afrika Selatan, Prancis (yang terkenal dari Lembah Rhone), USA (California) juga Chili. Di Perancis, Syrah Shiraz disebut dengan nama, jadi Shiraz dan Syrah adalah sama. Memiliki berbagai rasa dan satu adalah karakter cirri kkasnya lada hitam dan lada putih dia. Ada juga karakter coklat (gelap), violet, kopi, tembakau, cerutu, vanili sampai karakter daging binatang liar (game).
Merlot
Adalah jenis anggur yang menghasilkan anggur rasa lembut. Menurut para ahli, anggur, Merlot adalah sepasang anggur diproduksi oleh Carbenet Sauvignon (kuat). Pertumbuhan ini tidak jauh dari memproduksi Carbenet Sauvignon, yaitu di daerah Perancis, Italia, Chile, Argentina, Australia, Afrika Selatan dan Amerika Serikat (California). Ini mengandung tanin yang lembut dan karakter buah seperti kismis hitam, blackberry, stroberi, plum hingga karakter tembakau, kopi dan cokelat lembut.
Sumber: seleramagazine
Simak
Baca secara fonetik
Jumat, 29 Oktober 2010
Shark Steak with Marinara Sauce from Southern Sea
MAY be fish shark is one of the harshest predators in the ocean, but on land this fish turned out to be extra tasty meal for humans.
Well, at the corner of the City Gombong, Kebumen there is a shop that is Viva's Cafe & Restaurant which serves a variety of menus made from shark meat. One is the southern sea shark steak.
Various variants are provided shark steak restaurant, among other shark steak with marinara sauce, black pepper sauce, or with oyster sauce.
Shark steak served in this restaurant It's really tempting with the addition of fresh vegetables and strawberries. In addition to smooth and creamy texture of the meat, it's also remarkable than salmon or tuna steak.
By chef Edi Kurniawan (38) shark meat that has a fishy smell that stung and processed transformed into a delicious steak. Shark steak prepared with a mixture of marinara sauce tastes very evocative. Due to the extreme taste and sensation of sweet, sour and spicy of this type is preferred by consumers.
"It's not easy to make steak shark, because the flesh is very soft. If the plain roasted, the meat will be destroyed and when presented, of course, forms unsightly," said Edi who claimed to learn this recipe from the Russians when they were working on tankers.
The initial process of cooking, selected shark tiger shark species was three to five months with a weight of 4 to 5 kilograms. Shark meat is obtained from the fishermen in a number of Fish Auction Place (TPI) along the south coast in the District's father. For that steak is called the southern sea shark steak.
After the sliced meat is separated from his skin and then washed clean. To remove fishy odor before it burned down, coated in seasoning meat prior mixture of oyster sauce, Worcestershire sauce, onions, ginger, pepper, lemon juice and milk.
As for the sauce simply mix the garlic onions, peppers, and mayonnaise. Add strawberries to further strengthen the sour taste. "After the meat until golden brown baked shark steaks are ready to serve," he added.
Erna Haryanti, shop owners said it deliberately offers a new menu that is usually only found in big cities. By utilizing the catch of the coastal fishermen's father tried to give him a meal which contains protein. Although the price of shark perekor currently quite expensive.But do not worry, with only spend Rp 17 000 you can enjoy the sensation of one portion of shark steak.
Shark steak is also believed to enhance vitality and is able to warm the body temperature. Because shark meat has a high content of folic acid. Folic acid otherwise known as Vitamin B9 is needed by children and adults to produce red blood cells and prevent anemia.
"The extreme weather like today, need a strong immune system to ward off various types of diseases," he said. (Supriyanto / CN13 - suara pembaruan CyberNews)
See also : hanamasa
sour sally
Well, at the corner of the City Gombong, Kebumen there is a shop that is Viva's Cafe & Restaurant which serves a variety of menus made from shark meat. One is the southern sea shark steak.
Various variants are provided shark steak restaurant, among other shark steak with marinara sauce, black pepper sauce, or with oyster sauce.
Shark steak served in this restaurant It's really tempting with the addition of fresh vegetables and strawberries. In addition to smooth and creamy texture of the meat, it's also remarkable than salmon or tuna steak.
By chef Edi Kurniawan (38) shark meat that has a fishy smell that stung and processed transformed into a delicious steak. Shark steak prepared with a mixture of marinara sauce tastes very evocative. Due to the extreme taste and sensation of sweet, sour and spicy of this type is preferred by consumers.
"It's not easy to make steak shark, because the flesh is very soft. If the plain roasted, the meat will be destroyed and when presented, of course, forms unsightly," said Edi who claimed to learn this recipe from the Russians when they were working on tankers.
The initial process of cooking, selected shark tiger shark species was three to five months with a weight of 4 to 5 kilograms. Shark meat is obtained from the fishermen in a number of Fish Auction Place (TPI) along the south coast in the District's father. For that steak is called the southern sea shark steak.
After the sliced meat is separated from his skin and then washed clean. To remove fishy odor before it burned down, coated in seasoning meat prior mixture of oyster sauce, Worcestershire sauce, onions, ginger, pepper, lemon juice and milk.
As for the sauce simply mix the garlic onions, peppers, and mayonnaise. Add strawberries to further strengthen the sour taste. "After the meat until golden brown baked shark steaks are ready to serve," he added.
Erna Haryanti, shop owners said it deliberately offers a new menu that is usually only found in big cities. By utilizing the catch of the coastal fishermen's father tried to give him a meal which contains protein. Although the price of shark perekor currently quite expensive.But do not worry, with only spend Rp 17 000 you can enjoy the sensation of one portion of shark steak.
Shark steak is also believed to enhance vitality and is able to warm the body temperature. Because shark meat has a high content of folic acid. Folic acid otherwise known as Vitamin B9 is needed by children and adults to produce red blood cells and prevent anemia.
"The extreme weather like today, need a strong immune system to ward off various types of diseases," he said. (Supriyanto / CN13 - suara pembaruan CyberNews)
See also : hanamasa
sour sally
Langganan:
Postingan (Atom)
