Sushi pada awalnya merupakan makanan cepat saji, dijual di kedai kereta di pinggir jalan dan dapat makan di mana saja," ujar penggemar sushi Warren Ransom, pendiri www.sushifaq.com. "Makan dengan sumpit dianggap oleh banyak koki sushi Jepang sebagai etiket buruk, dan hanya benar-benar dilakukan di dunia Barat." Aneh, karena kita seringkali melakukan hal ini. Berikut adalah cara yang tepat menurut Ransom:
* Cara Mengambilnya :
Ambil sepotong sushi menggunakan beras kemudian dengan hati-hati balikkan atau dibalikkan ke samping. Mengambil ikan dengan nasi akan menolong agar tangan Anda tidak berbau ikan.
* Celupkan
Celupkan ikan dalam kecap. Jangan ikut mencelupkan nasinya, hal ini akan menghilangkan rasa kedelai dan membuat nasi akan berantakan pada kecap.
Buka Mulut Anda Lebar-lebar
Tempatkan sushi di mulut Anda sehingga topping dari sushi(bagian ikan) mengenai lidah Anda terlebih dahulu. Rasa dari ikan tentu merupakan alasan Anda untuk makan sushi. Selain itu, Anda pasti tidak ingin menurunkan selera makan Anda dengan membuat nasi terlebih dahulu lunak di lidah Anda.
* Makan dalam Dua Gigitan
Makanlah sushi dalam dua gigitan. Tidak sopan untuk meletakkan kembali setengah potongan sushi kembali ke piring Anda.
* Dapatkan acar
Bersihkan lidah Anda dengan sepotong acar sebelum pindah ke menu sushi lainnya. Atau bir, jika Anda berkenan.
Sumber : menshealth.co.uk
Lihat juga:
Sate
Steak
Tampilkan postingan dengan label sate. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sate. Tampilkan semua postingan
Rabu, 01 Desember 2010
Selasa, 30 November 2010
Wine Halal
AMSTERDAM (Berita SuaraMedia) – Taner Tabak (35) telah berusaha memperoleh sertifikat Wine putih halal selama dua tahun, dan kini ia telah berhasil. "Kevserhelalwine" miliknya lolos tes dan mendapat sertifikat halal dari Kontrol Kualitas Halal (Halal Quality Control – HQC).
Pencarian Tabak akan anggur dengan kadar alkohol 0% dilakukan atas permintaan kaum Muslim. Pada pertemuan setiap hari Jumat, mereka tidak dapat minum bersama kolega dan teman-teman dan sebuah "Wine halal" dapat menjadi solusi bagi persoalan itu.
Tabak mempelajari proses pembuatan Wine bebas alkohol. Melalui sebuah proses teknis baru, yang membuatnya mendapatkan hak paten, Tabak, bekerjasama dengan sebuah perusahaan Jerman, berhasil membuat Wine bebas alkohol. Tabak mengatakan memang telah ada minuman Wine yang dikatakan bebas alkohol, namun mereka tidak lolos tes halal HQC karena masih mengandung sedikit alkohol.
HQC memiliki banyak syarat sebelum mereka memberikan sebuah sertifikat pada suatu produk. Sebuah permintaan tambahan untuk memperoleh sertifikat contohnya adalah peraturan higienis. Mereka mengerjakannya di bawah konsultasi dengan HQC. Tabak mengatakan, "Wine halal tidak dibuat begitu saja!"
Kelompok sasaran Tabak bukan hanya kaum Muslim, melainkan lebih luas lagi. "Yang juga menjadi sasaran saya adalah para wanita hamil, mereka yang terkena diabetes, mereka yang harus menyetir setelah menghadiri sebuah pesta dan karena itu tidak bisa minum alkohol dan sebagainya."
Di antara koleksi Tabak adalah Wine merah, putih, dan mawar, juga Wine yang berat. Ia yakin akan kelezatan rasa Wine nya dan baru-baru ini menantang seorang ahli Wine Nicolaas Klei untuk datang dan mencicipi anggurnya.
Nama kevser merujuk pada sebuah surat di Al Quran, jelas Tabak. Surat itu berbicara tentang Wine halal.
Tabak tidak khawatir akan penjualan Wine - nya. Negara-negara seperti Malaysia, Azerbaijan, Dubai, dan bahkan Arab Saudi telah menunjukkan ketertarikannya, ujar Tabak dengan antusias.
Tabak menjual Kevserhelalwine melalui perusahaan miliknya, Talay Wine Company, dengan harga rata-rata 6-7 euro (Rp. 90.000 – 100.000).
"Kami telah mengubah yang haram menjadi halal. Wine yang berasa seperti Wine tapi benar-benar bebas alkohol, dan kami memproduksinya," ujar Tabak.
Wine halal buatan Tabak bukan satu-satunya minuman beralkohol yang tidak mengandung alkohol. Tahun lalu, di Perancis diproduksi Chamalal, sampanye halal. Seperti sampanye pada umumnya, minuman ini juga terbuat dari Wine dan bergelembung, namun bebas alkohol.
Diluncurkan pada bulan September, tepat menjelang bulan suci Ramadhan tahun 2008, Chamala terbukti berhasil diterima di negara asal sampanye itu. Tidak ada satu acara pun yang akan lengkap tanpa kehadirannya.
Versi halal gelembung sampanye ini dijual dengan harga sekitar 60 euro (Rp. 900.000) per botol di beberapa restoran, namun jauh lebih murah jika membelinya di supermarket.
Penemu Chamalal, Rachid Gacem, mengatakan bahwa ia melihat adanya celah dalam pasar minuman beralkohol.
"Ketika saya datang ke pesta dan semua orang meminum alkohol, seperti sampanye, mereka seringkali menanyakan apakah saya mau minum satu gelas. Tapi kami (Muslim) tidak minum alkohol. Karena saya ingin menjadi bagian dari pesta, saya ingin meminum sesuatu yang seperti sampanye, tapi bukan sampanye."
Menanggapi minuman tersebut, tak semua Muslim lantas setuju. Beberapa di antara pemeluk Islam mempertanyakan bahkan meragukan kandungan isi Cham'alal. Seperti komentar-komentar di situs berita online yang menulis tentang peluncuran Cham'alal, yang salah satunya berbunyi, "Apakah itu benar-benar minuman Wine berkarbonasi?". (rin/iie/itn/fw/rpk/at) Dikutip oleh www.suaramedia.com
Sumber : suaramedia.com
Lihat juga:
Sate
Soto
Pencarian Tabak akan anggur dengan kadar alkohol 0% dilakukan atas permintaan kaum Muslim. Pada pertemuan setiap hari Jumat, mereka tidak dapat minum bersama kolega dan teman-teman dan sebuah "Wine halal" dapat menjadi solusi bagi persoalan itu.
Tabak mempelajari proses pembuatan Wine bebas alkohol. Melalui sebuah proses teknis baru, yang membuatnya mendapatkan hak paten, Tabak, bekerjasama dengan sebuah perusahaan Jerman, berhasil membuat Wine bebas alkohol. Tabak mengatakan memang telah ada minuman Wine yang dikatakan bebas alkohol, namun mereka tidak lolos tes halal HQC karena masih mengandung sedikit alkohol.
HQC memiliki banyak syarat sebelum mereka memberikan sebuah sertifikat pada suatu produk. Sebuah permintaan tambahan untuk memperoleh sertifikat contohnya adalah peraturan higienis. Mereka mengerjakannya di bawah konsultasi dengan HQC. Tabak mengatakan, "Wine halal tidak dibuat begitu saja!"
Kelompok sasaran Tabak bukan hanya kaum Muslim, melainkan lebih luas lagi. "Yang juga menjadi sasaran saya adalah para wanita hamil, mereka yang terkena diabetes, mereka yang harus menyetir setelah menghadiri sebuah pesta dan karena itu tidak bisa minum alkohol dan sebagainya."
Di antara koleksi Tabak adalah Wine merah, putih, dan mawar, juga Wine yang berat. Ia yakin akan kelezatan rasa Wine nya dan baru-baru ini menantang seorang ahli Wine Nicolaas Klei untuk datang dan mencicipi anggurnya.
Nama kevser merujuk pada sebuah surat di Al Quran, jelas Tabak. Surat itu berbicara tentang Wine halal.
Tabak tidak khawatir akan penjualan Wine - nya. Negara-negara seperti Malaysia, Azerbaijan, Dubai, dan bahkan Arab Saudi telah menunjukkan ketertarikannya, ujar Tabak dengan antusias.
Tabak menjual Kevserhelalwine melalui perusahaan miliknya, Talay Wine Company, dengan harga rata-rata 6-7 euro (Rp. 90.000 – 100.000).
"Kami telah mengubah yang haram menjadi halal. Wine yang berasa seperti Wine tapi benar-benar bebas alkohol, dan kami memproduksinya," ujar Tabak.
Wine halal buatan Tabak bukan satu-satunya minuman beralkohol yang tidak mengandung alkohol. Tahun lalu, di Perancis diproduksi Chamalal, sampanye halal. Seperti sampanye pada umumnya, minuman ini juga terbuat dari Wine dan bergelembung, namun bebas alkohol.
Diluncurkan pada bulan September, tepat menjelang bulan suci Ramadhan tahun 2008, Chamala terbukti berhasil diterima di negara asal sampanye itu. Tidak ada satu acara pun yang akan lengkap tanpa kehadirannya.
Versi halal gelembung sampanye ini dijual dengan harga sekitar 60 euro (Rp. 900.000) per botol di beberapa restoran, namun jauh lebih murah jika membelinya di supermarket.
Penemu Chamalal, Rachid Gacem, mengatakan bahwa ia melihat adanya celah dalam pasar minuman beralkohol.
"Ketika saya datang ke pesta dan semua orang meminum alkohol, seperti sampanye, mereka seringkali menanyakan apakah saya mau minum satu gelas. Tapi kami (Muslim) tidak minum alkohol. Karena saya ingin menjadi bagian dari pesta, saya ingin meminum sesuatu yang seperti sampanye, tapi bukan sampanye."
Menanggapi minuman tersebut, tak semua Muslim lantas setuju. Beberapa di antara pemeluk Islam mempertanyakan bahkan meragukan kandungan isi Cham'alal. Seperti komentar-komentar di situs berita online yang menulis tentang peluncuran Cham'alal, yang salah satunya berbunyi, "Apakah itu benar-benar minuman Wine berkarbonasi?". (rin/iie/itn/fw/rpk/at) Dikutip oleh www.suaramedia.com
Sumber : suaramedia.com
Lihat juga:
Sate
Soto
Senin, 29 November 2010
Yakitori
Sate termasuk salah satu makanan paling populer di Indonesia. Banyak daerah di Nusantara ini memiliki menu sate. Oleh karena itu Anda mengenal sate padang, sate madura, sate banjar, sate betawi, sate maranggi, sate blora, sate ponorogo, dan lain sebagainya. Jenis dagingnya pun beragam, dari ayam hingga penyu, dari kerang hingga torpedo. Sajian tersebut dapat Anda peroleh dengan mudah, dari warung pinggir jalan hingga restoran mewah.
Namun pernahkah Anda mendengar tentang sate Jepang? Sate Jepang yang juga disebut yakitori, tidak jauh berbeda dengan sate yang ada di Indonesia. Cara memasaknya juga dengan cara dibakar, dengan beraneka macam daging, tak beda dengan sate khas Indonesia.
Meskipun banyak memiliki kesamaan, perbedaan antara sate khas Indonesia dan yakitori juga cukup mencolok. Makanan di Jepang umumnya diolah dengan cara dan bahan yang sehat. Hal ini juga diterapkan dalam pembuatan yakitori. Jika sate yang biasa kita kenal adalah sate yang banyak mengandung kecap dan minyak, yakitori tidak banyak mengandung minyak dan lebih mengutamakan penggunaan garam.
Bahan dasar yakitori sendiri adalah ayam, sesuai makna kata tori yang artinya ayam. Semua bagian dari ayam, seperti paha, kulit, hati, dan lain sebagainya, bisa digunakan untuk yakitori. Di Jepang, sate ayam ini lalu dibakar di atas arang kayu. Kualitas arang kayu ini menentukan cita rasa satenya. Arang kayu yang keras dan aromatik menghasilkan sate yang lebih lezat, daripada arang kayu yang lebih murah, atau yang dipanggang di atas kompor gas dan pemanggang elektrik. Sebagian penjual yakitori menggunakan ayam buras (jidori), yang lebih alot daripada ayam biasa, tetapi lebih punya cita rasa.
Di negara asalnya, yakitori populer di kalangan pekerja kantoran kelas menengah sebagai jajanan sepulang kantor dalam perjalanan ke stasiun kereta. Yakitori banyak dijual di yakitori-ya, (restoran atau stan-stan makanan di pinggir jalan). Kerap kali selain dicelup dengan saus barbeque (sebelum dipanggang), daging ayam tersebut juga disiram dengan bir dingin. Wow... seperti apa, ya rasanya? Mereka mengakhiri hidangan tersebut dengan menenggak sake.
Sumber : Eka.D kompas.com - banjarmasinpost.co.id
Lihat juga:
Burger King
Wine
Namun pernahkah Anda mendengar tentang sate Jepang? Sate Jepang yang juga disebut yakitori, tidak jauh berbeda dengan sate yang ada di Indonesia. Cara memasaknya juga dengan cara dibakar, dengan beraneka macam daging, tak beda dengan sate khas Indonesia.
Meskipun banyak memiliki kesamaan, perbedaan antara sate khas Indonesia dan yakitori juga cukup mencolok. Makanan di Jepang umumnya diolah dengan cara dan bahan yang sehat. Hal ini juga diterapkan dalam pembuatan yakitori. Jika sate yang biasa kita kenal adalah sate yang banyak mengandung kecap dan minyak, yakitori tidak banyak mengandung minyak dan lebih mengutamakan penggunaan garam.
Bahan dasar yakitori sendiri adalah ayam, sesuai makna kata tori yang artinya ayam. Semua bagian dari ayam, seperti paha, kulit, hati, dan lain sebagainya, bisa digunakan untuk yakitori. Di Jepang, sate ayam ini lalu dibakar di atas arang kayu. Kualitas arang kayu ini menentukan cita rasa satenya. Arang kayu yang keras dan aromatik menghasilkan sate yang lebih lezat, daripada arang kayu yang lebih murah, atau yang dipanggang di atas kompor gas dan pemanggang elektrik. Sebagian penjual yakitori menggunakan ayam buras (jidori), yang lebih alot daripada ayam biasa, tetapi lebih punya cita rasa.
Di negara asalnya, yakitori populer di kalangan pekerja kantoran kelas menengah sebagai jajanan sepulang kantor dalam perjalanan ke stasiun kereta. Yakitori banyak dijual di yakitori-ya, (restoran atau stan-stan makanan di pinggir jalan). Kerap kali selain dicelup dengan saus barbeque (sebelum dipanggang), daging ayam tersebut juga disiram dengan bir dingin. Wow... seperti apa, ya rasanya? Mereka mengakhiri hidangan tersebut dengan menenggak sake.
Sumber : Eka.D kompas.com - banjarmasinpost.co.id
Lihat juga:
Burger King
Wine
Minggu, 28 November 2010
Ayo Kita Buat Sate Jamur
Resep dan bahan-bahan untuk membuat Sate Jamur, diantaranya adalah :
Bahan:
500 gr jamur kancing/ jamur merang, potong 2
½ gelas air asam jawa
2 sdm kecap manis
2 lbr daun jeruk
¼ sdt garam
3 sdm minyak goreng
tusuk sate secukupnya
Bumbu halus:
1 ruas jari lengkuas
1 ruas jari jahe
50 gr kemiri
2 siung bawang putih
5 btr bawang merah
2 sdm gula merah
Cara membuat:
1. Panaskan minyak, tumis bumbu halus, air asam, kecap manis, daun jeruk dan garam, aduk rata. Masak sampai harum dan matang.
2. Masukkan jamur, masak sampai jamur layu. Angkat.
3. Tusukkan 4-5 jamur pada tusuk sate, lalu bakar hingga kering. Angkat dan sajikan hangat.
Sumber : Rumah Jamur, Jl. Raya Lembang No. 155 Bandung Barat, (022-70870888) - Dahrani Putri-female.kompas.com
Lihat juga:
Steak
Hanamasa
Bahan:
500 gr jamur kancing/ jamur merang, potong 2
½ gelas air asam jawa
2 sdm kecap manis
2 lbr daun jeruk
¼ sdt garam
3 sdm minyak goreng
tusuk sate secukupnya
Bumbu halus:
1 ruas jari lengkuas
1 ruas jari jahe
50 gr kemiri
2 siung bawang putih
5 btr bawang merah
2 sdm gula merah
Cara membuat:
1. Panaskan minyak, tumis bumbu halus, air asam, kecap manis, daun jeruk dan garam, aduk rata. Masak sampai harum dan matang.
2. Masukkan jamur, masak sampai jamur layu. Angkat.
3. Tusukkan 4-5 jamur pada tusuk sate, lalu bakar hingga kering. Angkat dan sajikan hangat.
Sumber : Rumah Jamur, Jl. Raya Lembang No. 155 Bandung Barat, (022-70870888) - Dahrani Putri-female.kompas.com
Lihat juga:
Steak
Hanamasa
Kamis, 25 November 2010
Sate Kiloan SMS enak
Sate Kiloan SMS mengambil citarasa Sate ala Tegal untuk menu resep Sate Kambing dan untuk menu resep Lainnya seperti resep Tongseng Kambing dan resep Tongseng Ayam menggunakan bumbu rempah ala resep masakan Solo.
“Rumah makan ini perpaduan antara masakan khas Tegal dan Solo”, tandas Lina. Dar¡ desain bangunannya Sate Kiloan SMS juga punya ciri khas. Ornamen gubuk dan pernak-pernik khas pedesaan dipadu-padankan hingga menjadi hiasan yang menarik. Menurut sejarah, warung sate kiloan dirintis oleh Ujang Nasir, warga Babakan, Madang, Bogor, Jawa Barat. Disebut sate kiloan, karena pembeli sate ¡tu tidak membeli berdasarkan jumiah tusukan satenya, melainkan berapa berat kilonya.
Walau namanya Sate Kambing, namun menu resep yang disajikan rumah makan ini terbuat dar¡ daging domba, bukan dar¡ daging kambing. ALasan Lina karena daging domba memiliki serat lebih halus dibandingkan daging kambing. Selain itu aroma daging domba juga lebih bersahabat ketimbang daging kambing yang Lebih prengus.
Jika ingin menikrnati Sate Kambing di sin¡, daging kambing akan ditimbang dulu sesuai pesanan. Untuk seperempat kilogram sate, berisi 12 tusuk, Anda cukup merogoh kocek sebesar Rp 38 ribu rupiah. Sedangkan untuk satu kilogram dipatok seharga Rp 152 ribu rupiah. Anda juga bisa membeli dalam ukuran porsi, ¡si 10 tusuk Rp 32 ribu. Jadi sangat fleksibel.
Dibandingkan olahan daging kambing, warna Sate-nya tidak cokiat kehitaman seperti Sate pada umumnya namun coklat kemerahan. Bumbu resep pelengkapnya ada potongan tomat, cabe rawit hijau, bawang merah, bawang goreng, dan sedikit siraman kecap manis. Bumbu resep pelengkap ¡ni sama dengan bumbu resep pelengkap yang digunakan pada resep Sate Tegal, yaitu Sambal Kecap berupa campuran resep bawang merah, tomat, cabe rawit, serta tak ketinggalan kecap manis.
Warna coklat kemerahan dihasilkan dar¡ olesan sedikit margarin dan kecap manis saat daging dibakar sehingga daging tak mudah hangus. Proses membakarannya menggunakan arang batok kelapa, sehingga nyala bara lebih lama dan debu bakaran tidak banyak. Dagingnya terasa begitu empuk karena domba yang digunakan oieh rumah makan ini adalah domba yang berusia antara 7-10 bulan. Bagian daging domba yang digunakan tidak ditentukan harus dar¡ bagian paha atau dada.
Yang unik adalah tambahan minyak samin yang dioleskan setelah proses pembakaran Sate. Tambahan minyak samin membuat rasa Sate gurih berbaur dengan gurihnya margarin. “Nita memang sengaja menggunakan minyak samin agar Sate lebih gurih,” ujar Lina.
Citarasa resep-nya memang benar-benar klop, ada sensasi manis dar¡ citarasa resep Sate Solo yang dengan sensasi gurih minyak samin. Sebagai penutup setequk Es Jeruk Manis sangat menyegarkan. Selain ¡tu ada pilihan Jus dan Softdrink. Aneka buah yang dijadikan Jus berupa belimbing, jeruk, mangga, alpukat, jambu, tomat, serte jus kombinasi dar¡ campuran beberapa buah. Kisaran harga makanannya mula¡ dar¡ Rp 16 ribu sampai dengan Rp 800 ribu untuk Kambing Guling, dan minuman segar dar¡ Rp 3 ribu sampai dengan Rp 10,5 ribu.
Penasaran bagaimana bedanya Sate Kambing di rumah makan ¡ni dengan tempat lainnya. Catat jam bukanya dar¡ puku1 9 pagi sampai 10 malam.***
Sumber : lintasberita.com
Lihat juga:
Dim Sum
Steak
“Rumah makan ini perpaduan antara masakan khas Tegal dan Solo”, tandas Lina. Dar¡ desain bangunannya Sate Kiloan SMS juga punya ciri khas. Ornamen gubuk dan pernak-pernik khas pedesaan dipadu-padankan hingga menjadi hiasan yang menarik. Menurut sejarah, warung sate kiloan dirintis oleh Ujang Nasir, warga Babakan, Madang, Bogor, Jawa Barat. Disebut sate kiloan, karena pembeli sate ¡tu tidak membeli berdasarkan jumiah tusukan satenya, melainkan berapa berat kilonya.
Walau namanya Sate Kambing, namun menu resep yang disajikan rumah makan ini terbuat dar¡ daging domba, bukan dar¡ daging kambing. ALasan Lina karena daging domba memiliki serat lebih halus dibandingkan daging kambing. Selain itu aroma daging domba juga lebih bersahabat ketimbang daging kambing yang Lebih prengus.
Jika ingin menikrnati Sate Kambing di sin¡, daging kambing akan ditimbang dulu sesuai pesanan. Untuk seperempat kilogram sate, berisi 12 tusuk, Anda cukup merogoh kocek sebesar Rp 38 ribu rupiah. Sedangkan untuk satu kilogram dipatok seharga Rp 152 ribu rupiah. Anda juga bisa membeli dalam ukuran porsi, ¡si 10 tusuk Rp 32 ribu. Jadi sangat fleksibel.
Dibandingkan olahan daging kambing, warna Sate-nya tidak cokiat kehitaman seperti Sate pada umumnya namun coklat kemerahan. Bumbu resep pelengkapnya ada potongan tomat, cabe rawit hijau, bawang merah, bawang goreng, dan sedikit siraman kecap manis. Bumbu resep pelengkap ¡ni sama dengan bumbu resep pelengkap yang digunakan pada resep Sate Tegal, yaitu Sambal Kecap berupa campuran resep bawang merah, tomat, cabe rawit, serta tak ketinggalan kecap manis.
Warna coklat kemerahan dihasilkan dar¡ olesan sedikit margarin dan kecap manis saat daging dibakar sehingga daging tak mudah hangus. Proses membakarannya menggunakan arang batok kelapa, sehingga nyala bara lebih lama dan debu bakaran tidak banyak. Dagingnya terasa begitu empuk karena domba yang digunakan oieh rumah makan ini adalah domba yang berusia antara 7-10 bulan. Bagian daging domba yang digunakan tidak ditentukan harus dar¡ bagian paha atau dada.
Yang unik adalah tambahan minyak samin yang dioleskan setelah proses pembakaran Sate. Tambahan minyak samin membuat rasa Sate gurih berbaur dengan gurihnya margarin. “Nita memang sengaja menggunakan minyak samin agar Sate lebih gurih,” ujar Lina.
Citarasa resep-nya memang benar-benar klop, ada sensasi manis dar¡ citarasa resep Sate Solo yang dengan sensasi gurih minyak samin. Sebagai penutup setequk Es Jeruk Manis sangat menyegarkan. Selain ¡tu ada pilihan Jus dan Softdrink. Aneka buah yang dijadikan Jus berupa belimbing, jeruk, mangga, alpukat, jambu, tomat, serte jus kombinasi dar¡ campuran beberapa buah. Kisaran harga makanannya mula¡ dar¡ Rp 16 ribu sampai dengan Rp 800 ribu untuk Kambing Guling, dan minuman segar dar¡ Rp 3 ribu sampai dengan Rp 10,5 ribu.
Penasaran bagaimana bedanya Sate Kambing di rumah makan ¡ni dengan tempat lainnya. Catat jam bukanya dar¡ puku1 9 pagi sampai 10 malam.***
Sumber : lintasberita.com
Lihat juga:
Dim Sum
Steak
Rabu, 24 November 2010
Sate Torpedo dan Surya Saputra
Sate - Surya Saputra didaulat sebagai pemandu acara 'Berkorban Sepenuh Hati Bersama Bango' di Masjid Raya Pondok Indah, Jakarta Selatan. Ia mendapat pengalaman baru saat mencicip Sate torpedo.
"Rasanya enak tapi kalo disuruh milih, aku lebih suka sate daging daripada torpedo," kata Surya saat ditemui di sela-sela acara, Jumat, 27 November 2009.
Sate torpedo merupakan masakan yang diolah dari organ kelamin sapi atau kambing. Mitosnya, sate torpedo berkhasiat sebagai obat kuat laki-laki atau meningkatkan gairah seksual. "Efeknya berbahaya, tapi itu mitos ajalah," ujarnya.
Meski tak terlalu menyukai rasanya, Surya tak kapok untuk mencobanya lagi. Alasannya, sate torpedo merupakan salah satu menu khas yang disajikan dalam kuliner Indonesia. "Karena termasuk melestarikan," ujarnya.
Sumber : Pipiet Tri Noorastuti, Gestina Rachmawati- showbiz.vivanews.com
Lihat juga:
Sour Sally
Burger King
"Rasanya enak tapi kalo disuruh milih, aku lebih suka sate daging daripada torpedo," kata Surya saat ditemui di sela-sela acara, Jumat, 27 November 2009.
Sate torpedo merupakan masakan yang diolah dari organ kelamin sapi atau kambing. Mitosnya, sate torpedo berkhasiat sebagai obat kuat laki-laki atau meningkatkan gairah seksual. "Efeknya berbahaya, tapi itu mitos ajalah," ujarnya.
Meski tak terlalu menyukai rasanya, Surya tak kapok untuk mencobanya lagi. Alasannya, sate torpedo merupakan salah satu menu khas yang disajikan dalam kuliner Indonesia. "Karena termasuk melestarikan," ujarnya.
Sumber : Pipiet Tri Noorastuti, Gestina Rachmawati- showbiz.vivanews.com
Lihat juga:
Sour Sally
Burger King
Senin, 22 November 2010
Sinar Mas Dissapointed
PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMART) was disappointed with Burger King's decision to no longer buy palm oil production.
"We are disappointed with the decision and will continue to provide a better understanding of the Burger King on our sustainability commitment," said Smart detikFinance quoted in a statement on Friday (03/09/2010).
Smart expects Burger King remains a palm oil consumer. Smart is also confident that Burger King's decision does not represent the views of most consumers.
"We look forward to welcoming them back as a consumer in the near future," said Smart.
Smart states, independent verification report (IVEX) have concluded SMART is a responsible company and operates in rigorous Standard Operating Procedures.
As is known, the U.S. fast food giant, Burger King decided to no longer buy palm oil from the Sinar Mas and son business. The decision was taken after Greenpeace is running a negative campaign against the Sinar Mas.
Burger King said in a statement asserted, the result of verification by independent auditors of the business unit of Sinar Mas, PT Smart Tbk shows activity that is inconsistent with the commitment to corporate responsibility.
Burger King's decision was also taken after the release of the results of the verification team that is prepared by an independent verification agency Control Union Certification (CUC) and the BSI Group of PT Sinar Mas Agro Research and Technology Tbk (Smart) and the parent company of Golden Agri Resources Smart.
Source: Qom / dnl - Nurul Qomariyah - detikFinance
See also:
Sate
Soto
"We are disappointed with the decision and will continue to provide a better understanding of the Burger King on our sustainability commitment," said Smart detikFinance quoted in a statement on Friday (03/09/2010).
Smart expects Burger King remains a palm oil consumer. Smart is also confident that Burger King's decision does not represent the views of most consumers.
"We look forward to welcoming them back as a consumer in the near future," said Smart.
Smart states, independent verification report (IVEX) have concluded SMART is a responsible company and operates in rigorous Standard Operating Procedures.
As is known, the U.S. fast food giant, Burger King decided to no longer buy palm oil from the Sinar Mas and son business. The decision was taken after Greenpeace is running a negative campaign against the Sinar Mas.
Burger King said in a statement asserted, the result of verification by independent auditors of the business unit of Sinar Mas, PT Smart Tbk shows activity that is inconsistent with the commitment to corporate responsibility.
Burger King's decision was also taken after the release of the results of the verification team that is prepared by an independent verification agency Control Union Certification (CUC) and the BSI Group of PT Sinar Mas Agro Research and Technology Tbk (Smart) and the parent company of Golden Agri Resources Smart.
Source: Qom / dnl - Nurul Qomariyah - detikFinance
See also:
Sate
Soto
Minggu, 21 November 2010
Soto Bakso Pak Saeton
Berbagai jenis Soto mungkin sudah biasa dijumpai di pelosok Nusantara, sebagai salah satu hidangan berkuah dengan berbagai variasi menu pilihan seperti soto ayam, daging, dan babat.
Berbeda halnya dengan penyajian jenis soto yang disajikan di warung Pak Saeton yang terletak di Jalan Barong 156, Kelurahan Bakungan, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi.
Soto ini disajikan dengan campuran bakso, orang Banyuwangi biasa menyebutnya soto bakso. Bentuk penyajiannya pun sama dengan soto dan bakso pada umumnya, dengan pelengkap mi dan bihun, sedikit bawang goreng dan seledri yang kemudian dicampur kuah soto bakso.
Gambaran yang terlihat menonjol dalam penyajian makanan ini memang warna kuning soto, sehingga kalau dilihat seperti jenis soto pada umumnya.
Orang baru bisa bilang beda, jika sudah merasakan hidangan tersebut. Rasanya, tidak kalah nikmat dengan soto ayam, daging, ataupun babat.
Pertama saat menikmati soto bakso yang terasa menonjol kuahnya, rasanya begitu luar biasa seperti makan bakso yang dicampur soto. Penggabungan kuah soto dan bakso itu begitu melekat dilidah, sehingga menciptakan kelezatan bagi penikmatnya.
Kenikmatan itu ditambah dengan sajian pentol daging, ceker ayam, kepala ayam, dan balungan sapi yang dicampur jeroan.
Bagi penikmat tidak harus memilih semua menu pelengkap soto bakso karena makanan ini bakal membuat perut ekstra kenyang, tetapi pembeli biasa mencampur menu sesuai selera.
Biasanya mereka mencampur soto bakso antara pentol daging ditambah ceker dan kepala ayam, ada juga pembeli yang hanya ingin menikmati balungan bercampur jeroan sapi.
Soto bakso ini bisa disantap dengan nasi ataupun lontong.
Rahasia kenikmatan soto bakso ini berasal dari kuahnya, perpaduan bumbu soto yang di antaranya terdiri dari sere, kunir, laos, jahe, bawang putih, bawang merah, merica, dicampur dengan kuah kaldu bakso yang berasal dari rendaman balungan dan daging sapi.
Setiap hari pemilik warung selalu menyiapkan kepala ayam 10 kilogram, dan ceker ayam 10 kg, daging untuk membuat pentol 14 kg, dan balungan sapi hingga 20 kg.
Hasilnya, hampir setiap hari warung Pak Saeton yang buka mulai pukul 11.00 - 17.00 WIB selalu penuh dengan pengunjung, bahkan setiap hari biasanya bisa menghabiskan hingga 700 mangkok.
Untuk harga soto bakso per porsi sesuai dengan banyaknya menu yang dipilih. Untuk menu biasa, pentol dicampur ceker dan kepala ayam, pembeli cukup membayar Rp5 ribu.
Bentuk keberhasilan Pak Saeton memadukan dua rasa bakso dan soto menjadi soto bakso semula sempat diragukan, apa nanti produk olahannya bisa diterima di masyarakat. Apalagi umumnya lidah masyarakat Banyuwangi begitu peka dengan setiap masakan.
"Orang Banyuwangi itu selalu memilih dan cerewet dengan masakan, apabaila masakan tidak enak, ya daganganya tidak laku dijual," kata pria kelahiran 68 tahun silam ini.
Menurut Pak Saeton ketika itu ide tersebut muncul karena ingin membuat menu yang berbeda, baik bagi hobi penikmat kuliner bakso maupun soto. Jadi orang bisa merasakan kedua makanan tersebut, soto sekaligus bakso.
Semula memang begitu aneh didengar bakso dicampur soto, karena selama ini di Banyuwangi hanya dikenal rujak soto, namun karena ingin beda, Pak Saeton mencoba nekad melakukan terobosan mencapur keduanya.
Pertama buka usaha pada tahun 1971 warung soto bakso belum banyak dikenal dan diketahui masyarakat "Bumi Blambangan". Namun, lambat laun warung tersebut mulai banyak dikunjungi pembeli.
"Pertama buka warung sepi, warung mulai ramai pembeli itu karena disebarkan dari mulut ke mulut dari orang orang yang sudah mencobanya," paparnya.
Kini perjuangan menciptakan menu berbeda memadukan soto dan bakso yang dimulai sejak 39 tahun silam yang dilakukan Pak Saeton tidak sia-sia, bahkan tidak hanya dikenal oleh warga Banyuwangi, namun warga luar, seperti dari Jakarta, Malang, Surabaya juga seringkali mampir untuk menikmati soto bakso Pak Saeton.
Ramainya pembeli yang mampir ke warungnya menjadikan hasil omset penjualannya per hari bisa memperoleh keuntungan mencapai Rp3,5 juta.
Sumber : Fachrur Rozi - antarajatim.com
Lihat juga :
Hanamasa
Sate
Berbeda halnya dengan penyajian jenis soto yang disajikan di warung Pak Saeton yang terletak di Jalan Barong 156, Kelurahan Bakungan, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi.
Soto ini disajikan dengan campuran bakso, orang Banyuwangi biasa menyebutnya soto bakso. Bentuk penyajiannya pun sama dengan soto dan bakso pada umumnya, dengan pelengkap mi dan bihun, sedikit bawang goreng dan seledri yang kemudian dicampur kuah soto bakso.
Gambaran yang terlihat menonjol dalam penyajian makanan ini memang warna kuning soto, sehingga kalau dilihat seperti jenis soto pada umumnya.
Orang baru bisa bilang beda, jika sudah merasakan hidangan tersebut. Rasanya, tidak kalah nikmat dengan soto ayam, daging, ataupun babat.
Pertama saat menikmati soto bakso yang terasa menonjol kuahnya, rasanya begitu luar biasa seperti makan bakso yang dicampur soto. Penggabungan kuah soto dan bakso itu begitu melekat dilidah, sehingga menciptakan kelezatan bagi penikmatnya.
Kenikmatan itu ditambah dengan sajian pentol daging, ceker ayam, kepala ayam, dan balungan sapi yang dicampur jeroan.
Bagi penikmat tidak harus memilih semua menu pelengkap soto bakso karena makanan ini bakal membuat perut ekstra kenyang, tetapi pembeli biasa mencampur menu sesuai selera.
Biasanya mereka mencampur soto bakso antara pentol daging ditambah ceker dan kepala ayam, ada juga pembeli yang hanya ingin menikmati balungan bercampur jeroan sapi.
Soto bakso ini bisa disantap dengan nasi ataupun lontong.
Rahasia kenikmatan soto bakso ini berasal dari kuahnya, perpaduan bumbu soto yang di antaranya terdiri dari sere, kunir, laos, jahe, bawang putih, bawang merah, merica, dicampur dengan kuah kaldu bakso yang berasal dari rendaman balungan dan daging sapi.
Setiap hari pemilik warung selalu menyiapkan kepala ayam 10 kilogram, dan ceker ayam 10 kg, daging untuk membuat pentol 14 kg, dan balungan sapi hingga 20 kg.
Hasilnya, hampir setiap hari warung Pak Saeton yang buka mulai pukul 11.00 - 17.00 WIB selalu penuh dengan pengunjung, bahkan setiap hari biasanya bisa menghabiskan hingga 700 mangkok.
Untuk harga soto bakso per porsi sesuai dengan banyaknya menu yang dipilih. Untuk menu biasa, pentol dicampur ceker dan kepala ayam, pembeli cukup membayar Rp5 ribu.
Bentuk keberhasilan Pak Saeton memadukan dua rasa bakso dan soto menjadi soto bakso semula sempat diragukan, apa nanti produk olahannya bisa diterima di masyarakat. Apalagi umumnya lidah masyarakat Banyuwangi begitu peka dengan setiap masakan.
"Orang Banyuwangi itu selalu memilih dan cerewet dengan masakan, apabaila masakan tidak enak, ya daganganya tidak laku dijual," kata pria kelahiran 68 tahun silam ini.
Menurut Pak Saeton ketika itu ide tersebut muncul karena ingin membuat menu yang berbeda, baik bagi hobi penikmat kuliner bakso maupun soto. Jadi orang bisa merasakan kedua makanan tersebut, soto sekaligus bakso.
Semula memang begitu aneh didengar bakso dicampur soto, karena selama ini di Banyuwangi hanya dikenal rujak soto, namun karena ingin beda, Pak Saeton mencoba nekad melakukan terobosan mencapur keduanya.
Pertama buka usaha pada tahun 1971 warung soto bakso belum banyak dikenal dan diketahui masyarakat "Bumi Blambangan". Namun, lambat laun warung tersebut mulai banyak dikunjungi pembeli.
"Pertama buka warung sepi, warung mulai ramai pembeli itu karena disebarkan dari mulut ke mulut dari orang orang yang sudah mencobanya," paparnya.
Kini perjuangan menciptakan menu berbeda memadukan soto dan bakso yang dimulai sejak 39 tahun silam yang dilakukan Pak Saeton tidak sia-sia, bahkan tidak hanya dikenal oleh warga Banyuwangi, namun warga luar, seperti dari Jakarta, Malang, Surabaya juga seringkali mampir untuk menikmati soto bakso Pak Saeton.
Ramainya pembeli yang mampir ke warungnya menjadikan hasil omset penjualannya per hari bisa memperoleh keuntungan mencapai Rp3,5 juta.
Sumber : Fachrur Rozi - antarajatim.com
Lihat juga :
Hanamasa
Sate
Senin, 15 November 2010
Ice cream dan susu memperngaruhi kesuburan?
Di balik kelezatan Ice cream ada sebuah dampak buruk yang mungkin belum banyak orang tahu, yakni mengurangi kesuburan. Ah, masa sih? Meski agak sulit dipercaya, namun sebuah penelitian yang dibuat oleh peneliti dari Nurses Health Study Harvard School of Public Health, AS, ini menyebutkan bahwa terlalu banyak Ice cream dan produk makanan lain yang mengandung susu bisa meningkatkan risiko infertil.
Menurut para peneliti tersebut, perempuan yang mengonsumsi dua atau lebih makanan yang mengandung susu setiap hari, cenderung sulit hamil karena tidak adanya proses ovulasi. Sementara itu, mereka yang mengonsumsi makanan berlemak dan mengandung susu sekali tiap hari, hanya 27 persen yang mengalami masalah ini. Hasil penelitian ini dilaporkan dalam jurnal European Human Reproduction minggu ini.
Namun para peneliti juga mengingatkan agar hasil riset ini jangan dipercaya seratus persen karena riset ini hanya didasarkan pada wawancara dengan responden perempuan, bukan riset ilmiah yang secara khusus meneliti Ice cream. “Inti dari publikasi hasil riset ini adalah agar perempuan tidak berlebihan mengkonsumsi Ice cream setiap harinya,” kata ketua peneliti, Dr Jorge Chavarro dari Harvard.
Hasil penelitian ini juga dipertanyakan oleh kalangan para peneliti sendiri. Menurut mereka, para periset itu tidak berhasil menemukan kaitan antara infertiliti dan produk olahan susu secara umum. “Berat badan yang terlalu ekstrem, baik itu terlalu kurus atau terlalu gemuk, yang akan meningkatkan risiko sulit hamil,” kata Dr.William Gibbons, presiden Society for Assisted Reproductive Technology. Menurutnya, makan berlebihan memang tak baik, tapi diet terlalu ketat juga sama buruknya untuk proses reproduksi. (indonesiaindonesia - doktersehat.com)
Lihat juga :
Sate
Sushi
Menurut para peneliti tersebut, perempuan yang mengonsumsi dua atau lebih makanan yang mengandung susu setiap hari, cenderung sulit hamil karena tidak adanya proses ovulasi. Sementara itu, mereka yang mengonsumsi makanan berlemak dan mengandung susu sekali tiap hari, hanya 27 persen yang mengalami masalah ini. Hasil penelitian ini dilaporkan dalam jurnal European Human Reproduction minggu ini.
Namun para peneliti juga mengingatkan agar hasil riset ini jangan dipercaya seratus persen karena riset ini hanya didasarkan pada wawancara dengan responden perempuan, bukan riset ilmiah yang secara khusus meneliti Ice cream. “Inti dari publikasi hasil riset ini adalah agar perempuan tidak berlebihan mengkonsumsi Ice cream setiap harinya,” kata ketua peneliti, Dr Jorge Chavarro dari Harvard.
Hasil penelitian ini juga dipertanyakan oleh kalangan para peneliti sendiri. Menurut mereka, para periset itu tidak berhasil menemukan kaitan antara infertiliti dan produk olahan susu secara umum. “Berat badan yang terlalu ekstrem, baik itu terlalu kurus atau terlalu gemuk, yang akan meningkatkan risiko sulit hamil,” kata Dr.William Gibbons, presiden Society for Assisted Reproductive Technology. Menurutnya, makan berlebihan memang tak baik, tapi diet terlalu ketat juga sama buruknya untuk proses reproduksi. (indonesiaindonesia - doktersehat.com)
Lihat juga :
Sate
Sushi
Madura Chicken Sate Yummy
Sate Madura Chicken Sate which generally is given a sauce of peanut sauce. But in Madura itself is sometimes used but is not a peanut sauce or chili sauce pecan. In addition, burning charcoal often Sate is often sprinkled with lime.
To reap more profit, dealers often mix the peanut sauce Sate with dry rice that has been refined. This dry rice, in Balinese called senggauk, a remnant of dried rice in the hot sun. In some areas of Java, such as the north coast, along the coast (north coast) covering the area Indramayu, Bradford, such rice called nasi aking. Commonly eaten by poor people who could not afford even the cheapest rice.
Sate Madura usually made of chicken. Known as the island of Madura in addition to salt, also known by his Sate. Sate madura already famous throughout the archipelago, Sate Madura can be found in almost all regions, especially in large cities such as Medan, Jakarta, Bandung, and Surabaya. It is said that in itself Sate Madura hard to find. But in addition to chicken as a main ingredient Sate also exist that use goat marked with the legs hanging behind the goat in rombong the seller Sate. Marinade is a mixture of finely ground bean paste and a little red onion. Roast it with fire of coconut shells that are burned first so-called coconut shell charcoal. It was tasty but dipantangkan to those that people with high cholesterol and acute gout.
Sate Madura Chicken Sate which generally is given a sauce of peanut sauce. But in Madura itself is sometimes used but is not a peanut sauce or chili sauce pecan. In addition, burning charcoal often Sate is often sprinkled with lime.
To reap more profit, dealers often mix the peanut sauce Sate with dry rice that has been refined. This dry rice, in Balinese called senggauk, a remnant of dried rice in the hot sun. In some areas of Java, such as the north coast, along the coast (north coast) covering the area Indramayu, Bradford, such rice called nasi aking. Commonly eaten by poor people who could not afford even the cheapest rice. (Wapedia.mobi)
See also:
Dim Sum
Hanamasa
To reap more profit, dealers often mix the peanut sauce Sate with dry rice that has been refined. This dry rice, in Balinese called senggauk, a remnant of dried rice in the hot sun. In some areas of Java, such as the north coast, along the coast (north coast) covering the area Indramayu, Bradford, such rice called nasi aking. Commonly eaten by poor people who could not afford even the cheapest rice.
Sate Madura usually made of chicken. Known as the island of Madura in addition to salt, also known by his Sate. Sate madura already famous throughout the archipelago, Sate Madura can be found in almost all regions, especially in large cities such as Medan, Jakarta, Bandung, and Surabaya. It is said that in itself Sate Madura hard to find. But in addition to chicken as a main ingredient Sate also exist that use goat marked with the legs hanging behind the goat in rombong the seller Sate. Marinade is a mixture of finely ground bean paste and a little red onion. Roast it with fire of coconut shells that are burned first so-called coconut shell charcoal. It was tasty but dipantangkan to those that people with high cholesterol and acute gout.
Sate Madura Chicken Sate which generally is given a sauce of peanut sauce. But in Madura itself is sometimes used but is not a peanut sauce or chili sauce pecan. In addition, burning charcoal often Sate is often sprinkled with lime.
To reap more profit, dealers often mix the peanut sauce Sate with dry rice that has been refined. This dry rice, in Balinese called senggauk, a remnant of dried rice in the hot sun. In some areas of Java, such as the north coast, along the coast (north coast) covering the area Indramayu, Bradford, such rice called nasi aking. Commonly eaten by poor people who could not afford even the cheapest rice. (Wapedia.mobi)
See also:
Dim Sum
Hanamasa
Rabu, 10 November 2010
Ice cream Kue lezat
Ice cream adalah sebuah makanan beku biasanya terbuat dari produk susu, seperti susu dan cream, dan sering dikombinasikan dengan buah-buahan atau bahan lain dan rasa. Kebanyakan varietas mengandung gula, meskipun beberapa yang dibuat dengan pemanis lainnya. Dalam beberapa kasus, perasa buatan dan pewarna digunakan selain (atau penggantian) bahan-bahan alami. Campuran ini diaduk perlahan-lahan sambil pendinginan untuk mencegah kristal Ice besar dari pembentukan, hasilnya adalah Ice cream bertekstur mulus.
Arti dari istilah Ice cream bervariasi dari satu negara ke negara lain. Istilah seperti custard beku, yogurt beku, sorbet, gelato dan lain-lain digunakan untuk membedakan varietas yang berbeda dan gaya. Di beberapa negara, seperti Amerika Serikat, istilah Ice cream hanya berlaku untuk varietas tertentu, dan pemerintah mereka mengatur penggunaan komersial semua istilah ini berdasarkan jumlah bahan. Di lain, seperti Italia dan Argentina, satu kata yang digunakan untuk semua varian. Alternatif yang terbuat dari susu kedelai, susu beras, dan susu kambing yang tersedia bagi mereka yang tidak toleran laktosa atau alergi terhadap protein susu, atau dalam kasus kedelai dan susu beras, bagi mereka yang ingin menghindari produk hewani.
Ice cream kue Ice cream baik dalam bentuk kue atau Ice cream dan kue berlapis bersama-sama untuk membuat bentuk tunggal. Ide kue Ice cream berasal dari makanan penutup yang terdiri dari krim dan kue kue atau hal-hal sepele yang disebut, yang pertama kali muncul di Renaissance. Ice cream kue dapat digunakan untuk kue ulang tahun atau, seperti yang baru-baru ini menjadi en populer di kalangan selebriti seperti Victoria Beckham dan Britney Spears, di pesta pernikahan.
Victoria membuat makanan penutup yang disebut bombes, yang terdiri dari Ice cream dan buah dalam cetakan mewah. Kadang-kadang makanan penutup berjajar dengan kue atau biskuit. resep Ice cream kue dating ke 1870 juga telah ditemukan.
Hari ini, kue Ice cream dibuat di toko-toko Ice cream banyak dan dalam varietas yang berbeda, termasuk pie atap seng. Mereka datang dalam berbagai rasa dan gaya. Ice cream kue terutama dibuat oleh layering dua jenis Ice cream keras, dengan lembut melayani bertindak sebagai "icing". (En.wikipedia)
Lihat juga:
Wine
Sate
Arti dari istilah Ice cream bervariasi dari satu negara ke negara lain. Istilah seperti custard beku, yogurt beku, sorbet, gelato dan lain-lain digunakan untuk membedakan varietas yang berbeda dan gaya. Di beberapa negara, seperti Amerika Serikat, istilah Ice cream hanya berlaku untuk varietas tertentu, dan pemerintah mereka mengatur penggunaan komersial semua istilah ini berdasarkan jumlah bahan. Di lain, seperti Italia dan Argentina, satu kata yang digunakan untuk semua varian. Alternatif yang terbuat dari susu kedelai, susu beras, dan susu kambing yang tersedia bagi mereka yang tidak toleran laktosa atau alergi terhadap protein susu, atau dalam kasus kedelai dan susu beras, bagi mereka yang ingin menghindari produk hewani.
Ice cream kue Ice cream baik dalam bentuk kue atau Ice cream dan kue berlapis bersama-sama untuk membuat bentuk tunggal. Ide kue Ice cream berasal dari makanan penutup yang terdiri dari krim dan kue kue atau hal-hal sepele yang disebut, yang pertama kali muncul di Renaissance. Ice cream kue dapat digunakan untuk kue ulang tahun atau, seperti yang baru-baru ini menjadi en populer di kalangan selebriti seperti Victoria Beckham dan Britney Spears, di pesta pernikahan.
Victoria membuat makanan penutup yang disebut bombes, yang terdiri dari Ice cream dan buah dalam cetakan mewah. Kadang-kadang makanan penutup berjajar dengan kue atau biskuit. resep Ice cream kue dating ke 1870 juga telah ditemukan.
Hari ini, kue Ice cream dibuat di toko-toko Ice cream banyak dan dalam varietas yang berbeda, termasuk pie atap seng. Mereka datang dalam berbagai rasa dan gaya. Ice cream kue terutama dibuat oleh layering dua jenis Ice cream keras, dengan lembut melayani bertindak sebagai "icing". (En.wikipedia)
Lihat juga:
Wine
Sate
Selasa, 09 November 2010
Makan dan Kudapan Dim Sum
Dim Sum - Bagi bangsa tua seperti China, aktivitas makan dan mengudap tak melulu hanya soal mengisi perut. Ada sentuhan seni yang mengiringi proses itu. Alhasil, kepuasannya tak hanya bisa diukur dari seberapa banyak yang dimakan, tapi juga sampai pada bagaimana metode penyajian, waktu penyajian hingga teman makan.
Nah, seperti layaknya tradisi mengudap di berbagai negara di seluruh dunia. Kudapan alias makanan kecil biasanya hanya disantap di sela-sela waktu makan utama, dengan porsi kecil dan dinikmati sembari bersantai. “Sebagai kudapan, awalnya Dim Sum hanya disantap saat pagi dan sore hari untuk teman minum teh. Pada perkembangannya, Dim Sum juga jadi menu sarapan,” ungkap Christoper, manajer Diamond Restaurant.
Maka, jangan heran bila kebanyakan restoran penyedia Dim Sum —termasuk di Solo— hanya menyediakan menu kudapan ini pada waktu pagi hingga sore hari. “Menu Dim Sum hanya tersedia hingga pukul 15.30 WIB. Setelah itu, menu diganti dengan menu makanan besar,” tutur Deasy Christina dari Orient International Restaurant.
Tak semua restoran penyedia Dim Sum mengadopsi kebiasaan ini. Di Diamond Restaurant, Wisma Boga dan Mr Dim Sum di Solo Grand Mall, Dim Sum juga bisa dinikmati hingga malam hari.
Berdasarkan kebiasaan, restoran penyedia Dim Sum sudah mulai beroperasi di pagi hari. Saat pagi, beraneka menu Dim Sum diatur rapi dalam wadah tenong bambu dan disusun vertikal pada sebuah meja steam. Pelanggan bisa langsung memilih, atau mengambil sendiri menu Dim Sum yang tersaji. Tapi, adapula restoran yang tak men-display Dim Sum-nya.
Dim Sum paling pas bila disantap ditemani bubur atau nasi tim. Ada banyak pilihan bubur pendamping, yang paling populer adalah bubur ayam. Ada pula bubur bebek, bubur sapi, bubur seafood dan bubur bitan (telur hitam-red), seperti yang tersedia di Sun City Restaurant. “Ragam bubur sengaja dibuat banyak, agar pelanggan punya pilihan santapan sesuai selera,” kata Didik Sarono, kapten restoran.
Coba juga nasi tim ala Orient. Nasi setengah matang ditim bersama dengan potongan jamur dan ayam yang telah dibumbui. Proses pengetiman, membuat nasi lebih lunak dan bumbu ayam meresap ke setiap butiran nasi. (Esmasari Widyaningtyas, Fetty Permatasari - Solopos)
Lihat juga :
Burger King
Sate
Nah, seperti layaknya tradisi mengudap di berbagai negara di seluruh dunia. Kudapan alias makanan kecil biasanya hanya disantap di sela-sela waktu makan utama, dengan porsi kecil dan dinikmati sembari bersantai. “Sebagai kudapan, awalnya Dim Sum hanya disantap saat pagi dan sore hari untuk teman minum teh. Pada perkembangannya, Dim Sum juga jadi menu sarapan,” ungkap Christoper, manajer Diamond Restaurant.
Maka, jangan heran bila kebanyakan restoran penyedia Dim Sum —termasuk di Solo— hanya menyediakan menu kudapan ini pada waktu pagi hingga sore hari. “Menu Dim Sum hanya tersedia hingga pukul 15.30 WIB. Setelah itu, menu diganti dengan menu makanan besar,” tutur Deasy Christina dari Orient International Restaurant.
Tak semua restoran penyedia Dim Sum mengadopsi kebiasaan ini. Di Diamond Restaurant, Wisma Boga dan Mr Dim Sum di Solo Grand Mall, Dim Sum juga bisa dinikmati hingga malam hari.
Berdasarkan kebiasaan, restoran penyedia Dim Sum sudah mulai beroperasi di pagi hari. Saat pagi, beraneka menu Dim Sum diatur rapi dalam wadah tenong bambu dan disusun vertikal pada sebuah meja steam. Pelanggan bisa langsung memilih, atau mengambil sendiri menu Dim Sum yang tersaji. Tapi, adapula restoran yang tak men-display Dim Sum-nya.
Dim Sum paling pas bila disantap ditemani bubur atau nasi tim. Ada banyak pilihan bubur pendamping, yang paling populer adalah bubur ayam. Ada pula bubur bebek, bubur sapi, bubur seafood dan bubur bitan (telur hitam-red), seperti yang tersedia di Sun City Restaurant. “Ragam bubur sengaja dibuat banyak, agar pelanggan punya pilihan santapan sesuai selera,” kata Didik Sarono, kapten restoran.
Coba juga nasi tim ala Orient. Nasi setengah matang ditim bersama dengan potongan jamur dan ayam yang telah dibumbui. Proses pengetiman, membuat nasi lebih lunak dan bumbu ayam meresap ke setiap butiran nasi. (Esmasari Widyaningtyas, Fetty Permatasari - Solopos)
Lihat juga :
Burger King
Sate
Senin, 08 November 2010
Sate Bandeng, Kuliner dari Banten
Yang paling unik dari kuliner khas Banten adalah bentuk penyajiannya dalam bentuk Sate, selain Sate bebek yang menjadi andalan kuliner Banten yaitu Sate bandeng. Kuliner ini sudah terkenal di berbagai penjuru di Indonesia, dengan dipublikasikannya kuliner ini melalui beberapa media, baik itu cetak dan elektronik.
Sate Bandeng yang terkenal di Banten yaitu Sate Bandeng Ibu Aliyah. Usaha ini didirikan sejak tahun 1989, merupakan usaha turun-temurun dari sejak dahulu. Harga yang ditawarkan oleh Sate Bandeng Ibu Aliyah termasuk tinggi yaitu sebesar Rp. 25 ribu per ekor.
“Harga boleh lebih mahal tetapi kita mengimbanginya dengan kualitas rasa yang lebih dan beda,” ujarnya.
Aliyah menambahkan percuma dijual harga murah tetapi kualitas rasa tidak diperhatikan.
Aliyah dalam satu hari dapat memproduksi Sate Bandeng sebanyak 60 tusuk dengan ikan sebanyak 20 Kg. Sate Bandeng Ibu Aliyah melakukan inovasi baru dengan menyediakan dua macam pilihan rasa, rasa biasa, manis gurih, dan rasa pedas. Tergantung keinginan pembeli yang mana yang paling disukai. Ikan yang dipilih untuk dibuat Sate bandeng tentunya adalah ikan yang terbaik dan masih segar dengan produksi sebanyak dua hari satu kali.
Persaingan usaha pembuatan Sate bandeng menurut Aliyah, mengalami persaingan yang tidak sehat. “Dulu saya pertama kali yang mempelopori berjualan Sate bandeng di sepanjang jalan tol menuju Serang Timur, tetapi sekarang sudah banyak yang berjualan dengan harga murah dan rasa yang tidak menjamin, maka dari itu saya pindah dan membuka usaha ini di rumah saja,” terangnya.
Aliyah menambahkan dalam menghadapi persaingan merupakan sebuah tantangan baginya dan semakin menambah keyakinannya untuk bisa bertahan di antara persaingan yang ada. (ari/nia - koran banten)
Lihat juga :
Dim Sum
Soto
Sate Bandeng yang terkenal di Banten yaitu Sate Bandeng Ibu Aliyah. Usaha ini didirikan sejak tahun 1989, merupakan usaha turun-temurun dari sejak dahulu. Harga yang ditawarkan oleh Sate Bandeng Ibu Aliyah termasuk tinggi yaitu sebesar Rp. 25 ribu per ekor.
“Harga boleh lebih mahal tetapi kita mengimbanginya dengan kualitas rasa yang lebih dan beda,” ujarnya.
Aliyah menambahkan percuma dijual harga murah tetapi kualitas rasa tidak diperhatikan.
Aliyah dalam satu hari dapat memproduksi Sate Bandeng sebanyak 60 tusuk dengan ikan sebanyak 20 Kg. Sate Bandeng Ibu Aliyah melakukan inovasi baru dengan menyediakan dua macam pilihan rasa, rasa biasa, manis gurih, dan rasa pedas. Tergantung keinginan pembeli yang mana yang paling disukai. Ikan yang dipilih untuk dibuat Sate bandeng tentunya adalah ikan yang terbaik dan masih segar dengan produksi sebanyak dua hari satu kali.
Persaingan usaha pembuatan Sate bandeng menurut Aliyah, mengalami persaingan yang tidak sehat. “Dulu saya pertama kali yang mempelopori berjualan Sate bandeng di sepanjang jalan tol menuju Serang Timur, tetapi sekarang sudah banyak yang berjualan dengan harga murah dan rasa yang tidak menjamin, maka dari itu saya pindah dan membuka usaha ini di rumah saja,” terangnya.
Aliyah menambahkan dalam menghadapi persaingan merupakan sebuah tantangan baginya dan semakin menambah keyakinannya untuk bisa bertahan di antara persaingan yang ada. (ari/nia - koran banten)
Lihat juga :
Dim Sum
Soto
Minggu, 07 November 2010
Sate Puting Sapi
Di Kampung Jawa, Denpasar Bali, ada menu yang biasa disajikan untuk menemani berbuka puasa. Namanya Sate puting susu sapi, yang merupakan salah satu makanan khas di Kampung Jawa pada bulan Ramadan.
Rusna, salah satu pedagang Sate puting susu, menjelaskan bahwa satenya kerap ludes diserbu warga luar kampung yang ingin berbuka dengan hidangan Sate-nya.
"Belum waktunya buka puasa, sudah langsung habis. Kadang kami kewalahan meladeni pembeli yang suka memborong Sate-nya. Satu pembeli bisa minta 25 tusuk," kata Rusna, Jumat 13 Agustus 2010.
Disamping Sate puting susu, Rusna juga menjual Sate lainnya seperti Sate usus, dan Sate sum-sum. Sate puting susu ini terbuat dari daging puting susu sapi yang direbus selama tiga jam, agar Sate terasa empuk dan berlemak.
"Awalnya hanya coba-coba membuat Sate susu, karena waktu bulan puasa banyak permintaan, akhirnya jualan terus, dan sudah sekitar 5 tahun terakhir ini," ujarnya.
Untuk membuat Sate ini tidaklah sulit. Sembari menunggu daging puting susu direbus, siapkan bumbu-bumbunya. "Bawang merah, bawang putih, cabai, kunyit, jahe, garam dan gula sedikit, ketumbar, santan, dan daun jeruk," kata Rusna.
Bahan-bahan tersebut dihaluskan, kemudian tumis bersama dengan daun jeruk dan santan. Setelah bumbu harum, disisihkan. Setelah itu, potong daging puting susu sapi yang sudah direbus, dan rendam dalam bumbu tersebut selama kurang lebih 15 menit.
Jika bumbu sudah meresap kedalam daging, tusuk satu persatu daging, dan Sate siap untuk dibakar diatas arang menyala. Agar lebih nikmat, Sate puting susu bisa dapat disajikan dengan sambal tomat, disantap dalam keadaan hangat.
Bagi pelanggannya, Sate daging susu sapi dipercaya dapat meningkatkan vitalitas kaum pria. Setelah makan Sate ini tubuh menjadi lebih hangat. (Peni Widarti - VIVAnews)
Lihat juga :
Hanamasa
Burger King
Rusna, salah satu pedagang Sate puting susu, menjelaskan bahwa satenya kerap ludes diserbu warga luar kampung yang ingin berbuka dengan hidangan Sate-nya.
"Belum waktunya buka puasa, sudah langsung habis. Kadang kami kewalahan meladeni pembeli yang suka memborong Sate-nya. Satu pembeli bisa minta 25 tusuk," kata Rusna, Jumat 13 Agustus 2010.
Disamping Sate puting susu, Rusna juga menjual Sate lainnya seperti Sate usus, dan Sate sum-sum. Sate puting susu ini terbuat dari daging puting susu sapi yang direbus selama tiga jam, agar Sate terasa empuk dan berlemak.
"Awalnya hanya coba-coba membuat Sate susu, karena waktu bulan puasa banyak permintaan, akhirnya jualan terus, dan sudah sekitar 5 tahun terakhir ini," ujarnya.
Untuk membuat Sate ini tidaklah sulit. Sembari menunggu daging puting susu direbus, siapkan bumbu-bumbunya. "Bawang merah, bawang putih, cabai, kunyit, jahe, garam dan gula sedikit, ketumbar, santan, dan daun jeruk," kata Rusna.
Bahan-bahan tersebut dihaluskan, kemudian tumis bersama dengan daun jeruk dan santan. Setelah bumbu harum, disisihkan. Setelah itu, potong daging puting susu sapi yang sudah direbus, dan rendam dalam bumbu tersebut selama kurang lebih 15 menit.
Jika bumbu sudah meresap kedalam daging, tusuk satu persatu daging, dan Sate siap untuk dibakar diatas arang menyala. Agar lebih nikmat, Sate puting susu bisa dapat disajikan dengan sambal tomat, disantap dalam keadaan hangat.
Bagi pelanggannya, Sate daging susu sapi dipercaya dapat meningkatkan vitalitas kaum pria. Setelah makan Sate ini tubuh menjadi lebih hangat. (Peni Widarti - VIVAnews)
Lihat juga :
Hanamasa
Burger King
Jumat, 05 November 2010
Sate Klopo
Berkunjung ke Surabaya, Jawa Timur, belum lengkap rasanya jika tidak mencicipi aneka kuliner khas Kota Pahlawan itu. Pengunjung bisa mendapati beragam jenis jajanan tersebut di sudutsudut kota. Salah satunya adalah Sate klopo ondomohen Ibu Asih.
Sekilas, hidangan itu tidak berbeda dengan sate pada umumnya yang berbahan dasar daging kambing atau ayam dan dimasak dengan cara dibakar di atas arang panas. Namun, ada yang unik dari sate klopo ondomohen tersebut. Sate berbahan dasar daging sapi itu dibalur parutan kelapa.
Itulah sebabnya hidangan itu disebut dengan sate klopo (kelapa). Penyajian hidangan semakin menarik dengan tambahan nasi yang ditaburi poya, yaitu sejenis serundeng atau parutan kelapa yang disangrai. Untuk menyantap sate klopo ondomohen, konsumen bisa mampir ke warung makan Ibu Asih di Jalan Walikota Mustajab No 36.
Lokasi warung cukup strategis karena berada di kisaran pusat kota serta di pinggir jalan yang rimbun dengan pepohonan. Sembari menikmati sate klopo, konsumen bisa merasakan sejuknya udara di sekitar warung makan. Ibu Asih, sang pemilik warung makan, mengisahkan awalnya menu sate klopo itu hasil racikan mertuanya, Zaenab, yang berasal dari Madura.
Pada 1940-an, Zaenab berkeliling di seputar kawasan Genteng Kali hingga Kali Asin untuk menjajakan sate klopo yang digendongnya. “Baru pada 1945, beliau berjualan menetap di tepi Jalan Walikota Mustajab, di depan Gang Ondomohen, selama 42 tahun,” ujar Asih yang merupakan generasi kedua penerus bisnis kuliner laris itu.
Setelah sang mertua “pensiun” dari bisnis kuliner, Asih melanjutkan usaha tersebut pada 1998. Lambat laun pelanggan warung sate Asih terus bertambah, dan hidangan satenya laris manis diserbu konsumen. Keuntungan dari berjualan sate itu, kata Asih, ditabung sedikit demi sedikit untuk membuka warung makan yang lebih permanen.
Pada Mei 2010, Asih berhasil mendapatkan tempat seluas 50 meter persegi yang dia beli dengan harga 1 miliar rupiah. Meski terkesan sederhana, depot Ibu Asih yang buka dari pukul 6.30 WIB hingga 23.00 WIB itu mampu menyajikan suasana yang nyaman bagi pengunjung.
Apalagi dengan dilengkapi sebuah televisi LCD berukuran sedang yang ditempelkan pada dinding depot, pengunjung semakin merasa terhibur. Suasana tempat makan memang kerap memengaruhi selera ketika menyantap makanan. Makanan yang lezat plus suasana tempat makan yang asyik tentunya akan membuat pengunjung benar-benar merasa terpuaskan.
Kedua hal itu, makanan yang nikmat serta tempat makan yang nyaman, tampaknya bisa didapati di depot Ibu Asih. Coba saja sate kelapanya yang renyah ditambah dengan bumbu spesial yang benar-benar menggoyang lidah. Menurut Asih, bumbu sate yang diracik dari kacang tanah asli Tuban, Jawa Timur, itu plus bumbu rahasia, menjadikan sate kloponya terasa spesial.
“Kacang Tuban dipilih karena rasanya manis dan gurih,” tutur dia. Rasa bumbu sate klopo memang benar-benar lezat. Karenanya, tidak heran apabila konsumen kerap menggadonya meskipun sate dan nasi telah ludes disantap. Selain sate kelapa yang berbahan daging bagian lulur dalam, para pencinta sate bisa mencoba sate usus, sate sumsum, dan sate otot.
Untuk urusan harga, konsumen tidak perlu khawatir karena cukup terjangkau. Harga 10 tusuk sate hanya 15 ribu rupiah. Jika pengunjung ingin mencicipi sate kelapa tanpa lemak, cukup merogoh kocek 16 ribu rupiah. Sate otot harganya 16 ribu rupiah, sate usus 15 ribu rupiah, dan sate sumsum 17 ribu rupiah.
Bila menikmati sate dengan sepiring nasi, pengunjung tinggal menambah 3 ribu rupiah. Menikmati sate bisa pula dengan tambahan sebungkus lontong yang dihargai 2 ribu rupiah. Berbicara rasa sate, hmmm… benar-benar mantap. Satu tusuk sate kelapa yang terdiri dari dua potong daging berukuran setengah ibu jari orang dewasa dan sepotong gajih (lemak) yang dibakar dengan tingkat kematangan pas terasa empuk, nyaris selunak daging kornet. (koran Jakarta)
Lihat juga :
Ice cream
Soto
Sekilas, hidangan itu tidak berbeda dengan sate pada umumnya yang berbahan dasar daging kambing atau ayam dan dimasak dengan cara dibakar di atas arang panas. Namun, ada yang unik dari sate klopo ondomohen tersebut. Sate berbahan dasar daging sapi itu dibalur parutan kelapa.
Itulah sebabnya hidangan itu disebut dengan sate klopo (kelapa). Penyajian hidangan semakin menarik dengan tambahan nasi yang ditaburi poya, yaitu sejenis serundeng atau parutan kelapa yang disangrai. Untuk menyantap sate klopo ondomohen, konsumen bisa mampir ke warung makan Ibu Asih di Jalan Walikota Mustajab No 36.
Lokasi warung cukup strategis karena berada di kisaran pusat kota serta di pinggir jalan yang rimbun dengan pepohonan. Sembari menikmati sate klopo, konsumen bisa merasakan sejuknya udara di sekitar warung makan. Ibu Asih, sang pemilik warung makan, mengisahkan awalnya menu sate klopo itu hasil racikan mertuanya, Zaenab, yang berasal dari Madura.
Pada 1940-an, Zaenab berkeliling di seputar kawasan Genteng Kali hingga Kali Asin untuk menjajakan sate klopo yang digendongnya. “Baru pada 1945, beliau berjualan menetap di tepi Jalan Walikota Mustajab, di depan Gang Ondomohen, selama 42 tahun,” ujar Asih yang merupakan generasi kedua penerus bisnis kuliner laris itu.
Setelah sang mertua “pensiun” dari bisnis kuliner, Asih melanjutkan usaha tersebut pada 1998. Lambat laun pelanggan warung sate Asih terus bertambah, dan hidangan satenya laris manis diserbu konsumen. Keuntungan dari berjualan sate itu, kata Asih, ditabung sedikit demi sedikit untuk membuka warung makan yang lebih permanen.
Pada Mei 2010, Asih berhasil mendapatkan tempat seluas 50 meter persegi yang dia beli dengan harga 1 miliar rupiah. Meski terkesan sederhana, depot Ibu Asih yang buka dari pukul 6.30 WIB hingga 23.00 WIB itu mampu menyajikan suasana yang nyaman bagi pengunjung.
Apalagi dengan dilengkapi sebuah televisi LCD berukuran sedang yang ditempelkan pada dinding depot, pengunjung semakin merasa terhibur. Suasana tempat makan memang kerap memengaruhi selera ketika menyantap makanan. Makanan yang lezat plus suasana tempat makan yang asyik tentunya akan membuat pengunjung benar-benar merasa terpuaskan.
Kedua hal itu, makanan yang nikmat serta tempat makan yang nyaman, tampaknya bisa didapati di depot Ibu Asih. Coba saja sate kelapanya yang renyah ditambah dengan bumbu spesial yang benar-benar menggoyang lidah. Menurut Asih, bumbu sate yang diracik dari kacang tanah asli Tuban, Jawa Timur, itu plus bumbu rahasia, menjadikan sate kloponya terasa spesial.
“Kacang Tuban dipilih karena rasanya manis dan gurih,” tutur dia. Rasa bumbu sate klopo memang benar-benar lezat. Karenanya, tidak heran apabila konsumen kerap menggadonya meskipun sate dan nasi telah ludes disantap. Selain sate kelapa yang berbahan daging bagian lulur dalam, para pencinta sate bisa mencoba sate usus, sate sumsum, dan sate otot.
Untuk urusan harga, konsumen tidak perlu khawatir karena cukup terjangkau. Harga 10 tusuk sate hanya 15 ribu rupiah. Jika pengunjung ingin mencicipi sate kelapa tanpa lemak, cukup merogoh kocek 16 ribu rupiah. Sate otot harganya 16 ribu rupiah, sate usus 15 ribu rupiah, dan sate sumsum 17 ribu rupiah.
Bila menikmati sate dengan sepiring nasi, pengunjung tinggal menambah 3 ribu rupiah. Menikmati sate bisa pula dengan tambahan sebungkus lontong yang dihargai 2 ribu rupiah. Berbicara rasa sate, hmmm… benar-benar mantap. Satu tusuk sate kelapa yang terdiri dari dua potong daging berukuran setengah ibu jari orang dewasa dan sepotong gajih (lemak) yang dibakar dengan tingkat kematangan pas terasa empuk, nyaris selunak daging kornet. (koran Jakarta)
Lihat juga :
Ice cream
Soto
Rabu, 03 November 2010
Japanese Artist Loves Sate
Indonesia has a myriad of culinary delights to eat. Not only the Indonesian archipelago made food addiction, a Japanese artist Erika Kirihara too.
Cast the movie 'Arisan Brondong' was revealed that she loves to eat Goat's Sate . Goat meat texture and flavor complement the characteristic that makes Erika addiction.
"Delicious, delicious, delicious goat Sate," she explained during a dinner at the office detikhot AFP, Jl Warung Buncit Raya, South Jakarta, Wednesday (17/2/2010).
Erika says in his homeland, the goat is not sold. Automatic food from goat meat would not be found in restaurants in Japan. No wonder when the menu offered by detikhot Sate goat for dinner, Erika did not reject it.
When Erika's visit to Jakarta in December 2009 and then for the purpose of filming the movie 'Arisan Bronwen, he was offered by Maxima Pictures Sate goat food. Maxima Pictures is a production house which Erika contracted to play in the movie 'Arisan Bronwen'.
Besides Sate goats, women born December 15, 1987 was also fond of fried rice with egg ceploknya. The food becomes a meal for most Indonesian people are valued Erika unique.
If the Indonesian guy, Sate goat and fried rice to make Erika's interested in, not with the weather in Jakarta. According to her, the air in Jakarta is very hot.
"Very hot in here, quite different with Tokyo," she said.
Besides heat, Erika also can not stand with congestion and pollution in Jakarta. No wonder during the Jakarta hotel he rarely came out during the day and prefer to walk as the sun began to slip in the western horizon. (Fjr / Fjr - detikhot)
See also:
Soto
Hanamasa
Cast the movie 'Arisan Brondong' was revealed that she loves to eat Goat's Sate . Goat meat texture and flavor complement the characteristic that makes Erika addiction.
"Delicious, delicious, delicious goat Sate," she explained during a dinner at the office detikhot AFP, Jl Warung Buncit Raya, South Jakarta, Wednesday (17/2/2010).
Erika says in his homeland, the goat is not sold. Automatic food from goat meat would not be found in restaurants in Japan. No wonder when the menu offered by detikhot Sate goat for dinner, Erika did not reject it.
When Erika's visit to Jakarta in December 2009 and then for the purpose of filming the movie 'Arisan Bronwen, he was offered by Maxima Pictures Sate goat food. Maxima Pictures is a production house which Erika contracted to play in the movie 'Arisan Bronwen'.
Besides Sate goats, women born December 15, 1987 was also fond of fried rice with egg ceploknya. The food becomes a meal for most Indonesian people are valued Erika unique.
If the Indonesian guy, Sate goat and fried rice to make Erika's interested in, not with the weather in Jakarta. According to her, the air in Jakarta is very hot.
"Very hot in here, quite different with Tokyo," she said.
Besides heat, Erika also can not stand with congestion and pollution in Jakarta. No wonder during the Jakarta hotel he rarely came out during the day and prefer to walk as the sun began to slip in the western horizon. (Fjr / Fjr - detikhot)
See also:
Soto
Hanamasa
Bikin Sate Kelinci
Anda suka Sate? Pernah mencoba Sate Kelinci? Jika anda penasaran, berikut resep Sate Kelinci :
Bahan dan bumbu :
1. daging 1 ekor kelinci, potong kecil-kecil lalu ditusuk
2. 1 ons bawang putih
3. ½ kg kacang tanah
4. ¼ kg gula merah
5. 10 buah cabai merah
6. 10 buah cabai rawit
7. 10 lembar daun jeruk nipis
8. 5 siung bawang merah, rajang halus
9. air secukupnya
10. kecap secukupnya
Cara memasak :
1. Bawang putih, kacang tanah, cabai merah, cabai rawit digoreng sangan
2. Tumbuk bahan-bahan tersebut sampai halus
3. Masukkan gula merah dan daun jeruk nipis lalu tumbuk kembali sampai halus
4. Bagilah bumbu kacang tersebut menjadi dua bagian. Satu bagian sebagai bumbu untuk membakar dan sisanya untuk diguyurkan di atas sate.
5. Celupkan sate pada bumbu kacang lalu bakar sampai matang
6. Hidangkan di atas piring saji lalu guyurlah dengan sambal kacang
7. Taburi rajangan bawang merah agar rasa sate semakin nendang
8. Sajikan dengan nasi putih hangat atau lontong
(solopos - Budi Cahyono)
Lihat juga :
Hanamasa
Soto
Bahan dan bumbu :
1. daging 1 ekor kelinci, potong kecil-kecil lalu ditusuk
2. 1 ons bawang putih
3. ½ kg kacang tanah
4. ¼ kg gula merah
5. 10 buah cabai merah
6. 10 buah cabai rawit
7. 10 lembar daun jeruk nipis
8. 5 siung bawang merah, rajang halus
9. air secukupnya
10. kecap secukupnya
Cara memasak :
1. Bawang putih, kacang tanah, cabai merah, cabai rawit digoreng sangan
2. Tumbuk bahan-bahan tersebut sampai halus
3. Masukkan gula merah dan daun jeruk nipis lalu tumbuk kembali sampai halus
4. Bagilah bumbu kacang tersebut menjadi dua bagian. Satu bagian sebagai bumbu untuk membakar dan sisanya untuk diguyurkan di atas sate.
5. Celupkan sate pada bumbu kacang lalu bakar sampai matang
6. Hidangkan di atas piring saji lalu guyurlah dengan sambal kacang
7. Taburi rajangan bawang merah agar rasa sate semakin nendang
8. Sajikan dengan nasi putih hangat atau lontong
(solopos - Budi Cahyono)
Lihat juga :
Hanamasa
Soto
Selasa, 02 November 2010
Cara membuat Dim Sum
Bikin Dim Sum sendiri? Ternyata, tidak sulit! Bahan-bahannya mudah didapat dan variasinya ada ratusan, bisa disesuaikan dengan selera. Dari jenis dumpling, gorengan, panggang yang asin gurih hingga dim sum manis seperti Egg Custard Tarts, Sweet Lotus Seed Buns hingga Mango Almond Pudding. Semua detil pembuatannya diungkap tuntas di buku ini! Mau coba? Dim Sum?
Penganan berbentuk mungil ini memang berasal dari bagian Selatan Cina dan menjadi populer di HongKong yang kemudian menyebar ke hampir semua belahan dunia. Kini, Anda pun bisa sarapan dim sum di warung pinggir jalan atau rumah makan yang ada di berbagai kota besar. Teknologi pangan yang berkembang pesat memicu perkembangan dim sum menjadi makanan yang populer, kaya variasi dan rasanya enak. Meskipun untuk membuat dim sum yang bagus, orang harus mengikut pelatihan, bukan berarti dim sum tak bisa dibuat di dapur sendiri. Karena ada jenis-jenis dim sum yang mudah dibuat, maka Anda tak perlu menjadi seorang dim sum chef untuk bisa membuat dim sum yang enak. Dari buku ini pun Anda bisa belajar banyak soal dim sum termasuk trik-trik membuat bulatan, pao, lipatan hingga teknik menggoreng dan mengukusnya. Pada awal bab, mula-mula sang pengarang Vicki Liley yang telah banyak menulis buku tentang makanan Asia ini menjelaskan tentang tata cara penyajian dim sum.
Di negeri asalnya sendiri, Cina, sebenarnya makanan ini biasa dijual di kedai-kedai teh dan disajikan bersama teh pahit Cina. Hal tersebut bukannya tanpa maksud, teh tanpa gula ini sebenarnya berfungsi untuk melarutkan lemak yang terkandung dalam dim sum. Oleh sebab itu tak heran teh memiliki peran penting ketika menyantap dim sum, sehingga pengarang juga membahas tentang teh Cina ini beserta jenis-jenisnya. Kemudian pembahasan selanjutnya adalah tentang peralatan yang digunakan untuk membuat dim sum. Dari wajan besi yang digunakan untuk mengukus dan menggoreng dim sum secara deep-frying, bambu bulat untuk steam, jepitan atau chopstick, dan saringan untuk mengangkat makanan dari dalam minyak panas disebutkan secara jelas. Tak hanya itu, pengarang pun menambahkan tips-tips yang berguna saat mencuci peralatan yang telah digunakan tersebut. Sedangkan untuk proses deep frying dim sum, cara mengukus, membuat dumpling hingga membuat pao dapat Anda temukan pada bab selanjutnya, lengkap dengan foto-foto yang jelas dan cantik. Jika Anda kesulitan untuk memahami bahan-bahan untuk membuat dim sum, seperti chinese brokoli, jamur shitake, sesame oil dan spring roll wrapping, Anda tak perlu khawatir.
Di bab berjudul Essential Dim Sum Ingredients, pengarang akan menjelaskan ciri-ciri dan bahkan bahan alternatif yang dapat digunakan sebagai pengganti. Jika Anda penasaran ingin membuat siau mai sendiri, dalam bab Steamed Dim Sum ada berbagai resep yang menarik. Mulai dari Siew Mai Dumplings, Snowpea Shoot Dumplings, dan Salmon Dumplings with Cream Cheese yaitu dumpling yang berisi salmon dan krim keju atau Steamed Shanghai Dumplings (Xiao Long Bao) yang hingga kini masih menjadi favorit dan dikenal dengan nama "Shanghai street dumplings". Khusus untuk kaum vegetarir, ada juga resep jenis dumpling, pao, dan spring rolls yang berisi sayur-sayuran yang layak Anda coba. Tak ketinggalan berbagai sajian pangsit dan lumpia renyah, dengan berbagai isian mulai dari kepiting, udang dan ayam dapat Anda temukan di halaman 64 dan dilanjutkan dengan ulasan dan resep-resep sajian dari nasi. Pada bab terakhir, pengarang menutup buku setebal 96 halaman ini dengan sajian "Dessert" yang tak kalah lezat dan populer.
Mulai Egg Custard Tarts yaitu kue pie dengan filling yang terbuat dari kuning telur lembut, Red Bean Paste Buns yaitu sejenis bakpao kecil yang berisi kacang merah nan lezat dan ditaburi sedikit wijen diatasnya, serta Manggo Almond Pudding yang sering kita jumpai di resto-resto. Buku yang dikemas dengan hardcover ini juga disertai foto-foto dim sum yang menawan. Nah, jika akhir pekan ini Anda ingin menikmati Yum Cha, menyantap dim sum buatan sendiri plus teh hangat, buku terbitan Tuttle Publishing ini layak dijadikan acuan!! Dim Sum Vicky Liley Tuttle Publishing Tersedia di toko buku Periplus http://www.periplus.co.id Harga : Rp 125.000,00. (dev / Odi-detikfood)
Lihat juga :
Sour Sally
Sate
Penganan berbentuk mungil ini memang berasal dari bagian Selatan Cina dan menjadi populer di HongKong yang kemudian menyebar ke hampir semua belahan dunia. Kini, Anda pun bisa sarapan dim sum di warung pinggir jalan atau rumah makan yang ada di berbagai kota besar. Teknologi pangan yang berkembang pesat memicu perkembangan dim sum menjadi makanan yang populer, kaya variasi dan rasanya enak. Meskipun untuk membuat dim sum yang bagus, orang harus mengikut pelatihan, bukan berarti dim sum tak bisa dibuat di dapur sendiri. Karena ada jenis-jenis dim sum yang mudah dibuat, maka Anda tak perlu menjadi seorang dim sum chef untuk bisa membuat dim sum yang enak. Dari buku ini pun Anda bisa belajar banyak soal dim sum termasuk trik-trik membuat bulatan, pao, lipatan hingga teknik menggoreng dan mengukusnya. Pada awal bab, mula-mula sang pengarang Vicki Liley yang telah banyak menulis buku tentang makanan Asia ini menjelaskan tentang tata cara penyajian dim sum.
Di negeri asalnya sendiri, Cina, sebenarnya makanan ini biasa dijual di kedai-kedai teh dan disajikan bersama teh pahit Cina. Hal tersebut bukannya tanpa maksud, teh tanpa gula ini sebenarnya berfungsi untuk melarutkan lemak yang terkandung dalam dim sum. Oleh sebab itu tak heran teh memiliki peran penting ketika menyantap dim sum, sehingga pengarang juga membahas tentang teh Cina ini beserta jenis-jenisnya. Kemudian pembahasan selanjutnya adalah tentang peralatan yang digunakan untuk membuat dim sum. Dari wajan besi yang digunakan untuk mengukus dan menggoreng dim sum secara deep-frying, bambu bulat untuk steam, jepitan atau chopstick, dan saringan untuk mengangkat makanan dari dalam minyak panas disebutkan secara jelas. Tak hanya itu, pengarang pun menambahkan tips-tips yang berguna saat mencuci peralatan yang telah digunakan tersebut. Sedangkan untuk proses deep frying dim sum, cara mengukus, membuat dumpling hingga membuat pao dapat Anda temukan pada bab selanjutnya, lengkap dengan foto-foto yang jelas dan cantik. Jika Anda kesulitan untuk memahami bahan-bahan untuk membuat dim sum, seperti chinese brokoli, jamur shitake, sesame oil dan spring roll wrapping, Anda tak perlu khawatir.
Di bab berjudul Essential Dim Sum Ingredients, pengarang akan menjelaskan ciri-ciri dan bahkan bahan alternatif yang dapat digunakan sebagai pengganti. Jika Anda penasaran ingin membuat siau mai sendiri, dalam bab Steamed Dim Sum ada berbagai resep yang menarik. Mulai dari Siew Mai Dumplings, Snowpea Shoot Dumplings, dan Salmon Dumplings with Cream Cheese yaitu dumpling yang berisi salmon dan krim keju atau Steamed Shanghai Dumplings (Xiao Long Bao) yang hingga kini masih menjadi favorit dan dikenal dengan nama "Shanghai street dumplings". Khusus untuk kaum vegetarir, ada juga resep jenis dumpling, pao, dan spring rolls yang berisi sayur-sayuran yang layak Anda coba. Tak ketinggalan berbagai sajian pangsit dan lumpia renyah, dengan berbagai isian mulai dari kepiting, udang dan ayam dapat Anda temukan di halaman 64 dan dilanjutkan dengan ulasan dan resep-resep sajian dari nasi. Pada bab terakhir, pengarang menutup buku setebal 96 halaman ini dengan sajian "Dessert" yang tak kalah lezat dan populer.
Mulai Egg Custard Tarts yaitu kue pie dengan filling yang terbuat dari kuning telur lembut, Red Bean Paste Buns yaitu sejenis bakpao kecil yang berisi kacang merah nan lezat dan ditaburi sedikit wijen diatasnya, serta Manggo Almond Pudding yang sering kita jumpai di resto-resto. Buku yang dikemas dengan hardcover ini juga disertai foto-foto dim sum yang menawan. Nah, jika akhir pekan ini Anda ingin menikmati Yum Cha, menyantap dim sum buatan sendiri plus teh hangat, buku terbitan Tuttle Publishing ini layak dijadikan acuan!! Dim Sum Vicky Liley Tuttle Publishing Tersedia di toko buku Periplus http://www.periplus.co.id Harga : Rp 125.000,00. (dev / Odi-detikfood)
Lihat juga :
Sour Sally
Sate
Senin, 01 November 2010
Sate Bhaliboel
Sate domba spesial kini menjadi menu baru kesukaan pecinta Sate. Selain rasanya gurih dan manis, sate domba spesial juga diyakini berkhasiat. Seorang ibu rumah tangga, Yenny, memperagakan dan menceritakan seputar pembuatan sate domba spesial di Sate Bhaliboel Bumi Serpong Damai, Tangerang, baru-baru ini.
Menurut Yenny, sate domba spesial begitu diminati karena dagingnya sangat empuk. Sebab, domba yang dijadikan bahan untuk sate berusia lima bulan. Selain itu, sejak awal, domba tersebut diperlakukan secara istimewa. Artinya, dia tak boleh jalan-jalan seperti domba atau kambing lain. Tapi harus berada di kandang sampai disiapkan sebagai bahan sate. "Itu yang membuat daging sate domba spesial menjadi empuk," ujar Yenny.
Untuk mengolahnya tergantung selera. Maksudnya, bisa saja penikmat sate hanya membuat dari bahan daging. Namun, bisa juga dicampur dengan lemak. "Semuanya tergantung selera. Namun, banyak yang dicampur antara daging dan lemak karena lebih gurih rasanya," kata Yenny, menambahkan.
Sedangkan bumbu satenya sama dengan menu sate kebanyakan. Bisa kacang, bisa juga kecap yang dicampur dengan tomat, irisan cabai rawit, dan bawang merah. Namun, untuk sate domba spesial, akan jauh lebih sedap bila dicampur dengan susu kental manis. "Ini membuat rasa menjadi gurih karena susu menyerap ke daging sate," ungkap Yenny.(ULF) (yahoo)
Lihat juga : Sushi,
Menurut Yenny, sate domba spesial begitu diminati karena dagingnya sangat empuk. Sebab, domba yang dijadikan bahan untuk sate berusia lima bulan. Selain itu, sejak awal, domba tersebut diperlakukan secara istimewa. Artinya, dia tak boleh jalan-jalan seperti domba atau kambing lain. Tapi harus berada di kandang sampai disiapkan sebagai bahan sate. "Itu yang membuat daging sate domba spesial menjadi empuk," ujar Yenny.
Untuk mengolahnya tergantung selera. Maksudnya, bisa saja penikmat sate hanya membuat dari bahan daging. Namun, bisa juga dicampur dengan lemak. "Semuanya tergantung selera. Namun, banyak yang dicampur antara daging dan lemak karena lebih gurih rasanya," kata Yenny, menambahkan.
Sedangkan bumbu satenya sama dengan menu sate kebanyakan. Bisa kacang, bisa juga kecap yang dicampur dengan tomat, irisan cabai rawit, dan bawang merah. Namun, untuk sate domba spesial, akan jauh lebih sedap bila dicampur dengan susu kental manis. "Ini membuat rasa menjadi gurih karena susu menyerap ke daging sate," ungkap Yenny.(ULF) (yahoo)
Lihat juga : Sushi,
Kamis, 28 Oktober 2010
Sate di Malaysia
Dikenal sebagai sate dalam bahasa Melayu (dan diucapkan sama dengan bahasa Inggris), dapat ditemukan di setiap negara bagian di Malaysia, di restoran dan di jalan, dengan pedagang menjual sate di pengadilan makanan dan Pasar malam. Sedangkan jenis populer biasanya sate sapi dan sate ayam, berbagai daerah di Malaysia telah mengembangkan variasi mereka sendiri yang unik dari sate. Sate sering dikaitkan dengan Muslim Melayu Malaysia Indikatif dari perpaduan budaya, sate daging babi juga tersedia di perusahaan non-halal makan Cina di Malaysia.
Ada sejumlah gerai sate terkenal di Kajang, Selangor yang dijuluki Kota Sate di negara ini. Sate Kajang adalah nama generik untuk gaya sate dimana potongan daging lebih besar dari normal dan saus kacang manis disajikan dengan sesendok sambal goreng. Oleh karena itu, Sate Kajang sekarang ditemukan di seluruh Malaysia dan tidak hanya di Kajang. Sate Kajang Haji Samuri sangat populer di Kajang serta seluruh Malaysia. Ini saat ini rantai paling terkenal dari restoran sate Kajang. Sate Kajang Haji Samuri menawarkan sate ayam, sate sapi, sate rusa, sate kelinci, sate ikan dan varian lainnya.
Sebuah variasi dari daging sate adalah lok-lok sate dari Penang dan sate celup (dip sate) dari Malaka. Keduanya twists Cina Malaysia dari makanan daging dan sayur dan sate Melayu. potongan daging mentah, tahu potong, telur abad, telur puyuh, potongan ikan kue, sisa daging atau sayur potongan skewered pada tongkat bambu. Ini adalah dimasak dengan cara dicelupkan ke dalam air mendidih atau saham. sate ini dimakan dengan saus manis kehitaman dengan atau tanpa sambal.
Jika sate ini dimakan dengan saus sate, hal itu disebut lok-lok sate. Jika sate dimasak dengan saus kacang mendidih sate, hal itu disebut celup sate. Ini tersedia baik dari PKL atau di restoran tertentu. Kebanyakan dari mereka adalah non-halal. Pelanggan menggunakan wadah umum berisi mendidih saham kepada pribadi memasak sate mereka. Saus baik disajikan dalam wadah umum atau individual. Tidak ada tabel ketika Anda makan di PKL dan dengan demikian pelanggan menikmati makanan berdiri di sekitar gerobak makanan. (Wikipedia)
Lihat juga: soto
sushi
Ada sejumlah gerai sate terkenal di Kajang, Selangor yang dijuluki Kota Sate di negara ini. Sate Kajang adalah nama generik untuk gaya sate dimana potongan daging lebih besar dari normal dan saus kacang manis disajikan dengan sesendok sambal goreng. Oleh karena itu, Sate Kajang sekarang ditemukan di seluruh Malaysia dan tidak hanya di Kajang. Sate Kajang Haji Samuri sangat populer di Kajang serta seluruh Malaysia. Ini saat ini rantai paling terkenal dari restoran sate Kajang. Sate Kajang Haji Samuri menawarkan sate ayam, sate sapi, sate rusa, sate kelinci, sate ikan dan varian lainnya.
Sebuah variasi dari daging sate adalah lok-lok sate dari Penang dan sate celup (dip sate) dari Malaka. Keduanya twists Cina Malaysia dari makanan daging dan sayur dan sate Melayu. potongan daging mentah, tahu potong, telur abad, telur puyuh, potongan ikan kue, sisa daging atau sayur potongan skewered pada tongkat bambu. Ini adalah dimasak dengan cara dicelupkan ke dalam air mendidih atau saham. sate ini dimakan dengan saus manis kehitaman dengan atau tanpa sambal.
Jika sate ini dimakan dengan saus sate, hal itu disebut lok-lok sate. Jika sate dimasak dengan saus kacang mendidih sate, hal itu disebut celup sate. Ini tersedia baik dari PKL atau di restoran tertentu. Kebanyakan dari mereka adalah non-halal. Pelanggan menggunakan wadah umum berisi mendidih saham kepada pribadi memasak sate mereka. Saus baik disajikan dalam wadah umum atau individual. Tidak ada tabel ketika Anda makan di PKL dan dengan demikian pelanggan menikmati makanan berdiri di sekitar gerobak makanan. (Wikipedia)
Lihat juga: soto
sushi
Langganan:
Postingan (Atom)