Kita tak pernah tahu, kapan tertimpa musibah. Begitun yang terjadi pada Rachel Devine saat berlibur dengan kekasihnya di Turki, pertengahan tahun lalu. Gara-gara menyantap Ice cream yang terbuat dari susu kambing, gadis berusia 25 tahun ini akhirnya menjadi lumpuh dan bisu.
Saat itu, gadis asal Irlandia ini sedang berjalan-jalan dengan dan kekasihnya, Chris Mee. Keduanya lalu membeli ice cream untuk menyejukkan dahaga. baru satu suapan, tiba-tiba Rachel merasa tidak beres dengan tubuhnya. Bibirnya langsung membengkak, dan ia menjadi sulit bernapas.
Ternyata Rachel elergi terhadap susu kambing yang dikandung dalam ice cream itu. Saat itu, dengan sisa kekuatannya, Rachel mencoba mengatasi masalahnya dengan memakai obat inhaler untuk asmanya. Namun, tak berhasil. Rachel juga sempat menyuntikkan adrenalin EpiPen yang selalu dibawanya jika mengalami kasus-kasus syok serius. Tapi, hal itu juga tak berhasil.
Rachel pun jatuh pingsan di tempat kejadian dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Dokter menduga Rachel terkena serangan jantung namun setelah mendiagnosis otak Rachel ternyata dia mengalami kekurangan oksigen. Rachel pun divonis mengalami koma.
Rachel mendapat perawatan intensif di Turki dan ditemukan adanya pembengkakan otak. Setelah delapan hari pengobatan, ia diterbangkan dengan pesawat jet medis ke rumah sakit negara asalnya. Namun, setibanya di Belfast, Irlandia, dokter yang menanganinya lebih pesimistis dan memberitahukan keluarganya untuk bersiap-siap menerima kejadian terburuk.
Karena pengalaman menyebutkan, beberapa pasien yang koma punya harapan kecil untuk hidup kembali. Ajaib, setelah empat minggu koma, Rachel akhirnya tersadar. Rachel mengaku ketika tersadar mengira dirinya mengalami kecelakaan pesawat dalam perjalanan ke Turki. Walau otaknya selamat, namun gadis itu tidak dapat berjalan dan sulit berbicara.
Meski dalam kondisi itu, Rachel bertekad ingin sembuh dengan mengikuti program rehabilitasi. Secara perlahan, Rachel mulai bisa mengucapkan beberapa kata dan bisa berdiri. Rachel mengaku ingin kembali hidup normal.
Dokter mengatakan Rachel sangat beruntung karena alergi langka dan ekstrim yang menyerangnya bisa membunuhnya.Gejala seseorang mengalami alergi makanan diawali gatal-gatal kulit dan sulit bernapas.
Jika alerginya tergolong parah, reaksi yang berbahaya adalah saluran udara mulai menyempit sehingga jantung tidak bisa memompa udara dengan baik. Akibatnya, tubuh tidak mendapatkan oksigen cukup. Ketika tubuh kekurangan oksigen, daya fungsi otak menurun. Jika pertolongan terlambat, bisa menyebabkan kematian.
Sumber : TRIBUNNEWS.COM
Lihat juga:
Dim Sum
Tampilkan postingan dengan label dim sum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dim sum. Tampilkan semua postingan
Kamis, 02 Desember 2010
Rabu, 01 Desember 2010
Ayo Makan Soto Golak
BAGI Anda penikmat Soto sejati, soto golak bisa dimasukkan dalam deretan daftar wisata kuliner soto. Selain unik, sekarang ini sudah sangat sulit menemukan soto yang disajikan bersama gorengan golak.
Golak merupakan camilan pelengkap yang dibuat dari bahan baku singkong. Camilan pelengkap hidangan berkuah ini banyak ditemui di sepanjang Kaliwiro hingga Wadaslintang. Tapi untuk menikmati soto golak, Anda tidak perlu repot menuju wilayah yang berjarak sekitar 30-45 kilometer dari pusat kota Wonosobo.
Cukup datang di Jl Dieng 59, atau sekitar 100 meter dari bunderan air mancur Bugangan, warung soto golak Mba Asih mudah dijumpai. Warung yang hanya berukuran 4x10 m ini terlihat cukup sederhana. Hanya ada satu gerobak dan tiga buah meja deret panjang, serta ruang dapur tanpa sekat pembatas membuat pelanggan bisa tahu persis bagaimana soto tersebut disajikan.
Satu porsi soto golak buatan Sukiasih (33) antara lain berisi potongan daging, taburan kacang tanah yang sudah digoreng, serta mi soun.
Ditemui di sela kesibukannya melayani pelanggan, Sukiasih yang akrab disapa Asih menuturkan, resep soto golak yang menjadi salah satu makanan khas Wonosobo itu diramu sendiri. "Cita rasa tauco yang membedakan soto golak dibanding dengan jenis soto lainnya. Selain itu kuah kaldu yang kental semakin menambah kenikmatan soto golak," ungkapnya.
Soto golak yang dihidangkan Asih memang cukup menggugah selera. Disajikan panas, beserta seporsi piring kecil golak goreng mampu mengenyangkan perut. Padahal dalam soto tersebut tidak ditambahkan lontong maupun nasi.
Tak hanya menu soto golak saja yang dijual Asih, tapi juga ada mie ongklok dan sate sapi, bakso daging dan bakso iga sapi. Satu porsi soto golak, Asih mematok harga Rp 6.000, sedangkan menu lainnya, mi ongklok Rp 3.000, bakso daging Rp 5.000 dan bakso iga sapi Rp 10.000.
Tiap hari warung tersebut buka sejak pukul 09.00-19.00. Menu soto golak bikinan Asih, ternyata sudah tak asing di lidah sejumlah pejabat di kota berhawa sejuk ini, Pasalnya, hampir tiap Lebaran menu tersebut dihidangkan dalam kegiatan open house bupati bersama dengan masyarakat. (Hartatik/CN13)
Sumber : suaramerdeka.com
Lihat juga:
Sour Sally
Dim Sum
Golak merupakan camilan pelengkap yang dibuat dari bahan baku singkong. Camilan pelengkap hidangan berkuah ini banyak ditemui di sepanjang Kaliwiro hingga Wadaslintang. Tapi untuk menikmati soto golak, Anda tidak perlu repot menuju wilayah yang berjarak sekitar 30-45 kilometer dari pusat kota Wonosobo.
Cukup datang di Jl Dieng 59, atau sekitar 100 meter dari bunderan air mancur Bugangan, warung soto golak Mba Asih mudah dijumpai. Warung yang hanya berukuran 4x10 m ini terlihat cukup sederhana. Hanya ada satu gerobak dan tiga buah meja deret panjang, serta ruang dapur tanpa sekat pembatas membuat pelanggan bisa tahu persis bagaimana soto tersebut disajikan.
Satu porsi soto golak buatan Sukiasih (33) antara lain berisi potongan daging, taburan kacang tanah yang sudah digoreng, serta mi soun.
Ditemui di sela kesibukannya melayani pelanggan, Sukiasih yang akrab disapa Asih menuturkan, resep soto golak yang menjadi salah satu makanan khas Wonosobo itu diramu sendiri. "Cita rasa tauco yang membedakan soto golak dibanding dengan jenis soto lainnya. Selain itu kuah kaldu yang kental semakin menambah kenikmatan soto golak," ungkapnya.
Soto golak yang dihidangkan Asih memang cukup menggugah selera. Disajikan panas, beserta seporsi piring kecil golak goreng mampu mengenyangkan perut. Padahal dalam soto tersebut tidak ditambahkan lontong maupun nasi.
Tak hanya menu soto golak saja yang dijual Asih, tapi juga ada mie ongklok dan sate sapi, bakso daging dan bakso iga sapi. Satu porsi soto golak, Asih mematok harga Rp 6.000, sedangkan menu lainnya, mi ongklok Rp 3.000, bakso daging Rp 5.000 dan bakso iga sapi Rp 10.000.
Tiap hari warung tersebut buka sejak pukul 09.00-19.00. Menu soto golak bikinan Asih, ternyata sudah tak asing di lidah sejumlah pejabat di kota berhawa sejuk ini, Pasalnya, hampir tiap Lebaran menu tersebut dihidangkan dalam kegiatan open house bupati bersama dengan masyarakat. (Hartatik/CN13)
Sumber : suaramerdeka.com
Lihat juga:
Sour Sally
Dim Sum
Tenderloin Steak with Manggo Sauce
Maybe Tenderloin Steak usual so the menu mainstay at the restaurant, cafe or hotel. Usually tenderloin steak served with barbeque sauce, mushroom or black pepper. So how ya feel if Tenderloin Steak served with Mango Sauce or Mango Sauce?
Fresh sweet taste sensation that's like trying to Hotel Savoy Homann presented with a menu mainstay newest Pan Grill Steak Tenderloin with Mango Sauce.
"Now it anymore mango season, so we use materials that are widely available for dikreasikan in the menu," says Chef Yayan Suryana.
Mango Mango used is the type that tastes according to Arum Manis Yayan can go anywhere. "Mango Sweet taste of his Arum signed anywhere," he said.
To make the fresh Mango Sauce, Mango blend Yayan then add cream and milk and then heated while adding the butter. Adding butter called Yayan to make the sauce more shiny and seductive tongue.
Grill Pan Tenderloin Steak with Mango Sauce is served with Vegetable timbale, which consists of potatoes, carrots and broccoli that had been crushed and processed. Then arranged in a stack so the results are colorful.
"Usually it friend steak potatoes, this time replaced with Vegetable timbali of several vegetables," said Yayan who has experienced a chef for 32 years.
A serving of Pan Grill Tenderloin Steak with Mango Sauce consists of about 180 grams of meat has the options that have been processed with herbs and baked in grill. Not to forget, Rainbow Peppers and Chesee Stick participate beautify this menu.
Main courses costing Rp 50,000 this is perfect for your dinner menu. Good taste sensation Pan Grill Steak Tenderloin with Mango Sauce! (Tya / avi)
Source: Eka Yulianti Tya - detikBandung
See also:
Dim Sum
Fresh sweet taste sensation that's like trying to Hotel Savoy Homann presented with a menu mainstay newest Pan Grill Steak Tenderloin with Mango Sauce.
"Now it anymore mango season, so we use materials that are widely available for dikreasikan in the menu," says Chef Yayan Suryana.
Mango Mango used is the type that tastes according to Arum Manis Yayan can go anywhere. "Mango Sweet taste of his Arum signed anywhere," he said.
To make the fresh Mango Sauce, Mango blend Yayan then add cream and milk and then heated while adding the butter. Adding butter called Yayan to make the sauce more shiny and seductive tongue.
Grill Pan Tenderloin Steak with Mango Sauce is served with Vegetable timbale, which consists of potatoes, carrots and broccoli that had been crushed and processed. Then arranged in a stack so the results are colorful.
"Usually it friend steak potatoes, this time replaced with Vegetable timbali of several vegetables," said Yayan who has experienced a chef for 32 years.
A serving of Pan Grill Tenderloin Steak with Mango Sauce consists of about 180 grams of meat has the options that have been processed with herbs and baked in grill. Not to forget, Rainbow Peppers and Chesee Stick participate beautify this menu.
Main courses costing Rp 50,000 this is perfect for your dinner menu. Good taste sensation Pan Grill Steak Tenderloin with Mango Sauce! (Tya / avi)
Source: Eka Yulianti Tya - detikBandung
See also:
Dim Sum
Selasa, 30 November 2010
Dim Sum Enak yang Membuat Beruntung
Kalau kenal Dim Sum hanya bakpao, hakau dan siomai, berarti kini saatnya Anda menggali ilmu baru. Beragam variasi Dim Sum baru dari Hong Kong dan Shanghai bakal dibeberkan rahasia pembuatannya oleh sang chef. Anda berpraktek langsung dengan bimbingan sang Dim Sum chef, dan menggali dapat ilmu sebanyak mungkin. Kami hanya menyediakan 20 (dua puluh) tempat untuk pencinta Dim Sum sejati!!!
Dim Sum, penganan mungil yang berasal dari Cina Selatan dan populer di HongKong ini memang mengalami perkembangan yang dahsyat. Kini, dengan mudah kita sarapan Dim Sum baik dari kelas kaki lima sampai kelas resto khusus. Beragam Dim Sum juga ditawarkan dalam berbagai harga. Nah, jika Anda berniat memulai usaha baru dan berharap mendapatkan bisnis baru yang menjanjikan, Dim Sum bisa jadi pilihan. Mengingat penggemar Dim Sum pun makin lama makin luas dan banyak. Seperti tahun silam, tahun ini kami juga memilihkan materi cooking class dengan pilihan varian Dim Sum yang lebih beragam. Mulai dari Dim Sum yang dikukus, digoreng hingga yang dimatangkan dengan sedikit minyak (pan fried). Chef Lauw Pak Wai dari Tien Chao Restaurant, Hotel Gran Melia Jakarta, bersedia meluangkan waktu untuk membeberkan rahasia pembuatan Dim Sum yang enak, cantik dan tidak terlalu berlemak. Dim Sum jenis inilah yang digemari oleh banyak orang di dunia saat ini.
Secara khusus sang Dim Sum chef, memilihkan 5 (lima) jenis Dim Sum yaitu : Mixed Vegetable Dumpling, Fish Dumpling serta Minced Beef Dumpling. Tiga jenis dumpling ini memiliki bentuk yang unik dan cara pembuatan yang menarik. Bukan hanya itu isian dumpling pun memiliki variasi yang lebih menyehatkan. Kecuali dikukus juga memakai bahan sayuran dan ikan. Untuk 2 Dim Sum yang lain; Chicken Shrimp Dumpling yang dimatangkan dengan sedikit minyak dan Sesame Seed Seafood Roll yang renyah dan gurih karena digoreng. Kedua Dim Sum unik ini juga bakal menggoyang lidah karena lezatnya.
Cooking class ini memerlukan ketelitian maka kelas akan diadakan dengan sistem hands on alias praktek langsung. Karena itu pula kami hanya membuka 20 (dua puluh) tempat untuk mereka yang benar-benar berminat. Setelah berpraktek membuat dim sum, seperti biasa, acara akan ditutup dengan makan siang bermenu komplet dan bisa mencicipi makanan sepuas hati termasuk aneka sajian BBQ khas Cina.
Ada baiknya, catat dahulu waktunya agar Anda bisa mengatur; Sabtu, 26 Januari 2008, pukul 09.30-14.00 WIB, di Tien Chao Restaurant, Hotel Gran Melia Jakarta, lantai 1, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan. Agar tak kehabisan tiket, segera saja daftarkan diri Anda di sini! Kami hanya akan memberikan tempat bagi mereka yang benar-benar berminat. Karena itu setelah pendafaran, mohon segera membereskan urusan administrasi! (ely/Odi)
Sumber : Odilia Winneke - detikFood
Lihat juga:
Burger King
Sushi
Dim Sum, penganan mungil yang berasal dari Cina Selatan dan populer di HongKong ini memang mengalami perkembangan yang dahsyat. Kini, dengan mudah kita sarapan Dim Sum baik dari kelas kaki lima sampai kelas resto khusus. Beragam Dim Sum juga ditawarkan dalam berbagai harga. Nah, jika Anda berniat memulai usaha baru dan berharap mendapatkan bisnis baru yang menjanjikan, Dim Sum bisa jadi pilihan. Mengingat penggemar Dim Sum pun makin lama makin luas dan banyak. Seperti tahun silam, tahun ini kami juga memilihkan materi cooking class dengan pilihan varian Dim Sum yang lebih beragam. Mulai dari Dim Sum yang dikukus, digoreng hingga yang dimatangkan dengan sedikit minyak (pan fried). Chef Lauw Pak Wai dari Tien Chao Restaurant, Hotel Gran Melia Jakarta, bersedia meluangkan waktu untuk membeberkan rahasia pembuatan Dim Sum yang enak, cantik dan tidak terlalu berlemak. Dim Sum jenis inilah yang digemari oleh banyak orang di dunia saat ini.
Secara khusus sang Dim Sum chef, memilihkan 5 (lima) jenis Dim Sum yaitu : Mixed Vegetable Dumpling, Fish Dumpling serta Minced Beef Dumpling. Tiga jenis dumpling ini memiliki bentuk yang unik dan cara pembuatan yang menarik. Bukan hanya itu isian dumpling pun memiliki variasi yang lebih menyehatkan. Kecuali dikukus juga memakai bahan sayuran dan ikan. Untuk 2 Dim Sum yang lain; Chicken Shrimp Dumpling yang dimatangkan dengan sedikit minyak dan Sesame Seed Seafood Roll yang renyah dan gurih karena digoreng. Kedua Dim Sum unik ini juga bakal menggoyang lidah karena lezatnya.
Cooking class ini memerlukan ketelitian maka kelas akan diadakan dengan sistem hands on alias praktek langsung. Karena itu pula kami hanya membuka 20 (dua puluh) tempat untuk mereka yang benar-benar berminat. Setelah berpraktek membuat dim sum, seperti biasa, acara akan ditutup dengan makan siang bermenu komplet dan bisa mencicipi makanan sepuas hati termasuk aneka sajian BBQ khas Cina.
Ada baiknya, catat dahulu waktunya agar Anda bisa mengatur; Sabtu, 26 Januari 2008, pukul 09.30-14.00 WIB, di Tien Chao Restaurant, Hotel Gran Melia Jakarta, lantai 1, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan. Agar tak kehabisan tiket, segera saja daftarkan diri Anda di sini! Kami hanya akan memberikan tempat bagi mereka yang benar-benar berminat. Karena itu setelah pendafaran, mohon segera membereskan urusan administrasi! (ely/Odi)
Sumber : Odilia Winneke - detikFood
Lihat juga:
Burger King
Sushi
Enaknya Steak di Banjarmasin
Steak, menyebut masakan satu ini pasti yang terbayang adalah lezatnya daging panggang. Nah, bagi Anda penyuka steak, Aroma Steak adalah pilihan tepat menikmati steak di Banjarmasin.
Aneka menu steak dengan rasa dan aroma yang khas, dapat Anda pesan di tempat makan berlokasi di Jalan Haryono MT Banjarmasin, Kalsel. Menempati lokasi ini sejak 1 November 2010, sebelumnya di Jalan Brigjen H Hasan Basry, Kayutangi.
Di sini, tersedia sirloin steak, tenderloin steak, T-bone steak yakni tulang berbentuk 'T' yang dikelilingi daging di kedua sisinya, serta lamp chop (kambing) steak. Anda juga bisa memilih daging sapi lokal dari Surabaya atau impor dari New Zealand, namun kedua-duanya sama-sama berkualitas.
Apalagi begitu memasuki lokasi, Anda bakal langsung mencium lezatnya aroma steak. Dapurnya yang berkonsep terbuka, membuat Anda bisa menyaksikan langsung bagaimana steak pesanan Anda dimasak.
Cara memasak steak pun bisa dipilih, dengan chef yang khusus didatangkan dari Bali. Rare bagi yang menginginkan sebagian besar daging masih berwarna merah, atau medium bila suka bagian tengah masih berwarna merah dan sisinya berwarna merah muda. Namun bagi yang suka tidak memiliki warna merah, well done yang dipilih.
Memasaknya juga tidak menggunakan frypan (wajan), melainkan steak langsung digrill atau dibakar dengan arang, kemudian disiram dengan saus unggulan yang sebagian bahannya impor. Justru dengan cara ini, yang membuat aromanya begitu menggugah selera.
"Karena aromanya, itulah yang menginspirasi sehingga tempat makan ini diberi nama Aroma," beber owner Aroma Steak, Thomas Njo.
Menyantap steak, makin nikmat ditemani kentang goreng dan aneka sayur terdiri dari jagung pipilan, buncis, wortel, kembang kol, dan kacang kapri yang dimasak secara khusus dan menghasilkan rasa yang gurih. Namun bagi Anda yang kalau makan tidak lengkap tanpa nasi, juga tersedia nasi putih.
"Steak sudah menjadi makanan populer. Jika dulunya premium dan adanya di hotel, sekarang kita menyasar kelas menengah dan bawah, dan di Banjarmasin penikmatnya sangat antusias," ungkap Thomas.
Selain daging, pilihan steak juga tersedia lamb chop (kambing), sosis, ayam, hingga fillet ikan. Khusus fish steak, bahan bakunya ikan kakap, namun ke depan akan berbahan ikan dori yang didatangkan dari Vietnam. Variasi steak ini, membuatnya bisa dinikmati siapa saja.
Suasana tempat makan juga menyenangkan dan familiar laiknya di rumah sendiri. Di ruangannya yang luas, udara bebas keluar masuk sehingga menyegarkan di tengah cuaca siang hari yang panas.
Tetapi kalau Anda ingin bersantap cukup di rumah atau di kantor, Anda bisa menggunakan delivery service. Tinggal pesan ke nomor 081236474411 dengan Dyah, dan langsung diantar. Kualitasnya pun terjamin, selain masih fresh dan hot sampai ke tangan pemesan, juga tidak tercemar. Sebelum dikemas dalam wadah berbahan gabus, terlebih dahulu dibungkus dengan aluminium foil.
Tidak mengherankan, bila penikmatnya tak hanya orang lokal juga para turis mancanegara di antaranya dari negara tempat steak berasal. Uniknya, warga asal Belgia, Austria, Afrika Selatan hingga Australia yang sedang tugas atau berwisata ke Kalsel tersebut begitu menikmati steak racikan dari Aroma Steak.
Soal harga, juga tidak perlu khawatir karena steak dibanderol dengan harga tidak menguras kantong. Hanya dengan Rp 25 ribu, Anda sudah bisa menikmati sirloin steak lokal.
Tunggu apa lagi, segera saja menyambangi atau pesan menu favorit Anda ke Aroma Steak Jalan Haryono MT, Banjarmasin. (hay/*)
Sumber : Eka D-BANJARMASINPOST.CO.ID
Lihat juga:
Dim Sum
Aneka menu steak dengan rasa dan aroma yang khas, dapat Anda pesan di tempat makan berlokasi di Jalan Haryono MT Banjarmasin, Kalsel. Menempati lokasi ini sejak 1 November 2010, sebelumnya di Jalan Brigjen H Hasan Basry, Kayutangi.
Di sini, tersedia sirloin steak, tenderloin steak, T-bone steak yakni tulang berbentuk 'T' yang dikelilingi daging di kedua sisinya, serta lamp chop (kambing) steak. Anda juga bisa memilih daging sapi lokal dari Surabaya atau impor dari New Zealand, namun kedua-duanya sama-sama berkualitas.
Apalagi begitu memasuki lokasi, Anda bakal langsung mencium lezatnya aroma steak. Dapurnya yang berkonsep terbuka, membuat Anda bisa menyaksikan langsung bagaimana steak pesanan Anda dimasak.
Cara memasak steak pun bisa dipilih, dengan chef yang khusus didatangkan dari Bali. Rare bagi yang menginginkan sebagian besar daging masih berwarna merah, atau medium bila suka bagian tengah masih berwarna merah dan sisinya berwarna merah muda. Namun bagi yang suka tidak memiliki warna merah, well done yang dipilih.
Memasaknya juga tidak menggunakan frypan (wajan), melainkan steak langsung digrill atau dibakar dengan arang, kemudian disiram dengan saus unggulan yang sebagian bahannya impor. Justru dengan cara ini, yang membuat aromanya begitu menggugah selera.
"Karena aromanya, itulah yang menginspirasi sehingga tempat makan ini diberi nama Aroma," beber owner Aroma Steak, Thomas Njo.
Menyantap steak, makin nikmat ditemani kentang goreng dan aneka sayur terdiri dari jagung pipilan, buncis, wortel, kembang kol, dan kacang kapri yang dimasak secara khusus dan menghasilkan rasa yang gurih. Namun bagi Anda yang kalau makan tidak lengkap tanpa nasi, juga tersedia nasi putih.
"Steak sudah menjadi makanan populer. Jika dulunya premium dan adanya di hotel, sekarang kita menyasar kelas menengah dan bawah, dan di Banjarmasin penikmatnya sangat antusias," ungkap Thomas.
Selain daging, pilihan steak juga tersedia lamb chop (kambing), sosis, ayam, hingga fillet ikan. Khusus fish steak, bahan bakunya ikan kakap, namun ke depan akan berbahan ikan dori yang didatangkan dari Vietnam. Variasi steak ini, membuatnya bisa dinikmati siapa saja.
Suasana tempat makan juga menyenangkan dan familiar laiknya di rumah sendiri. Di ruangannya yang luas, udara bebas keluar masuk sehingga menyegarkan di tengah cuaca siang hari yang panas.
Tetapi kalau Anda ingin bersantap cukup di rumah atau di kantor, Anda bisa menggunakan delivery service. Tinggal pesan ke nomor 081236474411 dengan Dyah, dan langsung diantar. Kualitasnya pun terjamin, selain masih fresh dan hot sampai ke tangan pemesan, juga tidak tercemar. Sebelum dikemas dalam wadah berbahan gabus, terlebih dahulu dibungkus dengan aluminium foil.
Tidak mengherankan, bila penikmatnya tak hanya orang lokal juga para turis mancanegara di antaranya dari negara tempat steak berasal. Uniknya, warga asal Belgia, Austria, Afrika Selatan hingga Australia yang sedang tugas atau berwisata ke Kalsel tersebut begitu menikmati steak racikan dari Aroma Steak.
Soal harga, juga tidak perlu khawatir karena steak dibanderol dengan harga tidak menguras kantong. Hanya dengan Rp 25 ribu, Anda sudah bisa menikmati sirloin steak lokal.
Tunggu apa lagi, segera saja menyambangi atau pesan menu favorit Anda ke Aroma Steak Jalan Haryono MT, Banjarmasin. (hay/*)
Sumber : Eka D-BANJARMASINPOST.CO.ID
Lihat juga:
Dim Sum
Senin, 29 November 2010
Original Sushi
The original type of Sushi, classified today as nare-zushi (馴れ寿司, 熟寿司), first developed somewhere in Southeast Asia, disseminating to Japan. Fish was salted and wrapped in fermented rice, a traditional lacto-fermented rice dish. Nare-zushi was made of this gutted fish stored in fermented rice for preservation. Nare-zushi was stored for fermentation for a few months then removed. The fermented rice was discarded and fish was the only part consumed. This early Sushi became a great source of protein.
The Japanese preferred to eat the fish with the rice, known as namanare or namanari (生成, なまなれ, なまなり). During the Muromachi period namanare was the most popular type of sushi. Namanare was partly raw fish wrapped in rice, consumed fresh, before it lost its flavor. This new way of consuming fish was no longer a form of preservation but rather a new dish in Japanese cuisine.
During the Edo era (the early modern period, 1603 to 1868 in Japan), a third type of Sushi was introduced, haya-zushi (早寿司, 早ずし). Haya-zushi was assembled so that both rice and fish could be consumed at the same time, and the dish became unique to Japanese culture. It was the first time that rice was not being used for fermentation. Rice was now mixed with vinegar. Fish, vegetables and dried preserved foods would be added. This type of sushi is still very popular today. Each region utilizes local flavors to produce a variety of Sushi that has been passed down for many generations.
When Tokyo was still being called Edo, at the beginning of the 19th century, mobile food stalls became the dominant food service. During this period nigiri-zushi (握り寿司) was introduced. Nigiri-zushi is the most common type of sushi in the todays Sushi restaurants. It is an oblong mound of rice with a slice of fish draped over it. After the Great Kanto earthquake in 1923, nigiri- Sushi chefs lost their jobs and spread throughout Japan and popularised the dish throughout the country.
Today the Sushi dish internationally known as "Sushi" (nigirizushi; Kantō variety) is a fast food invented by Hanaya Yohei (華屋与兵衛; 1799 - 1858) at the end of Edo period in today's Tokyo (Edo). People in Tokyo were living in haste even a hundred years ago. The nigirizushi invented by Hanaya was not fermented and could be eaten using the fingers or chopsticks. It was an early form of fast food that could be eaten at a road side or in the theater.
Funazushi
Funazushi is a rare type of nare-zushi still prepared near lake Biwa, Shiga Prefecture. Eighteen generations of the Kitamura family have been preparing the dish (with eggs intact) at Kitashina since 1619.
Fresh funa (crucian carp from the lake) are scaled and gutted through their gills keeping the body (and often the eggs) of the fish intact. The fish are then packed with salt and aged for a year before being repacked annually in rice for up to four years. The resulting fermented fish may be served sliced thin or used as an ingredient in other dishes.
Source : en.wikipedia
See also:
Dim Sum
Soto
The Japanese preferred to eat the fish with the rice, known as namanare or namanari (生成, なまなれ, なまなり). During the Muromachi period namanare was the most popular type of sushi. Namanare was partly raw fish wrapped in rice, consumed fresh, before it lost its flavor. This new way of consuming fish was no longer a form of preservation but rather a new dish in Japanese cuisine.
During the Edo era (the early modern period, 1603 to 1868 in Japan), a third type of Sushi was introduced, haya-zushi (早寿司, 早ずし). Haya-zushi was assembled so that both rice and fish could be consumed at the same time, and the dish became unique to Japanese culture. It was the first time that rice was not being used for fermentation. Rice was now mixed with vinegar. Fish, vegetables and dried preserved foods would be added. This type of sushi is still very popular today. Each region utilizes local flavors to produce a variety of Sushi that has been passed down for many generations.
When Tokyo was still being called Edo, at the beginning of the 19th century, mobile food stalls became the dominant food service. During this period nigiri-zushi (握り寿司) was introduced. Nigiri-zushi is the most common type of sushi in the todays Sushi restaurants. It is an oblong mound of rice with a slice of fish draped over it. After the Great Kanto earthquake in 1923, nigiri- Sushi chefs lost their jobs and spread throughout Japan and popularised the dish throughout the country.
Today the Sushi dish internationally known as "Sushi" (nigirizushi; Kantō variety) is a fast food invented by Hanaya Yohei (華屋与兵衛; 1799 - 1858) at the end of Edo period in today's Tokyo (Edo). People in Tokyo were living in haste even a hundred years ago. The nigirizushi invented by Hanaya was not fermented and could be eaten using the fingers or chopsticks. It was an early form of fast food that could be eaten at a road side or in the theater.
Funazushi
Funazushi is a rare type of nare-zushi still prepared near lake Biwa, Shiga Prefecture. Eighteen generations of the Kitamura family have been preparing the dish (with eggs intact) at Kitashina since 1619.
Fresh funa (crucian carp from the lake) are scaled and gutted through their gills keeping the body (and often the eggs) of the fish intact. The fish are then packed with salt and aged for a year before being repacked annually in rice for up to four years. The resulting fermented fish may be served sliced thin or used as an ingredient in other dishes.
Source : en.wikipedia
See also:
Dim Sum
Soto
Soto Bebek Surabaya
Bosan dengan Soto ayam, tidak salahnya mencoba menu baru lainnya. Mungkin soto bebek bisa menjadi menu baru yang wajib untuk disantap.
Jika belum dan penasaran, datang saja ke Sentra Kuliner Indrapura di Jalan Indrapura, Surabaya. Dari puluhan stan yang ada, langsung saja menuju ke Soto Bebek Kwek yang dikelola pasutri Muafi dan Sufriyah.
Soto bebek ini dihidangkan terpisah dalam 3 wadah. Sebuah mangkuk berisi soto, sebuah piring berisi lontong dan sebuah cobek berisi jeruk nipis dan irisan cabai. Dari penampilannya, soto bebek tersebut sekilas mirip dengan kare kuahnya keruh berwarna oranye, berbeda dengan kuah soto kebanyakan yang berwarna kuning bening.
Setelah disantap, hmmmmm...perasaan amis dan alot dari daging bebek akan sirna seketika. Dagingnya sungguh empuk dan sama sekali tidak ada rasa amis. Bumbu rempahnya sungguh segar menyeruak di
dinding mulut.
Rasa pedas dari irisan cabe sangat halus dan sungguh nikmat, merata mengimbangi gurihnya kaldu soto. Lontong di piring pasti akan tandas dalam sekejap. Sesuai tradisi, lontong memang direkomendasikan disantap bersama soto bebek, tentunya selain nasi yang juga disediakan. Satu porsi soto bebek dihargai Rp 10 ribu. Jika ingin menambah jeroan, tambah juga uang Rp 7.500.
Muafi sedikit berbagi rahasia resep soto bebeknya. Secara umum, bumbu soto bebek sama seperti soto pada umumnya. Yang membedakan adalah kaldunya. Kaldu itu sendiri merupakan resep turun temurun dari nenek dari pihak keluarga istrinya, Sufriyah. Resep tersebut sempat mati 15 tahun sebelum dihidupkan kembali oleh Sufriyah. Dahulu, di Bangkalan, Madura, nenek Sufriyah sempat membuka warung soto bebek.
Karena tidak ada yang melanjutkan usaha tersebut ditambah usia nenek yang sudah lanjut, maka warung tersebut tutup. Melihat ada peluang usaha, Muafi langsung menyewa sebuah stand di sentra Kuliner Indrapura.
Bersama istrinya,bapak 3 anak itu mencoba menghidupkan kembali soto bebek. Menurut survei yang dilakukan Muafi, belum ada soto bebek di Surabaya, bahkan Jatim. Jikapun ada, resep dan bumbunya pasti berbeda.
"Ini dulu resep dari nenek istri saya. Sekarang saya lanjutkan lagi," ungkapnya saat berbincang dengan detiksurabaya.com, Senin (25/10/2010). (iwd/wln)
Sumber : Imam Wahyudiyanta - detikSurabaya
Lihat juga:
Dim Sum
Jika belum dan penasaran, datang saja ke Sentra Kuliner Indrapura di Jalan Indrapura, Surabaya. Dari puluhan stan yang ada, langsung saja menuju ke Soto Bebek Kwek yang dikelola pasutri Muafi dan Sufriyah.
Soto bebek ini dihidangkan terpisah dalam 3 wadah. Sebuah mangkuk berisi soto, sebuah piring berisi lontong dan sebuah cobek berisi jeruk nipis dan irisan cabai. Dari penampilannya, soto bebek tersebut sekilas mirip dengan kare kuahnya keruh berwarna oranye, berbeda dengan kuah soto kebanyakan yang berwarna kuning bening.
Setelah disantap, hmmmmm...perasaan amis dan alot dari daging bebek akan sirna seketika. Dagingnya sungguh empuk dan sama sekali tidak ada rasa amis. Bumbu rempahnya sungguh segar menyeruak di
dinding mulut.
Rasa pedas dari irisan cabe sangat halus dan sungguh nikmat, merata mengimbangi gurihnya kaldu soto. Lontong di piring pasti akan tandas dalam sekejap. Sesuai tradisi, lontong memang direkomendasikan disantap bersama soto bebek, tentunya selain nasi yang juga disediakan. Satu porsi soto bebek dihargai Rp 10 ribu. Jika ingin menambah jeroan, tambah juga uang Rp 7.500.
Muafi sedikit berbagi rahasia resep soto bebeknya. Secara umum, bumbu soto bebek sama seperti soto pada umumnya. Yang membedakan adalah kaldunya. Kaldu itu sendiri merupakan resep turun temurun dari nenek dari pihak keluarga istrinya, Sufriyah. Resep tersebut sempat mati 15 tahun sebelum dihidupkan kembali oleh Sufriyah. Dahulu, di Bangkalan, Madura, nenek Sufriyah sempat membuka warung soto bebek.
Karena tidak ada yang melanjutkan usaha tersebut ditambah usia nenek yang sudah lanjut, maka warung tersebut tutup. Melihat ada peluang usaha, Muafi langsung menyewa sebuah stand di sentra Kuliner Indrapura.
Bersama istrinya,bapak 3 anak itu mencoba menghidupkan kembali soto bebek. Menurut survei yang dilakukan Muafi, belum ada soto bebek di Surabaya, bahkan Jatim. Jikapun ada, resep dan bumbunya pasti berbeda.
"Ini dulu resep dari nenek istri saya. Sekarang saya lanjutkan lagi," ungkapnya saat berbincang dengan detiksurabaya.com, Senin (25/10/2010). (iwd/wln)
Sumber : Imam Wahyudiyanta - detikSurabaya
Lihat juga:
Dim Sum
Minggu, 28 November 2010
Dua Jenis Minuman Wine
Wine memiliki dua jenis utama, yaitu anggur merah (red wine) dan anggur putih (white wine). Kedua jenis wine berasal dari jenis anggur yang digunakan. Warna wine tidak seperti warna jus anggur yang terlihat lebih bening. Kualitas warna minuman wine juga ditentukan beberapa hal lainnya.
Fermentasi menentukan warna wine. Walaupun red wine berasal dari anggur merah, warna merah wine diperoleh dari proses yang disebut perendaman (maceration). Red wine berasal dari anggur merah atau anggur hitam. Ratusan jenis buah anggur menghasilkan jenis minuman wine yang berbeda pula.
Jenis buah anggur sangat mempengaruhi rasa wine yang dihasilkan. White wine dapat difermentasi dari jenis anggur berwarna, dari anggur yang berwarna gelap hingga yang berwarna merah muda.
Salah satu jenis wine yang paling terkenal adalah cabaret sauvignon. Wine Cabaret sauvignon berasal dari wilayah Bordeaux, Prancis yang menghasilkan anggur merah. Red wine lain yang juga terkenal adalah Merlot wine.
Ada beberapa jenis wine dengan rasa cokelat dan cherry. Wine Grenache menjadi jenis anggur merah yang terkenal lainnya dari wilayah Burgundy Prancis. Grenache memiliki bahan dasar raspberries, mint dan cherry hitam. Jenis wine lain yang terkenal adalah Zinfandel yang dibuat di Eropa namun sebagian besar tanamannya tumbuh di wilayah California, Anerika Serikat.
Jenis white wine yang terkenal adalah Chardonnay. Wine ini mengandung vanila dan sedikit campuran buah. California menghasilkan jenis white wine Chenin Blancs. Chenin Blancs merupakan alternatif yang lebih murah dari Chardonnay. Chenin Blancs mengandung apel dan rempah-rempah lainnya. Jenis white wine lain adalah Pinot Gris. Pinot Gris berasal dari Oregon dan kaya aroma rempah-rempah. White wine Riesling berasal dari Jerman memiliki aroma buah.
White wine Zinfandel, merupakan jenis wine dengan rasa manis dari California. White Zinfandel diproses dari anggur merah Zinfandel yang dikupas kulitnya.
Sumber : Petti Lubis,Anda Nurlaila - vivanews.com
Lihat juga:
Sushi
Dim Sum
Fermentasi menentukan warna wine. Walaupun red wine berasal dari anggur merah, warna merah wine diperoleh dari proses yang disebut perendaman (maceration). Red wine berasal dari anggur merah atau anggur hitam. Ratusan jenis buah anggur menghasilkan jenis minuman wine yang berbeda pula.
Jenis buah anggur sangat mempengaruhi rasa wine yang dihasilkan. White wine dapat difermentasi dari jenis anggur berwarna, dari anggur yang berwarna gelap hingga yang berwarna merah muda.
Salah satu jenis wine yang paling terkenal adalah cabaret sauvignon. Wine Cabaret sauvignon berasal dari wilayah Bordeaux, Prancis yang menghasilkan anggur merah. Red wine lain yang juga terkenal adalah Merlot wine.
Ada beberapa jenis wine dengan rasa cokelat dan cherry. Wine Grenache menjadi jenis anggur merah yang terkenal lainnya dari wilayah Burgundy Prancis. Grenache memiliki bahan dasar raspberries, mint dan cherry hitam. Jenis wine lain yang terkenal adalah Zinfandel yang dibuat di Eropa namun sebagian besar tanamannya tumbuh di wilayah California, Anerika Serikat.
Jenis white wine yang terkenal adalah Chardonnay. Wine ini mengandung vanila dan sedikit campuran buah. California menghasilkan jenis white wine Chenin Blancs. Chenin Blancs merupakan alternatif yang lebih murah dari Chardonnay. Chenin Blancs mengandung apel dan rempah-rempah lainnya. Jenis white wine lain adalah Pinot Gris. Pinot Gris berasal dari Oregon dan kaya aroma rempah-rempah. White wine Riesling berasal dari Jerman memiliki aroma buah.
White wine Zinfandel, merupakan jenis wine dengan rasa manis dari California. White Zinfandel diproses dari anggur merah Zinfandel yang dikupas kulitnya.
Sumber : Petti Lubis,Anda Nurlaila - vivanews.com
Lihat juga:
Sushi
Dim Sum
Jumat, 26 November 2010
Wine dan Racun
Wine - Pasien kanker yang akan menjalani terapi radiasi mungkin perlu menyesap minuman anggur (Wine) sebelum melakukan pengobatan tersebut. Sebab, berdasarkan penelitian pada wanita pengidap kanker payudara ditemukan bahwa meminum wine dapat membantu membatasi efek racun akibat radiasi pada kulit.
Diketahui, beberapa komponen wine dapat melindungi dari efek berbahaya radiasi. Komponen-komponen ini mencakup polifenol dan tanin.
Dalam penelitian ini, Dr Gabriella Macchia, dari Catholic University, Campobasso, Italia, dan rekannya meneliti efek perlindungan dari konsumsi wine terhadap 348 wanita yang menjalani terapi radiasi setelah melakukan operasi kanker payudara. Risiko menderita efek racun akibat radiasi ternyata mencapai 38,4 persen pada mereka tidak meminum wine, sebesar 31,8 persen pada wanita yang minum setengah gelas setiap hari, dan 13,6 persen pada peminum satu gelas wine tiap hari, serta 35 persen pada mereka yang minum dua gelas setiap harinya.
Peneliti menemukan bahwa wanita yang minum hanya satu gelas wine sehari memiliki risiko jauh lebih rendah menderita efek terapi radiasi. Secara khusus, risiko mereka terkena racun kulit akibat radiasi sekitar 75 persen lebih sedikit daripada yang tidak minum.
Sumber : liputan6.com - klipberita.com
Lihat juga:
Dim Sum
Diketahui, beberapa komponen wine dapat melindungi dari efek berbahaya radiasi. Komponen-komponen ini mencakup polifenol dan tanin.
Dalam penelitian ini, Dr Gabriella Macchia, dari Catholic University, Campobasso, Italia, dan rekannya meneliti efek perlindungan dari konsumsi wine terhadap 348 wanita yang menjalani terapi radiasi setelah melakukan operasi kanker payudara. Risiko menderita efek racun akibat radiasi ternyata mencapai 38,4 persen pada mereka tidak meminum wine, sebesar 31,8 persen pada wanita yang minum setengah gelas setiap hari, dan 13,6 persen pada peminum satu gelas wine tiap hari, serta 35 persen pada mereka yang minum dua gelas setiap harinya.
Peneliti menemukan bahwa wanita yang minum hanya satu gelas wine sehari memiliki risiko jauh lebih rendah menderita efek terapi radiasi. Secara khusus, risiko mereka terkena racun kulit akibat radiasi sekitar 75 persen lebih sedikit daripada yang tidak minum.
Sumber : liputan6.com - klipberita.com
Lihat juga:
Dim Sum
Kamis, 25 November 2010
Sate Kiloan SMS enak
Sate Kiloan SMS mengambil citarasa Sate ala Tegal untuk menu resep Sate Kambing dan untuk menu resep Lainnya seperti resep Tongseng Kambing dan resep Tongseng Ayam menggunakan bumbu rempah ala resep masakan Solo.
“Rumah makan ini perpaduan antara masakan khas Tegal dan Solo”, tandas Lina. Dar¡ desain bangunannya Sate Kiloan SMS juga punya ciri khas. Ornamen gubuk dan pernak-pernik khas pedesaan dipadu-padankan hingga menjadi hiasan yang menarik. Menurut sejarah, warung sate kiloan dirintis oleh Ujang Nasir, warga Babakan, Madang, Bogor, Jawa Barat. Disebut sate kiloan, karena pembeli sate ¡tu tidak membeli berdasarkan jumiah tusukan satenya, melainkan berapa berat kilonya.
Walau namanya Sate Kambing, namun menu resep yang disajikan rumah makan ini terbuat dar¡ daging domba, bukan dar¡ daging kambing. ALasan Lina karena daging domba memiliki serat lebih halus dibandingkan daging kambing. Selain itu aroma daging domba juga lebih bersahabat ketimbang daging kambing yang Lebih prengus.
Jika ingin menikrnati Sate Kambing di sin¡, daging kambing akan ditimbang dulu sesuai pesanan. Untuk seperempat kilogram sate, berisi 12 tusuk, Anda cukup merogoh kocek sebesar Rp 38 ribu rupiah. Sedangkan untuk satu kilogram dipatok seharga Rp 152 ribu rupiah. Anda juga bisa membeli dalam ukuran porsi, ¡si 10 tusuk Rp 32 ribu. Jadi sangat fleksibel.
Dibandingkan olahan daging kambing, warna Sate-nya tidak cokiat kehitaman seperti Sate pada umumnya namun coklat kemerahan. Bumbu resep pelengkapnya ada potongan tomat, cabe rawit hijau, bawang merah, bawang goreng, dan sedikit siraman kecap manis. Bumbu resep pelengkap ¡ni sama dengan bumbu resep pelengkap yang digunakan pada resep Sate Tegal, yaitu Sambal Kecap berupa campuran resep bawang merah, tomat, cabe rawit, serta tak ketinggalan kecap manis.
Warna coklat kemerahan dihasilkan dar¡ olesan sedikit margarin dan kecap manis saat daging dibakar sehingga daging tak mudah hangus. Proses membakarannya menggunakan arang batok kelapa, sehingga nyala bara lebih lama dan debu bakaran tidak banyak. Dagingnya terasa begitu empuk karena domba yang digunakan oieh rumah makan ini adalah domba yang berusia antara 7-10 bulan. Bagian daging domba yang digunakan tidak ditentukan harus dar¡ bagian paha atau dada.
Yang unik adalah tambahan minyak samin yang dioleskan setelah proses pembakaran Sate. Tambahan minyak samin membuat rasa Sate gurih berbaur dengan gurihnya margarin. “Nita memang sengaja menggunakan minyak samin agar Sate lebih gurih,” ujar Lina.
Citarasa resep-nya memang benar-benar klop, ada sensasi manis dar¡ citarasa resep Sate Solo yang dengan sensasi gurih minyak samin. Sebagai penutup setequk Es Jeruk Manis sangat menyegarkan. Selain ¡tu ada pilihan Jus dan Softdrink. Aneka buah yang dijadikan Jus berupa belimbing, jeruk, mangga, alpukat, jambu, tomat, serte jus kombinasi dar¡ campuran beberapa buah. Kisaran harga makanannya mula¡ dar¡ Rp 16 ribu sampai dengan Rp 800 ribu untuk Kambing Guling, dan minuman segar dar¡ Rp 3 ribu sampai dengan Rp 10,5 ribu.
Penasaran bagaimana bedanya Sate Kambing di rumah makan ¡ni dengan tempat lainnya. Catat jam bukanya dar¡ puku1 9 pagi sampai 10 malam.***
Sumber : lintasberita.com
Lihat juga:
Dim Sum
Steak
“Rumah makan ini perpaduan antara masakan khas Tegal dan Solo”, tandas Lina. Dar¡ desain bangunannya Sate Kiloan SMS juga punya ciri khas. Ornamen gubuk dan pernak-pernik khas pedesaan dipadu-padankan hingga menjadi hiasan yang menarik. Menurut sejarah, warung sate kiloan dirintis oleh Ujang Nasir, warga Babakan, Madang, Bogor, Jawa Barat. Disebut sate kiloan, karena pembeli sate ¡tu tidak membeli berdasarkan jumiah tusukan satenya, melainkan berapa berat kilonya.
Walau namanya Sate Kambing, namun menu resep yang disajikan rumah makan ini terbuat dar¡ daging domba, bukan dar¡ daging kambing. ALasan Lina karena daging domba memiliki serat lebih halus dibandingkan daging kambing. Selain itu aroma daging domba juga lebih bersahabat ketimbang daging kambing yang Lebih prengus.
Jika ingin menikrnati Sate Kambing di sin¡, daging kambing akan ditimbang dulu sesuai pesanan. Untuk seperempat kilogram sate, berisi 12 tusuk, Anda cukup merogoh kocek sebesar Rp 38 ribu rupiah. Sedangkan untuk satu kilogram dipatok seharga Rp 152 ribu rupiah. Anda juga bisa membeli dalam ukuran porsi, ¡si 10 tusuk Rp 32 ribu. Jadi sangat fleksibel.
Dibandingkan olahan daging kambing, warna Sate-nya tidak cokiat kehitaman seperti Sate pada umumnya namun coklat kemerahan. Bumbu resep pelengkapnya ada potongan tomat, cabe rawit hijau, bawang merah, bawang goreng, dan sedikit siraman kecap manis. Bumbu resep pelengkap ¡ni sama dengan bumbu resep pelengkap yang digunakan pada resep Sate Tegal, yaitu Sambal Kecap berupa campuran resep bawang merah, tomat, cabe rawit, serta tak ketinggalan kecap manis.
Warna coklat kemerahan dihasilkan dar¡ olesan sedikit margarin dan kecap manis saat daging dibakar sehingga daging tak mudah hangus. Proses membakarannya menggunakan arang batok kelapa, sehingga nyala bara lebih lama dan debu bakaran tidak banyak. Dagingnya terasa begitu empuk karena domba yang digunakan oieh rumah makan ini adalah domba yang berusia antara 7-10 bulan. Bagian daging domba yang digunakan tidak ditentukan harus dar¡ bagian paha atau dada.
Yang unik adalah tambahan minyak samin yang dioleskan setelah proses pembakaran Sate. Tambahan minyak samin membuat rasa Sate gurih berbaur dengan gurihnya margarin. “Nita memang sengaja menggunakan minyak samin agar Sate lebih gurih,” ujar Lina.
Citarasa resep-nya memang benar-benar klop, ada sensasi manis dar¡ citarasa resep Sate Solo yang dengan sensasi gurih minyak samin. Sebagai penutup setequk Es Jeruk Manis sangat menyegarkan. Selain ¡tu ada pilihan Jus dan Softdrink. Aneka buah yang dijadikan Jus berupa belimbing, jeruk, mangga, alpukat, jambu, tomat, serte jus kombinasi dar¡ campuran beberapa buah. Kisaran harga makanannya mula¡ dar¡ Rp 16 ribu sampai dengan Rp 800 ribu untuk Kambing Guling, dan minuman segar dar¡ Rp 3 ribu sampai dengan Rp 10,5 ribu.
Penasaran bagaimana bedanya Sate Kambing di rumah makan ¡ni dengan tempat lainnya. Catat jam bukanya dar¡ puku1 9 pagi sampai 10 malam.***
Sumber : lintasberita.com
Lihat juga:
Dim Sum
Steak
Bistik Enak
Steak atau Bistik atau biefstuk merupakan salah satu hidangan kolonial yang kini masih dijadikan andalan banyak restoran. Sajian yang dipengaruhi kuliner Belanda ini memang dibuat dari lidah sapi. Lidah sapi dikupas dan direbus hingga benar-benar empuk.
Kalau ingin sedikit memanjakan diri dengan makanan istimewa siang ini, coba saja cicipi makanan gaya kolonial ini. Irisan lidah sapinya empuk gurih dengan siraman saus yang wangi. Ditambahkan kentang dan sayuran, jadilah makan siang yang lezat dan mantap!
Selanjutnya diberi bumbu bistik dengan saus Inggris, sedikit kecap manis, cengkih, pala dan merica. Karena itu rasanya sedikit manis dengan aroma rempah yang harum. Beberapa restoran menyajikan bistik lidah dengan brown sauce atau blackpepper sauce sehingga tampilan menjadi lebih modern.
Pelengkap bistik lidah adalah kentang goreng atau rebus, beberapa lembar daun selada dan setup sayuran. Karena itu seporsi bistik lidah bukan hanya akan membuat kenyang tetapi gizinya juga lengkap. Rasa gurih empuk lidah sapi akan mengelus lidah dengan balutan saus yang wangi. Hmm..benar-benar sedap!
Jika sudah siap menggoyang lidah dengan bistik lidah, segera saja pilih satu restoran di bawah ini.
RM Miranda (TanGoei)
Jl. Besuki, Menteng
Jakarta Pusat
Kusuma Sari Café & Catering
Jl. KH Ahmad Dahlan 12
Kebayoran Baru
Jakarta Selatan
RM Bu Endang
Jl. Wijaya I No 28.
Jakarta Selatan
Rumah Makan Indo Belanda Ny.Han
Jalan Raya Serpong Km 7 No. 8 C
Serpong, Tangerang
Telpon: 021-5396808
Kafe Star
Jl. Arteri Kedoya Raya No.20
Jakarta Barat
Dapur Babah
Jl. Veteran I /17-19
Jakarta Pusat
Telepon: 021-7060 2256; 021- 385 5653 (dev/Odi)
Sumber : Odilia Winneke-detikFood
Lihat juga:
Dim Sum
Hanamasa
Kalau ingin sedikit memanjakan diri dengan makanan istimewa siang ini, coba saja cicipi makanan gaya kolonial ini. Irisan lidah sapinya empuk gurih dengan siraman saus yang wangi. Ditambahkan kentang dan sayuran, jadilah makan siang yang lezat dan mantap!
Selanjutnya diberi bumbu bistik dengan saus Inggris, sedikit kecap manis, cengkih, pala dan merica. Karena itu rasanya sedikit manis dengan aroma rempah yang harum. Beberapa restoran menyajikan bistik lidah dengan brown sauce atau blackpepper sauce sehingga tampilan menjadi lebih modern.
Pelengkap bistik lidah adalah kentang goreng atau rebus, beberapa lembar daun selada dan setup sayuran. Karena itu seporsi bistik lidah bukan hanya akan membuat kenyang tetapi gizinya juga lengkap. Rasa gurih empuk lidah sapi akan mengelus lidah dengan balutan saus yang wangi. Hmm..benar-benar sedap!
Jika sudah siap menggoyang lidah dengan bistik lidah, segera saja pilih satu restoran di bawah ini.
RM Miranda (TanGoei)
Jl. Besuki, Menteng
Jakarta Pusat
Kusuma Sari Café & Catering
Jl. KH Ahmad Dahlan 12
Kebayoran Baru
Jakarta Selatan
RM Bu Endang
Jl. Wijaya I No 28.
Jakarta Selatan
Rumah Makan Indo Belanda Ny.Han
Jalan Raya Serpong Km 7 No. 8 C
Serpong, Tangerang
Telpon: 021-5396808
Kafe Star
Jl. Arteri Kedoya Raya No.20
Jakarta Barat
Dapur Babah
Jl. Veteran I /17-19
Jakarta Pusat
Telepon: 021-7060 2256; 021- 385 5653 (dev/Odi)
Sumber : Odilia Winneke-detikFood
Lihat juga:
Dim Sum
Hanamasa
Rabu, 24 November 2010
Dim Sum di pagi Hari
Anda terburu-buru berangkat kerja dan tak sempat sarapan? Atau anda tipe yang tidak bisa makan karbohidrat di pagi hari? Kalau begitu, cobalah makan Dim Sum!
Dim sum adalah sejenis makanan camilan yang bergizi yang cukup untuk mengenyangkan perut anda. Tradisi Dim Sum berawal dari Kanton, Cina dimana Dim Sum selalu disajikan sebagai teman minum teh. Berawal dari kedai-kedai teh bagi para pengembara, Dim Sum selalu disajikan pada pagi hari sebagai bekal perjalanan mereka.
Pada perkembangannya sekarang, di beberapa negara seperti Hongkong, Dim Sum disajikan pada pagi hari sebagai hidangan sarapan dan biasanya hanya dijual hingga tengah hari saja. Menurut para ahli, Dim Sum sangatlah menyehatkan dan bergizi. Kini banyak orang yang memilih mengkonsumsi Dim Sum karena selain sehat juga praktis.
Dim sum memiliki beragam jenis, ada yang steamed Dim Sum (kukus) seperti bakpao, hakau (udang), cheong fun (dari tepung beras), siomai. Sedangkan yang goreng, antara lain lumpia udang, talas goreng, atau pangsit goreng.
Jika Anda ingin mencoba Dim Sum, sekedar sharing, berikut beberapa restoran Chinese yang memiliki macam-macam dim sum yang menurut Saya patut dicoba:
1. Samudera Restoran
Berbagai macam dim sum tersedia disini. Samudera selalu ramai dikunjungi jika weekend tiba sehingga Anda harus rela mengantri untuk dapat menikmati menu di sini. Menu rekomendasi: cheong fun dan siomai ayam.
2. Huang Ting Restoran
Restoran Chinese food ini juga punya banyak variasi dim sum. Saat weekend, koleksi dim sumnya lebih lengkap dari hari-hari biasa. Menu rekomendasinya: pangsit udang mayonaise dan siomai.
3. Ta Wan Restaurant
Walaupun variasi menu dim sum di sini cenderung sedikit, lumpia udang dari Ta Wan tetap patut dicoba! Selain itu, restoran ini juga terkenal dengan variasi buburnya yang tak kalah menggoda.
4. Daniang Dumpling
Yang unik dari restoran ini adalah penyajian dapurnya di depan sehingga bisa terlihat semua makanannya fresh langsung dimasak oleh sang koki. Menu yang saya rekomendasikan adalah Xiao lung bao, yaitu pangsit yang berbentuk bao, dalamnya berisi daging dan berkuah. Selain itu Anda juga bisa mencoba Sui Kiau, yaitu pangsit kukus yang berisi daging maupun sayuran.
5. Din Tai Fung
Menu yang paling populer dari Din Tai Fung adalah Xiao Lung Bao (sejenis adonan tepung yang berisi daging) dan bubur. Walaupun harganya relatif mahal, namun bagi anda yang menggemari Xiao Lung Bao, di sinilah tempat yang paling enak.
Ngomongin Dim Sum, perut Saya tiba-tiba jadi keroncongan. Hmm...Apakah Anda juga mulai tergoda oleh si mungil?
Sumber : viola kurniawati-urbanesia.com
Lihat juga:
Hanamasa
Sushi
Dim sum adalah sejenis makanan camilan yang bergizi yang cukup untuk mengenyangkan perut anda. Tradisi Dim Sum berawal dari Kanton, Cina dimana Dim Sum selalu disajikan sebagai teman minum teh. Berawal dari kedai-kedai teh bagi para pengembara, Dim Sum selalu disajikan pada pagi hari sebagai bekal perjalanan mereka.
Pada perkembangannya sekarang, di beberapa negara seperti Hongkong, Dim Sum disajikan pada pagi hari sebagai hidangan sarapan dan biasanya hanya dijual hingga tengah hari saja. Menurut para ahli, Dim Sum sangatlah menyehatkan dan bergizi. Kini banyak orang yang memilih mengkonsumsi Dim Sum karena selain sehat juga praktis.
Dim sum memiliki beragam jenis, ada yang steamed Dim Sum (kukus) seperti bakpao, hakau (udang), cheong fun (dari tepung beras), siomai. Sedangkan yang goreng, antara lain lumpia udang, talas goreng, atau pangsit goreng.
Jika Anda ingin mencoba Dim Sum, sekedar sharing, berikut beberapa restoran Chinese yang memiliki macam-macam dim sum yang menurut Saya patut dicoba:
1. Samudera Restoran
Berbagai macam dim sum tersedia disini. Samudera selalu ramai dikunjungi jika weekend tiba sehingga Anda harus rela mengantri untuk dapat menikmati menu di sini. Menu rekomendasi: cheong fun dan siomai ayam.
2. Huang Ting Restoran
Restoran Chinese food ini juga punya banyak variasi dim sum. Saat weekend, koleksi dim sumnya lebih lengkap dari hari-hari biasa. Menu rekomendasinya: pangsit udang mayonaise dan siomai.
3. Ta Wan Restaurant
Walaupun variasi menu dim sum di sini cenderung sedikit, lumpia udang dari Ta Wan tetap patut dicoba! Selain itu, restoran ini juga terkenal dengan variasi buburnya yang tak kalah menggoda.
4. Daniang Dumpling
Yang unik dari restoran ini adalah penyajian dapurnya di depan sehingga bisa terlihat semua makanannya fresh langsung dimasak oleh sang koki. Menu yang saya rekomendasikan adalah Xiao lung bao, yaitu pangsit yang berbentuk bao, dalamnya berisi daging dan berkuah. Selain itu Anda juga bisa mencoba Sui Kiau, yaitu pangsit kukus yang berisi daging maupun sayuran.
5. Din Tai Fung
Menu yang paling populer dari Din Tai Fung adalah Xiao Lung Bao (sejenis adonan tepung yang berisi daging) dan bubur. Walaupun harganya relatif mahal, namun bagi anda yang menggemari Xiao Lung Bao, di sinilah tempat yang paling enak.
Ngomongin Dim Sum, perut Saya tiba-tiba jadi keroncongan. Hmm...Apakah Anda juga mulai tergoda oleh si mungil?
Sumber : viola kurniawati-urbanesia.com
Lihat juga:
Hanamasa
Sushi
Selasa, 23 November 2010
Sushi World
Penggemar Sushi akan melakukan apa saja untuk mendapatkan makanan favoritnya. Bahkan kalau diperlukan, antre dan membayar mahal pun tidak keberatan. Tapi untuk yang satu ini dijamin Anda tidak perlu antre. Harganya pun sangat terjangkau. Maklum, harga mahasiswa.
Sushi World layak menjadi salah satu tempat pilihan yang pas bagi penyuka sushi. Di restoran ini pengunjung bisa mencicipi aneka fusion sushi yang sedang digandrungi oleh kaum muda. Fusion sushi ini memiliki cita rasa yang beda, karena sudah mengalami sedikit perubahan, dengan cara memadukan bahan-bahan yang ada.
Pada dasarnya sushi merupakan makanan Jepang yang terdiri dari nasi yang dibentuk bersama lauk berupa makanan laut, daging, sayuran mentah atau sudah dimasak. Asal-usul kata sushi adalah kata sifat untuk rasa masam yang ditulis dengan huruf kanji sushi.
Pada awalnya, sushi yang ditulis dengan huruf kanji merupakan istilah untuk salah satu jenis pengawetan ikan yang disebut gyosho, yakni membaluri ikan dengan garam dapur, bubuk ragi atau ampas sake.
"Kalau fusion sushi ditambah dengan bahan baru seperti mayones, alpukat, mangga, timun, bahkan cabai rawit. Sushinya pun bisa digoreng," ujar Rahandari (23) alias Riri, salah satu pemilik Sushi World.
Aneka ragam sushi disajikan dengan tampilan yang sangat menarik dan menggugah selera. Salah satu andalannya dragon roll. Dalamnya diisi dengan udang yang digoreng dan mayones lalu ditaburi dengan tepung tempura dan diberi alpukat di atasnya. Menu ini juga termasuk populer di banyak restoran sushi lainnya.
Meski dari segi jenis sama, namun dari isi dan penyajiannya dibuat berbeda. Paling penting, harganya bisa separuh dari harga restoran sushi ternama. Dragon roll ini dipatok dengan harga Rp 35.000.
Riri juga menyarankan untuk mencoba volcano. Sushi ini dilumuri saus merah lezat yang terbuat dari baby octopus dan saus mayo. Dalam gulungan sushi diisi dengan daging kepiting, mayones, dan alpukat. Bagi yang suka dengan rasa pedas, disarankan untuk berani mencoba kalimantan. Sushi ini berisi ikan sisamo, mayones, selada air, dan cabai rawit.
"Tak jarang juga ada konsumen yang memberi masukan kepada kami untuk dibuatkan jenis sushi tertentu yang pernah dicobanya di restoran lain. Kalau sekiranya cocok, tidak tertutup kemungkinan dimasukkan ke dalam daftar menu," ujar Riri lagi.
Ada pula jenis sushi yang disebut dengan gunkan, yakni nasi yang digulung lalu diberi topping ikan mentah, telur ikan atau belut di atasnya, dan dibungkus dengan nori sekelilingnya. Jenis lain adalah nigiri sushi, yakni sushi yang di atasnya diberi irisan ikan kemudian diikat dengan nori.
Sebagai teman makan sushi, paling klop dipadukan dengan wasabi. Sambal khas Jepang itu memang unik. Pasalnya, bahan sambal bukan dari cabai yang biasa kita makan, melainkan terbuat dari lobak Jepang yang apabila dicicipi akan muncul rasa pedas yang cukup menyengat di hidung.
Pengunjung yang tidak tahan rasa pedasnya bisa mencampur wasabi dengan shoyu, yaitu sejenis kecap jepang yang rasanya asin dan manis. Dilengkapi pula dengan gari, sejenis jahe berwarna merah muda.
Sebagai informasi, sushi dengan ikan yang telah melalui proses masak justru bernilai gizi baik, rendah kalori, dan rendah lemak. Sushi salmon mengandung vitamin D, dan bahan ketan pada sushi memberikan karbohidrat yang baik untuk tenaga.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan Dr Iain Brownlee dari University of Newscastle, sushi juga populer sebagai makanan penurun berat badan.
Elemen yang memberikan manfaat tersebut adalah nori, rumput laut kering yang digunakan untuk membungkus sushi. Para peneliti Inggris mengatakan bahwa nori berpotensi mengurangi retensi lemak tubuh hingga 75 persen.
Sumber : wartakotalive.com - megapolitan.kompas.com
Lihat juga:
Hanamasa
Dim Sum
Sushi World layak menjadi salah satu tempat pilihan yang pas bagi penyuka sushi. Di restoran ini pengunjung bisa mencicipi aneka fusion sushi yang sedang digandrungi oleh kaum muda. Fusion sushi ini memiliki cita rasa yang beda, karena sudah mengalami sedikit perubahan, dengan cara memadukan bahan-bahan yang ada.
Pada dasarnya sushi merupakan makanan Jepang yang terdiri dari nasi yang dibentuk bersama lauk berupa makanan laut, daging, sayuran mentah atau sudah dimasak. Asal-usul kata sushi adalah kata sifat untuk rasa masam yang ditulis dengan huruf kanji sushi.
Pada awalnya, sushi yang ditulis dengan huruf kanji merupakan istilah untuk salah satu jenis pengawetan ikan yang disebut gyosho, yakni membaluri ikan dengan garam dapur, bubuk ragi atau ampas sake.
"Kalau fusion sushi ditambah dengan bahan baru seperti mayones, alpukat, mangga, timun, bahkan cabai rawit. Sushinya pun bisa digoreng," ujar Rahandari (23) alias Riri, salah satu pemilik Sushi World.
Aneka ragam sushi disajikan dengan tampilan yang sangat menarik dan menggugah selera. Salah satu andalannya dragon roll. Dalamnya diisi dengan udang yang digoreng dan mayones lalu ditaburi dengan tepung tempura dan diberi alpukat di atasnya. Menu ini juga termasuk populer di banyak restoran sushi lainnya.
Meski dari segi jenis sama, namun dari isi dan penyajiannya dibuat berbeda. Paling penting, harganya bisa separuh dari harga restoran sushi ternama. Dragon roll ini dipatok dengan harga Rp 35.000.
Riri juga menyarankan untuk mencoba volcano. Sushi ini dilumuri saus merah lezat yang terbuat dari baby octopus dan saus mayo. Dalam gulungan sushi diisi dengan daging kepiting, mayones, dan alpukat. Bagi yang suka dengan rasa pedas, disarankan untuk berani mencoba kalimantan. Sushi ini berisi ikan sisamo, mayones, selada air, dan cabai rawit.
"Tak jarang juga ada konsumen yang memberi masukan kepada kami untuk dibuatkan jenis sushi tertentu yang pernah dicobanya di restoran lain. Kalau sekiranya cocok, tidak tertutup kemungkinan dimasukkan ke dalam daftar menu," ujar Riri lagi.
Ada pula jenis sushi yang disebut dengan gunkan, yakni nasi yang digulung lalu diberi topping ikan mentah, telur ikan atau belut di atasnya, dan dibungkus dengan nori sekelilingnya. Jenis lain adalah nigiri sushi, yakni sushi yang di atasnya diberi irisan ikan kemudian diikat dengan nori.
Sebagai teman makan sushi, paling klop dipadukan dengan wasabi. Sambal khas Jepang itu memang unik. Pasalnya, bahan sambal bukan dari cabai yang biasa kita makan, melainkan terbuat dari lobak Jepang yang apabila dicicipi akan muncul rasa pedas yang cukup menyengat di hidung.
Pengunjung yang tidak tahan rasa pedasnya bisa mencampur wasabi dengan shoyu, yaitu sejenis kecap jepang yang rasanya asin dan manis. Dilengkapi pula dengan gari, sejenis jahe berwarna merah muda.
Sebagai informasi, sushi dengan ikan yang telah melalui proses masak justru bernilai gizi baik, rendah kalori, dan rendah lemak. Sushi salmon mengandung vitamin D, dan bahan ketan pada sushi memberikan karbohidrat yang baik untuk tenaga.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan Dr Iain Brownlee dari University of Newscastle, sushi juga populer sebagai makanan penurun berat badan.
Elemen yang memberikan manfaat tersebut adalah nori, rumput laut kering yang digunakan untuk membungkus sushi. Para peneliti Inggris mengatakan bahwa nori berpotensi mengurangi retensi lemak tubuh hingga 75 persen.
Sumber : wartakotalive.com - megapolitan.kompas.com
Lihat juga:
Hanamasa
Dim Sum
Senin, 22 November 2010
History of Steak
Steak as if synonymous with the land of Uncle Sam because it is one of the highest quality beef. No wonder the line of the type of beef imported from there as U.S. T-Bone Streak, U.S. Beef Ribs, Tenderloin U.S., U.S. Sirloin and so forth. Inipula types are available at Factory Steak restaurant owned by Kenneth Chen. It may be practically most people think of steak comes from the U.S..
In fact, it is said was originally not the case. Beef is not exactly popular as part of the diet choice in the U.S. before the Civil War. According to a site, its history is not even real beef from the U.S.. Precisely who introduced cattle to the new world of the Spaniards to Mexico in 1540.
Then, in the 18th century by the Spanish Colonial and French began to raise cows. As railways developed at the time, they use trains to transport cattle from San Antonio, Texas to New Orleans. But this industry then fell due to a terrible winter when the herd of cows gone up to 90 percent.
But along with the development of the age at the time, beef production increased again since 1871. Even after World War II, aka beef beef became a symbol of American prosperity.
This symbol eventually became famous all over the world while also providing inspiration to the interpreter-cook. Thus, aka steak steak menu also managed to become a kitchen mainstay. Resto-special steak restaurants also appear. In order to be different and gain profit, each restaurant also has a uniqueness of each with a different strategy. This, too, who carried out the Steak Factory, opened in the region that there is no special restaurant steak. In addition it is still not forgotten the taste of Indonesian cuisine in membubui beef imports. Through the concept of a low profile and local, Steak Factory is ready to spread to other cities in the future.
"Whose name is not only a shop building in Jakarta alone but in the region too, meaning Steak Factory can open in other areas also," that Chen hopes the expansion plan forward. Selling may be steak, but the Steak Factory still not forget the spice native to Indonesia!
Source: SH / sally approached - sinarharapan.co.id
See also:
Dim Sum
Wine
In fact, it is said was originally not the case. Beef is not exactly popular as part of the diet choice in the U.S. before the Civil War. According to a site, its history is not even real beef from the U.S.. Precisely who introduced cattle to the new world of the Spaniards to Mexico in 1540.
Then, in the 18th century by the Spanish Colonial and French began to raise cows. As railways developed at the time, they use trains to transport cattle from San Antonio, Texas to New Orleans. But this industry then fell due to a terrible winter when the herd of cows gone up to 90 percent.
But along with the development of the age at the time, beef production increased again since 1871. Even after World War II, aka beef beef became a symbol of American prosperity.
This symbol eventually became famous all over the world while also providing inspiration to the interpreter-cook. Thus, aka steak steak menu also managed to become a kitchen mainstay. Resto-special steak restaurants also appear. In order to be different and gain profit, each restaurant also has a uniqueness of each with a different strategy. This, too, who carried out the Steak Factory, opened in the region that there is no special restaurant steak. In addition it is still not forgotten the taste of Indonesian cuisine in membubui beef imports. Through the concept of a low profile and local, Steak Factory is ready to spread to other cities in the future.
"Whose name is not only a shop building in Jakarta alone but in the region too, meaning Steak Factory can open in other areas also," that Chen hopes the expansion plan forward. Selling may be steak, but the Steak Factory still not forget the spice native to Indonesia!
Source: SH / sally approached - sinarharapan.co.id
See also:
Dim Sum
Wine
Bikin Dim Sum unik yuk!
Cooking class ini khusus buat pencinta Dim Sum. Seorang chef ahli membuat dim sum akan membimbing tahapan membuat Dim Sum. Kali ini Dim Sum unik dan trendy yang bakal dibagikan ilmunya. Dim Sum bentuk kelinci, landak, kura-kura dan Dim Sum kukus panggang yang paling gres. Buruan daftarkan diri Anda, hanya tersedia 20 tempat saja!
Dim Sum, penganan mungil yang berasal dari selatan Cina ini kini sangat populer di dunia. Awalnya Dim Sum dinikmati di pagi hingga siang hari sebagai teman minum the yang dikenal dengan sebutan yam cha. Kebiasaan ini berkembang hingga di hampir seluruh kawasan Asia, termasuk di Indonesia.
Sudah lebih dari sepuluh kali kami menggelar kursus Dim Sum yang selalu dibanjiri peserta. Dim Sum yang jumlahnya ratusan memiliki keunikan dalam pembuatan seperti layaknya pastry di negeri Barat. Untuk memuaskan rasa ingin tahu, kamipun mengikuti perkembangan Dim Sum hingga akhirnya memilih Dim Sum yang unik dan trendy sebagai topik cooking class exclusive kali ini.
Kami mendapat dukungan dari hotel JW Marriott Jakarta, melalui Mr.Karsono, seorang Junior Sous Chef yang trampil membuat Dim Sum. Sajian Dim Sum kreasinya menjadi favorit tamu di Pearl Chinese Restaurant. Bukan hanya cantik tetapi rasanya juga enak.
Lima buah Dim Sum akan diajarkan secara detil pembuatannya. Tiga Dim Sum unik, berbentuk landak, kelinci dan kura-kura akan dijelaskan cara membuat adonan kulitnya dan isian yang enak. Bentuk yang mungil dengan rasa adonan kulit yang empuk lembut sangat enak dipadu dengan adonan yang legit wangi. Bentuk binatang yang lucu dengan rasa yang unik dan teknik membuat yang kreatif ini sedang digemari oleh pencinta Dim Sum di dunia.
Dua Dim Sum yang paling trendy, Dim Sum dengan teknik kukus panggang memiliki rasa renyah sedikit lembut dengan variasi isi yang gurih. Dua jenis steam pan fried Dim Sum (berbentuk bulat lipat dan serbentuk mirip kuo tie dengan 2 variasi isi) akan dibeberkan cara membuat kulit hingga membentuk plus membuat adonan isinya. Rasa Dim Sum ini tidak hanya lembek tetapi ada tektur renyah yang enak.
Tiap penjelasan chef akan diikuti dengan praktek yang dibimbing oleh sang chef dan timnya. Tanya jawabpun bebas Anda lakukan sampai semuanya menjadi jelas dimengerti. Usai cooking class, Anda bisa menikmati makan siang bermenu dim sum dan hidangan lain, yam cha sepuasnya.
Kelas untuk Dim Sum ini merupakan kelas praktek atau hands on, karena itu kami membatasi jumlah pesertanya, hanya 20 (dua puluh) orang saja. Supaya bisa mengatur waktu, catat dahulu waktunya, Sabtu, 16 Mei 2009, pukul 9.30-14.00, di Pearl Chinese Restaurant, Hotel JW Marriott Jakarta, Mega Kuningan, Jakarta Selatan. Kami hanya memberikan tempat pada mereka yang benar-benar berminat. Pastikan nama Anda terdaftar di sini!
Sumber : Eka / Odilia Winneke - detikFood
Lihat juga:
Wine
Hanamasa
Dim Sum, penganan mungil yang berasal dari selatan Cina ini kini sangat populer di dunia. Awalnya Dim Sum dinikmati di pagi hingga siang hari sebagai teman minum the yang dikenal dengan sebutan yam cha. Kebiasaan ini berkembang hingga di hampir seluruh kawasan Asia, termasuk di Indonesia.
Sudah lebih dari sepuluh kali kami menggelar kursus Dim Sum yang selalu dibanjiri peserta. Dim Sum yang jumlahnya ratusan memiliki keunikan dalam pembuatan seperti layaknya pastry di negeri Barat. Untuk memuaskan rasa ingin tahu, kamipun mengikuti perkembangan Dim Sum hingga akhirnya memilih Dim Sum yang unik dan trendy sebagai topik cooking class exclusive kali ini.
Kami mendapat dukungan dari hotel JW Marriott Jakarta, melalui Mr.Karsono, seorang Junior Sous Chef yang trampil membuat Dim Sum. Sajian Dim Sum kreasinya menjadi favorit tamu di Pearl Chinese Restaurant. Bukan hanya cantik tetapi rasanya juga enak.
Lima buah Dim Sum akan diajarkan secara detil pembuatannya. Tiga Dim Sum unik, berbentuk landak, kelinci dan kura-kura akan dijelaskan cara membuat adonan kulitnya dan isian yang enak. Bentuk yang mungil dengan rasa adonan kulit yang empuk lembut sangat enak dipadu dengan adonan yang legit wangi. Bentuk binatang yang lucu dengan rasa yang unik dan teknik membuat yang kreatif ini sedang digemari oleh pencinta Dim Sum di dunia.
Dua Dim Sum yang paling trendy, Dim Sum dengan teknik kukus panggang memiliki rasa renyah sedikit lembut dengan variasi isi yang gurih. Dua jenis steam pan fried Dim Sum (berbentuk bulat lipat dan serbentuk mirip kuo tie dengan 2 variasi isi) akan dibeberkan cara membuat kulit hingga membentuk plus membuat adonan isinya. Rasa Dim Sum ini tidak hanya lembek tetapi ada tektur renyah yang enak.
Tiap penjelasan chef akan diikuti dengan praktek yang dibimbing oleh sang chef dan timnya. Tanya jawabpun bebas Anda lakukan sampai semuanya menjadi jelas dimengerti. Usai cooking class, Anda bisa menikmati makan siang bermenu dim sum dan hidangan lain, yam cha sepuasnya.
Kelas untuk Dim Sum ini merupakan kelas praktek atau hands on, karena itu kami membatasi jumlah pesertanya, hanya 20 (dua puluh) orang saja. Supaya bisa mengatur waktu, catat dahulu waktunya, Sabtu, 16 Mei 2009, pukul 9.30-14.00, di Pearl Chinese Restaurant, Hotel JW Marriott Jakarta, Mega Kuningan, Jakarta Selatan. Kami hanya memberikan tempat pada mereka yang benar-benar berminat. Pastikan nama Anda terdaftar di sini!
Sumber : Eka / Odilia Winneke - detikFood
Lihat juga:
Wine
Hanamasa
Minggu, 21 November 2010
Ayo makan Dim Sum di Oenpao
Sering aku lihat gerai Oenpao yang menyajikan masakan Dim Sum dan lainnya di beberapa lokasi di Jakarta ini namun belum sempat mencobanya. Sampai akhirnya aku ketahui tempat asal Kedai Oenpao ini pertama kali didirikan di pasar modern BSD (Bumi Serpong Damai).
Berhubung nama pasar modern BSD ini cukup ‘beken’ di kalangan teman-teman, maka kujejakkan kaki ke sana untuk menengok pasar ini. Setelah keliling, pilihan kuliner jatuh pada Kedai Oenpao ini.
Kedai yang paling rapi versi pasar yang pernah kulihat. Dari desain yang menarik tetapi tidak meninggalkan bangku dan meja panjang, ciri khas lokasi tempat makan yang mempunyai tempat terbatas.
Kami memesan siomay, hakau, ceker ayam, mie pangsit, mie ayam plus es teh tawar. Tidak ketinggalan cheese cake, tiramisu cake, ‘tape’ cake.
Sambil menunggu makanan kami cicipi kue-kue. Walaupun diberi mana dalam bahasa Inggris, rasa dan adonan tetap seperti kue-kue pasar Indonesia. Nilai 7 kuberikan untuk cemilan/jajan pasar ini.
Dim Sum-pun datang. Rasanya biasa saja tetapi masih boleh dikatakan memenuhi kriteria Dim Sum. Dari tiga macam Dim Sum yang kami pesan, hakau yang paling aku suka.
Sampailah pada menu utama, mie ayam dan mie pangsit. Sayang cara memasaknya tidak standar. Yang satu terlalu lorok (terlampai matang) sehingga rasanya seperti karet. Sedang yang satunya oke. Aku ambil contoh yang tidak gagal saja ya. Secara rasa biasa saja. Yang terasa unik adalah mie-nya halus, biasanya orang menamakannya seperti mie hongkong. Nilai 6 kuberikan.
Untuk harga semangkok bakmi berkisar sekitar Rp. 18.000,- dan Dim Sum Rp. 6.000,- per porsi. Tentunya bukan harga yang murah untuk sebuah jajan pasar. Mungkin jika kita masuk gerai-gerai lain yang sudah ber-AC dan lebih nyaman untuk santai, hal itu bisa dimasukan untuk harga sebuah kenyamanan.
Jika aku suruh mencoba lagi. Hmmm…..ada mie dan Dim Sum yang lebih enak untuk harga yang sama. Yang patut diajungkan jempol adalah setelah lima tahun sebuah kedai Dim Sum dan mie di sebuah pasar akhirnya bisa menjadi gerai yang nyaman di gedung-gedung dan digemari oleh orang banyak.
Sumber : Melani - wikimu.com
Lihat juga :
Sushi
Steak
Berhubung nama pasar modern BSD ini cukup ‘beken’ di kalangan teman-teman, maka kujejakkan kaki ke sana untuk menengok pasar ini. Setelah keliling, pilihan kuliner jatuh pada Kedai Oenpao ini.
Kedai yang paling rapi versi pasar yang pernah kulihat. Dari desain yang menarik tetapi tidak meninggalkan bangku dan meja panjang, ciri khas lokasi tempat makan yang mempunyai tempat terbatas.
Kami memesan siomay, hakau, ceker ayam, mie pangsit, mie ayam plus es teh tawar. Tidak ketinggalan cheese cake, tiramisu cake, ‘tape’ cake.
Sambil menunggu makanan kami cicipi kue-kue. Walaupun diberi mana dalam bahasa Inggris, rasa dan adonan tetap seperti kue-kue pasar Indonesia. Nilai 7 kuberikan untuk cemilan/jajan pasar ini.
Dim Sum-pun datang. Rasanya biasa saja tetapi masih boleh dikatakan memenuhi kriteria Dim Sum. Dari tiga macam Dim Sum yang kami pesan, hakau yang paling aku suka.
Sampailah pada menu utama, mie ayam dan mie pangsit. Sayang cara memasaknya tidak standar. Yang satu terlalu lorok (terlampai matang) sehingga rasanya seperti karet. Sedang yang satunya oke. Aku ambil contoh yang tidak gagal saja ya. Secara rasa biasa saja. Yang terasa unik adalah mie-nya halus, biasanya orang menamakannya seperti mie hongkong. Nilai 6 kuberikan.
Untuk harga semangkok bakmi berkisar sekitar Rp. 18.000,- dan Dim Sum Rp. 6.000,- per porsi. Tentunya bukan harga yang murah untuk sebuah jajan pasar. Mungkin jika kita masuk gerai-gerai lain yang sudah ber-AC dan lebih nyaman untuk santai, hal itu bisa dimasukan untuk harga sebuah kenyamanan.
Jika aku suruh mencoba lagi. Hmmm…..ada mie dan Dim Sum yang lebih enak untuk harga yang sama. Yang patut diajungkan jempol adalah setelah lima tahun sebuah kedai Dim Sum dan mie di sebuah pasar akhirnya bisa menjadi gerai yang nyaman di gedung-gedung dan digemari oleh orang banyak.
Sumber : Melani - wikimu.com
Lihat juga :
Sushi
Steak
Senin, 15 November 2010
Semua Hal Tentang Dim Sum
Munculnya sebenarnya Dim Sum sebagai prestasi kuliner berasal di Cina selatan dengan Kanton. Di Cina, dim sum dapat disajikan pada awal enam pagi, dan banyak orang bangun sepagi ini menjadi yang pertama dalam antrean untuk mencoba lezat memperlakukan yang mereka tawarkan. restoran Dim sum biasanya dekat pertengahan sore dan tidak membuka kembali untuk makan malam, seperti tradisi bertahun-tahun yang lalu. Gaya restoran dim sum sangat unik karena bukan hanya satu pelayan mengambil pesanan kami, pelayan gerobak dorong banyak dengan berbagai item dim sum di restoran, dan Anda mengambil dan memilih dari gerobak.
Asin dan makanan ringan seperti mai shu gurih, pangsit setiap rasa dibayangkan, dan bao Siu cha yang ditawarkan. mai Shu (harfiah "memasak dan menjual kue") dapat menjadi vegetarian atau dibuat dengan daging, dan mereka dibungkus dengan bungkus gyoza dan dikukus. Pangsit datang dalam daging babi, udang, kepiting, dan rasa sayuran, dan seringkali dibuat dengan bungkus, tepung beras tebal pangsit atau pembungkus gandum tembus pati.
Pangsit pembungkus ini tembus sangat sulit untuk memasak tepat, tapi rasa mereka bersama-sama dengan pangsit mengisi cukup memuaskan. bao Cha Siu adalah roti dengan daging babi Siu cha, daging babi panggang manis dan asin dimasak ke dalamnya. Untuk dessert, Anda dapat menikmati kue tar custard telur, mengobati krim dan lezat, puding mangga, bola biji wijen, atau buns kacang merah paste. Sebuah hidangan penutup Cina sangat lezat adalah hua dou fu, yang merupakan tahu lembut disajikan dalam rasa manis sup jahe. Untuk hidangan, lebih berani yang disebut "Phoenix cakar" juga disajikan di restoran dim sum. Ini adalah di kaki ayam aktualitas. Mereka goreng, rebus, dan kadang-kadang diasinkan dengan saus kacang hitam. Mereka sangat lembut, dan banyak orang menikmatinya sekali mereka melupakan faktor kejutan awal dari kaki ayam.
Kelezatan ini Asia telah menyebar melintasi Atlantik dan Pasifik Kelautan dan sekarang tersedia di berbagai negara di seluruh dunia. Ini adalah jenis makanan yang sangat populer di Amerika, di mana Amerika bisa mendapatkan rasa lezat dan keanehan dari masakan Cina. Hanya ingat untuk mendapatkan ke restoran lebih awal, karena mereka mendapatkan cepat sibuk! (Charles bloom - article alley)
Lihat juga:
Burger King
Sour Sally
Asin dan makanan ringan seperti mai shu gurih, pangsit setiap rasa dibayangkan, dan bao Siu cha yang ditawarkan. mai Shu (harfiah "memasak dan menjual kue") dapat menjadi vegetarian atau dibuat dengan daging, dan mereka dibungkus dengan bungkus gyoza dan dikukus. Pangsit datang dalam daging babi, udang, kepiting, dan rasa sayuran, dan seringkali dibuat dengan bungkus, tepung beras tebal pangsit atau pembungkus gandum tembus pati.
Pangsit pembungkus ini tembus sangat sulit untuk memasak tepat, tapi rasa mereka bersama-sama dengan pangsit mengisi cukup memuaskan. bao Cha Siu adalah roti dengan daging babi Siu cha, daging babi panggang manis dan asin dimasak ke dalamnya. Untuk dessert, Anda dapat menikmati kue tar custard telur, mengobati krim dan lezat, puding mangga, bola biji wijen, atau buns kacang merah paste. Sebuah hidangan penutup Cina sangat lezat adalah hua dou fu, yang merupakan tahu lembut disajikan dalam rasa manis sup jahe. Untuk hidangan, lebih berani yang disebut "Phoenix cakar" juga disajikan di restoran dim sum. Ini adalah di kaki ayam aktualitas. Mereka goreng, rebus, dan kadang-kadang diasinkan dengan saus kacang hitam. Mereka sangat lembut, dan banyak orang menikmatinya sekali mereka melupakan faktor kejutan awal dari kaki ayam.
Kelezatan ini Asia telah menyebar melintasi Atlantik dan Pasifik Kelautan dan sekarang tersedia di berbagai negara di seluruh dunia. Ini adalah jenis makanan yang sangat populer di Amerika, di mana Amerika bisa mendapatkan rasa lezat dan keanehan dari masakan Cina. Hanya ingat untuk mendapatkan ke restoran lebih awal, karena mereka mendapatkan cepat sibuk! (Charles bloom - article alley)
Lihat juga:
Burger King
Sour Sally
Madura Chicken Sate Yummy
Sate Madura Chicken Sate which generally is given a sauce of peanut sauce. But in Madura itself is sometimes used but is not a peanut sauce or chili sauce pecan. In addition, burning charcoal often Sate is often sprinkled with lime.
To reap more profit, dealers often mix the peanut sauce Sate with dry rice that has been refined. This dry rice, in Balinese called senggauk, a remnant of dried rice in the hot sun. In some areas of Java, such as the north coast, along the coast (north coast) covering the area Indramayu, Bradford, such rice called nasi aking. Commonly eaten by poor people who could not afford even the cheapest rice.
Sate Madura usually made of chicken. Known as the island of Madura in addition to salt, also known by his Sate. Sate madura already famous throughout the archipelago, Sate Madura can be found in almost all regions, especially in large cities such as Medan, Jakarta, Bandung, and Surabaya. It is said that in itself Sate Madura hard to find. But in addition to chicken as a main ingredient Sate also exist that use goat marked with the legs hanging behind the goat in rombong the seller Sate. Marinade is a mixture of finely ground bean paste and a little red onion. Roast it with fire of coconut shells that are burned first so-called coconut shell charcoal. It was tasty but dipantangkan to those that people with high cholesterol and acute gout.
Sate Madura Chicken Sate which generally is given a sauce of peanut sauce. But in Madura itself is sometimes used but is not a peanut sauce or chili sauce pecan. In addition, burning charcoal often Sate is often sprinkled with lime.
To reap more profit, dealers often mix the peanut sauce Sate with dry rice that has been refined. This dry rice, in Balinese called senggauk, a remnant of dried rice in the hot sun. In some areas of Java, such as the north coast, along the coast (north coast) covering the area Indramayu, Bradford, such rice called nasi aking. Commonly eaten by poor people who could not afford even the cheapest rice. (Wapedia.mobi)
See also:
Dim Sum
Hanamasa
To reap more profit, dealers often mix the peanut sauce Sate with dry rice that has been refined. This dry rice, in Balinese called senggauk, a remnant of dried rice in the hot sun. In some areas of Java, such as the north coast, along the coast (north coast) covering the area Indramayu, Bradford, such rice called nasi aking. Commonly eaten by poor people who could not afford even the cheapest rice.
Sate Madura usually made of chicken. Known as the island of Madura in addition to salt, also known by his Sate. Sate madura already famous throughout the archipelago, Sate Madura can be found in almost all regions, especially in large cities such as Medan, Jakarta, Bandung, and Surabaya. It is said that in itself Sate Madura hard to find. But in addition to chicken as a main ingredient Sate also exist that use goat marked with the legs hanging behind the goat in rombong the seller Sate. Marinade is a mixture of finely ground bean paste and a little red onion. Roast it with fire of coconut shells that are burned first so-called coconut shell charcoal. It was tasty but dipantangkan to those that people with high cholesterol and acute gout.
Sate Madura Chicken Sate which generally is given a sauce of peanut sauce. But in Madura itself is sometimes used but is not a peanut sauce or chili sauce pecan. In addition, burning charcoal often Sate is often sprinkled with lime.
To reap more profit, dealers often mix the peanut sauce Sate with dry rice that has been refined. This dry rice, in Balinese called senggauk, a remnant of dried rice in the hot sun. In some areas of Java, such as the north coast, along the coast (north coast) covering the area Indramayu, Bradford, such rice called nasi aking. Commonly eaten by poor people who could not afford even the cheapest rice. (Wapedia.mobi)
See also:
Dim Sum
Hanamasa
Minggu, 14 November 2010
Dim Sum, untuk brunch
Dim Sum, salah satu makanan Cina yang paling populer, terdiri dari berbagai macam tak terhitung dari masakan yang dikukus, kue, dan barang lainnya, yang analog dengan hors d'oeuvres, dengan hidangan panas dan dingin disajikan di semua restoran Prancis.
Secara harfiah berarti "untuk menyentuh hati Anda", Dim Sum makanan yang terbaik dikenal untuk kualitas mereka yang kaya dan harga yang kompetitif, dan biasanya dinikmati oleh masyarakat sebagai brunch favorit mereka. Tradisi Cina Dim Sum diperkenalkan ke Negara-negara Barat di abad ke-19 oleh imigran Cina dari daerah Canton. Bahkan, itu adalah Dim Sum Cina yang diperkirakan telah mengilhami gagasan seluruh 'brunch', makan besar pagi pertengahan sering dikaitkan dengan minum teh.
Makanan yang biasanya disajikan sebagai bagian dari makan siang dim sum khas baik-digoreng atau dikukus. Makanan lezat goreng termasuk Wu Gok, semacam omset talas, dan lumpia mini dari varietas yang berbeda. Kadang-kadang, makan siang dim sum juga mungkin mencakup barang khusus bibir-memukul, seperti pangsit udang dibungkus rumput laut dan ditutup dengan sesendok kaviar salmon!
Makanan lezat dikukus menjabat sebagai bagian dari dim sum Cina termasuk berbagai macam makanan, mulai dari iga babi dikukus dan Char Siu Bao, dikukus roti dengan daging babi panggang, untuk Har Gau, pangsit udang yang sangat lezat dengan kulit tembus. Selain hidangan ini dikukus atau goreng, makan siang dim sum juga termasuk makanan penutup dan teh hijau. Untuk dessert, custard tart telur biasanya dilayani, tetapi jika Anda beruntung, Anda mungkin memiliki pilihan antara mangga dan puding almond.
Dim Sum masakan Cina biasanya bervariasi dari satu restoran yang lain. Masakan Cina lain yang sering dimasukkan dalam makan siang dim sum di beberapa restoran Cina termasuk gulungan daun bawang bunga, juga disebut vegetarian dan non-vegetarian 'Hua Juan', pot-stiker, bola biji wijen, udang roti bakar, Shu Mai, iga, lumpia Kanton, Taro kroket, dan dikukus kaki Ayam. Jadi, jika Anda benar-benar ingin mengalami rasa dari masakan tradisional Cina, kunjungi restoran Cina terdekat dan mencoba makan siang lezat Dim Sum. (Chinatownconnection)
Lihat juga:
Hanamasa
Sour Sally
Secara harfiah berarti "untuk menyentuh hati Anda", Dim Sum makanan yang terbaik dikenal untuk kualitas mereka yang kaya dan harga yang kompetitif, dan biasanya dinikmati oleh masyarakat sebagai brunch favorit mereka. Tradisi Cina Dim Sum diperkenalkan ke Negara-negara Barat di abad ke-19 oleh imigran Cina dari daerah Canton. Bahkan, itu adalah Dim Sum Cina yang diperkirakan telah mengilhami gagasan seluruh 'brunch', makan besar pagi pertengahan sering dikaitkan dengan minum teh.
Makanan yang biasanya disajikan sebagai bagian dari makan siang dim sum khas baik-digoreng atau dikukus. Makanan lezat goreng termasuk Wu Gok, semacam omset talas, dan lumpia mini dari varietas yang berbeda. Kadang-kadang, makan siang dim sum juga mungkin mencakup barang khusus bibir-memukul, seperti pangsit udang dibungkus rumput laut dan ditutup dengan sesendok kaviar salmon!
Makanan lezat dikukus menjabat sebagai bagian dari dim sum Cina termasuk berbagai macam makanan, mulai dari iga babi dikukus dan Char Siu Bao, dikukus roti dengan daging babi panggang, untuk Har Gau, pangsit udang yang sangat lezat dengan kulit tembus. Selain hidangan ini dikukus atau goreng, makan siang dim sum juga termasuk makanan penutup dan teh hijau. Untuk dessert, custard tart telur biasanya dilayani, tetapi jika Anda beruntung, Anda mungkin memiliki pilihan antara mangga dan puding almond.
Dim Sum masakan Cina biasanya bervariasi dari satu restoran yang lain. Masakan Cina lain yang sering dimasukkan dalam makan siang dim sum di beberapa restoran Cina termasuk gulungan daun bawang bunga, juga disebut vegetarian dan non-vegetarian 'Hua Juan', pot-stiker, bola biji wijen, udang roti bakar, Shu Mai, iga, lumpia Kanton, Taro kroket, dan dikukus kaki Ayam. Jadi, jika Anda benar-benar ingin mengalami rasa dari masakan tradisional Cina, kunjungi restoran Cina terdekat dan mencoba makan siang lezat Dim Sum. (Chinatownconnection)
Lihat juga:
Hanamasa
Sour Sally
Kamis, 11 November 2010
Dim Sum = hati Kecil
Apakah Dim Sum?
Dim Sum berarti "hati kecil" atau "menyentuh hati anda" - referensi hidangan ini cenderung kecil yang baik menyenangkan langit-langit dan menangkap imajinasi. Dim Sum adalah masakan Kanton yang datang terutama dalam bentuk kue kukus dan goreng mengandung beragam tambalan lezat. Jumlah setiap hidangan di Dim Sum itu disimpan kecil makanan lezat yang disajikan dalam tingkatan kapal uap bambu atau kecil dan menengah sehingga piring-berbagai varietas bisa sampel: kroket renyah, kue tembus, kue ketan, nasi goreng, dll.
Dim Sum dan Teh
Jauh sebelum tapas menciptakan Spanyol dan Amerika menemukan makanan jari, Cina selatan untuk mengumpulkan yum cha (teh) dan sampling potongan gurih dikenal sebagai Dim Sum.
Kebiasaan minum teh di Cina tanggal kembali ke Shen Nung legendaris, yang dikatakan memiliki ratusan pribadi mencoba rumput dan herbal untuk menguji efek obat dan racun. Teh adalah minuman populer oleh Dinasti Sung (960-1280 M), dan secara bertahap, inovasi dalam adat minum teh diperkenalkan. Selain tingkat tinggi connoisseurship dari berbagai jenis teh dan perbaikan kualitas daun teh, berbagai luas menyertai untuk minum teh mulai muncul - Dim Sum.
Makan Dim Sum Hari Ini
Di China sekarang, restoran Dim Sum yang besar dan luas dengan nilai wajar ofbright lampu pencahayaan semuanya. Mereka sering memiliki beberapa lantai dan dikemas dengan ratusan tamu makan, mencapai, berteriak dan memberi isyarat untuk Dim Sum. Para porsi ditumpuk di troli yang roda dari meja ke meja oleh server. Secara tradisional itu gadis-gadis muda bernyanyi ayat-ayat tradisional pujian tentang makanan karena mereka mendorong troli. Saat ini mereka baik meneriakkan nama hidangan yang mereka miliki atau ada tanda digantung di bagian depan troli menunjukkan apa yang disajikan. Sebagai tamu Anda hanya gelombang di server bila Anda mendengar atau melihat apa yang Anda inginkan dan ia akan datang kepada Anda. Jika Anda tidak memiliki kesabaran Anda juga bisa berjalan ke troli untuk memastikan Anda mendapatkan apa yang Anda inginkan sebelum selesai. Sebagai salah satu bisa membayangkan, tingkat suara restoran ini sangat tinggi.
Untuk yum cha Cina atau makan Dim Sum tidak hanya bentuk harian konsumsi makanan atau sebuah kesempatan untuk menghabiskan waktu bersama keluarga Anda, membangun hubungan bisnis dan pengertian pengalaman sosial, juga merupakan ungkapan eksistensi sosial. Dim Sum ini kebanyakan diambil untuk sarapan atau untuk makan siang dan Minggu yang sangat populer untuk makan siang keluarga atau sarapan. Pada hari-hari Anda harus datang lebih awal atau mengenal seseorang di restoran Dim Sum jika Anda tidak ingin mengantri selama berjam-jam menunggu meja. Meskipun sangat bising di restoran dan banyak harus antri untuk waktu yang lama untuk mendapatkan meja, orang Kanton masih menyukainya. Beberapa orang tua bahkan menyekolahkan anak mereka ke antrian untuk meja bagi keluarga beberapa jam di muka pada hari Minggu. (Chinese Dim Sum oleh Wei-Chuan School - orientalfood)
Lihat juga:
Hanamasa
Soto
Dim Sum berarti "hati kecil" atau "menyentuh hati anda" - referensi hidangan ini cenderung kecil yang baik menyenangkan langit-langit dan menangkap imajinasi. Dim Sum adalah masakan Kanton yang datang terutama dalam bentuk kue kukus dan goreng mengandung beragam tambalan lezat. Jumlah setiap hidangan di Dim Sum itu disimpan kecil makanan lezat yang disajikan dalam tingkatan kapal uap bambu atau kecil dan menengah sehingga piring-berbagai varietas bisa sampel: kroket renyah, kue tembus, kue ketan, nasi goreng, dll.
Dim Sum dan Teh
Jauh sebelum tapas menciptakan Spanyol dan Amerika menemukan makanan jari, Cina selatan untuk mengumpulkan yum cha (teh) dan sampling potongan gurih dikenal sebagai Dim Sum.
Kebiasaan minum teh di Cina tanggal kembali ke Shen Nung legendaris, yang dikatakan memiliki ratusan pribadi mencoba rumput dan herbal untuk menguji efek obat dan racun. Teh adalah minuman populer oleh Dinasti Sung (960-1280 M), dan secara bertahap, inovasi dalam adat minum teh diperkenalkan. Selain tingkat tinggi connoisseurship dari berbagai jenis teh dan perbaikan kualitas daun teh, berbagai luas menyertai untuk minum teh mulai muncul - Dim Sum.
Makan Dim Sum Hari Ini
Di China sekarang, restoran Dim Sum yang besar dan luas dengan nilai wajar ofbright lampu pencahayaan semuanya. Mereka sering memiliki beberapa lantai dan dikemas dengan ratusan tamu makan, mencapai, berteriak dan memberi isyarat untuk Dim Sum. Para porsi ditumpuk di troli yang roda dari meja ke meja oleh server. Secara tradisional itu gadis-gadis muda bernyanyi ayat-ayat tradisional pujian tentang makanan karena mereka mendorong troli. Saat ini mereka baik meneriakkan nama hidangan yang mereka miliki atau ada tanda digantung di bagian depan troli menunjukkan apa yang disajikan. Sebagai tamu Anda hanya gelombang di server bila Anda mendengar atau melihat apa yang Anda inginkan dan ia akan datang kepada Anda. Jika Anda tidak memiliki kesabaran Anda juga bisa berjalan ke troli untuk memastikan Anda mendapatkan apa yang Anda inginkan sebelum selesai. Sebagai salah satu bisa membayangkan, tingkat suara restoran ini sangat tinggi.
Untuk yum cha Cina atau makan Dim Sum tidak hanya bentuk harian konsumsi makanan atau sebuah kesempatan untuk menghabiskan waktu bersama keluarga Anda, membangun hubungan bisnis dan pengertian pengalaman sosial, juga merupakan ungkapan eksistensi sosial. Dim Sum ini kebanyakan diambil untuk sarapan atau untuk makan siang dan Minggu yang sangat populer untuk makan siang keluarga atau sarapan. Pada hari-hari Anda harus datang lebih awal atau mengenal seseorang di restoran Dim Sum jika Anda tidak ingin mengantri selama berjam-jam menunggu meja. Meskipun sangat bising di restoran dan banyak harus antri untuk waktu yang lama untuk mendapatkan meja, orang Kanton masih menyukainya. Beberapa orang tua bahkan menyekolahkan anak mereka ke antrian untuk meja bagi keluarga beberapa jam di muka pada hari Minggu. (Chinese Dim Sum oleh Wei-Chuan School - orientalfood)
Lihat juga:
Hanamasa
Soto
Langganan:
Postingan (Atom)